Memiliki ikan arwana, sang raja air tawar, di rumah adalah impian banyak penghobi akuatik. Namun, seringkali kita terkendala oleh persepsi bahwa arwana memerlukan akuarium yang megah dan kompleks. Padahal, dengan penataan yang tepat, Anda bisa menciptakan aquarium arwana minimalis yang elegan, fungsional, dan tetap memancarkan aura kemewahan sang ikan. Konsep minimalis tidak berarti sederhana dalam perawatan, melainkan fokus pada estetika yang bersih, penataan yang efisien, dan meminimalisir elemen dekorasi yang berlebihan agar fokus utama tertuju pada keindahan arwana itu sendiri.
Ikan arwana, dengan sisik berkilau dan gerakan anggunnya, sudah menjadi pusat perhatian alami. Oleh karena itu, konsep minimalis sangat cocok untuknya. Alih-alih membanjiri akuarium dengan ornamen yang ramai, kita berfokus pada elemen-elemen esensial yang mendukung kesehatan ikan dan mempercantik penampilannya. Ruang yang luas dan bersih adalah kunci utama. Akuarium yang didesain minimalis menekankan pada kejernihan air, pencahayaan yang tepat, dan sedikit dekorasi alami yang menambah sentuhan artistik.
Arwana adalah ikan yang tumbuh sangat besar. Oleh karena itu, akuarium berukuran standar seperti akuarium ikan cupang jelas tidak memadai. Untuk arwana yang masih muda, akuarium berukuran minimal 100x50x50 cm bisa menjadi permulaan, namun seiring pertumbuhannya, Anda harus siap untuk pindah ke akuarium yang lebih besar, idealnya minimal 150x60x60 cm, atau bahkan lebih besar lagi. Bentuk akuarium yang paling direkomendasikan adalah persegi panjang standar. Hindari akuarium berbentuk bulat atau silinder karena dapat menyulitkan pengamatan dan berpotensi menyebabkan stres pada ikan.
Dalam konsep minimalis, pemilihan substrat sangat penting. Pasir halus berwarna gelap seperti pasir hitam atau pasir malang adalah pilihan terbaik. Substrat ini tidak hanya terlihat elegan dan menonjolkan warna arwana, tetapi juga lebih mudah dibersihkan. Hindari penggunaan kerikil besar yang berpotensi tertelan oleh arwana. Untuk dekorasi, pilihlah elemen yang bersifat alami dan tidak berlebihan. Beberapa batu karang halus, akar kayu yang sudah direbus dengan baik, atau tanaman air yang tahan banting seperti Anubias atau Amazon Sword dapat menjadi pilihan. Pastikan dekorasi tersebut tidak memiliki ujung tajam yang bisa melukai ikan.
Kualitas air adalah prioritas utama untuk kelangsungan hidup arwana. Dalam akuarium minimalis, kebersihan air seringkali ditopang oleh sistem filtrasi yang efisien. Pilihlah filter eksternal (canister filter) atau filter sump yang memiliki kapasitas penyaringan yang besar, sesuai dengan volume akuarium Anda. Pastikan filter dilengkapi dengan media biologis yang memadai untuk mengurai amonia dan nitrit. Sirkulasi air yang baik juga penting untuk mencegah genangan dan memastikan oksigenasi yang merata.
Pencahayaan dalam akuarium arwana minimalis berfungsi untuk menonjolkan warna dan keindahan sisik ikan, serta mendukung pertumbuhan tanaman jika Anda memilih untuk menggunakannya. Hindari lampu yang terlalu terang dan menyilaukan. Lampu LED dengan spektrum yang dapat diatur atau lampu khusus untuk ikan predator seringkali menjadi pilihan. Atur jadwal pencahayaan yang konsisten, biasanya sekitar 8-10 jam per hari, untuk menghindari stres pada ikan.
Menciptakan aquarium arwana minimalis bukanlah tentang menghemat biaya atau mengurangi perawatan, melainkan tentang bagaimana menonjolkan keindahan alami sang ikan dengan kesederhanaan dan efisiensi. Dengan perencanaan yang matang mengenai ukuran akuarium, pemilihan substrat, dekorasi, sistem filtrasi, dan pencahayaan, Anda dapat menghadirkan pesona raja air tawar ini ke dalam hunian Anda tanpa terkesan berlebihan. Keindahan arwana akan bersinar optimal dalam lingkungan yang bersih, luas, dan terawat baik.