Yamaha Filano diposisikan sebagai skutik premium dalam kategori "Classy Yamaha," yang menekankan gaya, kenyamanan, dan tentu saja, efisiensi. Pemilihan kapasitas mesin 125cc bukanlah kebetulan. Ini merupakan hasil perhitungan cermat Yamaha untuk menyeimbangkan performa yang responsif di perkotaan dengan konsumsi bahan bakar yang luar biasa irit, yang diperkuat dengan integrasi teknologi Blue Core generasi terbaru dan sistem hibrida.
Kapasitas 125cc telah lama menjadi 'sweet spot' atau titik tengah ideal di pasar skuter global, terutama di Asia dan Eropa. Mesin di rentang ini menawarkan beberapa keunggulan strategis yang tidak dimiliki oleh skutik di bawah 110cc atau di atas 150cc:
Ilustrasi Volume Pembakaran 125cc: Kapasitas yang optimal untuk performa harian.
Mesin Filano menggunakan konfigurasi standar modern untuk skutik, yaitu mesin SOHC (Single Overhead Camshaft) 4 langkah, berpendingin udara (air-cooled), dan menggunakan sistem injeksi bahan bakar (Fuel Injection). Namun, yang membedakan adalah penggunaan teknologi Hybrid yang terintegrasi secara cerdas.
| Parameter | Detail Teknis |
|---|---|
| Tipe Mesin | SOHC, 4-tak, Air-cooled |
| Kapasitas Silinder | 124.86 cc (Dibulatkan menjadi 125cc) |
| Bore x Stroke | 52.4 mm x 57.9 mm (Long Stroke) |
| Sistem Bahan Bakar | Fuel Injection (FI) |
| Daya Maksimum | Sekitar 6.1 kW (8.3 PS) pada 6.500 rpm |
| Torsi Maksimum | Sekitar 10.4 Nm pada 5.000 rpm |
Rasio bore dan stroke (52.4 mm x 57.9 mm) menunjukkan konfigurasi 'Long Stroke'. Mesin long stroke umumnya dikenal menghasilkan torsi yang lebih baik pada putaran mesin rendah hingga menengah. Karakteristik ini sangat cocok untuk penggunaan harian di perkotaan, di mana akselerasi spontan dari posisi berhenti lebih penting daripada kecepatan puncak, dan di sinilah sistem hibrida mengambil peran vital.
Bukan hanya soal volume (125cc), keunggulan utama Filano terletak pada pengaplikasian sistem Blue Core Hybrid. Teknologi ini adalah jawaban Yamaha terhadap tuntutan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. Sistem hibrida pada Filano berbeda dengan mobil hibrida murni, karena ia berfungsi sebagai *power assist* (bantuan tenaga) di momen-momen kritis.
Sebelum membahas hibrida, penting untuk memahami Blue Core. Blue Core adalah filosofi mesin Yamaha yang bertujuan mencapai efisiensi bahan bakar maksimal tanpa mengurangi performa. Pilar-pilar utama Blue Core meliputi:
Filano membawa Blue Core ke tingkat yang lebih maju dengan menambahkan komponen elektrik. Mesin 125cc ini dirancang dari awal untuk beroperasi secara sinergis dengan sistem kelistrikan, menciptakan skutik yang mampu memberikan torsi ekstra saat diperlukan.
Sistem hibrida pada Filano menggunakan Smart Motor Generator (SMG) yang berfungsi ganda: sebagai starter mesin (Seamless Start) dan sebagai motor penggerak bantu (Power Assist). Komponen ini bekerja dengan baterai (aki) standar 12V dan unit kontrol elektronik (ECU) yang pintar.
Ketika pengendara memutar gas dari posisi berhenti, ini adalah momen di mana mesin 125cc membutuhkan torsi terbesar untuk menggerakkan bobot kendaraan dan pengendara. Sistem hibrida akan mengaktifkan bantuan listrik selama **tiga detik pertama** atau hingga putaran mesin (RPM) tertentu tercapai. Dalam periode singkat ini, SMG berubah menjadi motor listrik yang memberikan dorongan torsi tambahan langsung ke poros engkol.
Efek dari bantuan tenaga ini sangat terasa, terutama pada saat:
Peningkatan torsi dari bantuan listrik memungkinkan mesin 125cc berkarakter 'long stroke' (yang sudah unggul di torsi rendah) menjadi semakin superior dalam hal akselerasi awal dibandingkan skutik 125cc konvensional.
SMG menghilangkan kebutuhan akan dinamo starter konvensional. Saat mesin dihidupkan, SMG memutar poros engkol secara langsung dan senyap. Ini menghasilkan suara starter yang sangat minim atau nyaris tidak terdengar ('silent start'), sebuah fitur premium yang meningkatkan kenyamanan berkendara, terutama di area perkotaan padat.
Keberhasilan sistem hibrida 125cc ini sangat bergantung pada kecerdasan ECU. ECU pada Filano bertugas memonitor berbagai parameter secara real-time untuk memutuskan kapan dan seberapa banyak bantuan listrik yang harus diberikan. Parameter-parameter yang dipantau meliputi:
Sistem hibrida Filano, yang terintegrasi dengan mesin 125cc long stroke, secara dramatis memengaruhi dua aspek utama: akselerasi dan efisiensi bahan bakar. Bagi pengguna harian, dua aspek inilah yang paling penting dalam menilai kualitas sebuah skutik.
Target utama teknologi Blue Core adalah efisiensi. Dengan bantuan tenaga listrik pada saat-saat paling haus energi (start awal), mesin 125cc tidak perlu bekerja sekeras mesin konvensional. Data pengujian menunjukkan bahwa Filano mampu mencapai angka konsumsi bahan bakar yang sangat kompetitif, sering kali menembus di atas 45-50 km/liter, tergantung pada gaya berkendara dan kondisi lalu lintas.
Dalam lalu lintas *stop-and-go* di perkotaan, di mana start awal terjadi berulang kali, penghematan yang ditawarkan oleh sistem hibrida menjadi signifikan. Tanpa bantuan listrik, mesin 125cc harus membakar lebih banyak bahan bakar untuk mencapai torsi yang cukup mengatasi inersia awal. Dengan adanya dorongan listrik, mesin bensin dapat bekerja pada titik efisiensi optimum lebih cepat.
Filano memaksimalkan efisiensi 125cc melalui bantuan torsi listrik.
Meskipun 125cc mungkin terdengar 'kecil' dibandingkan 150cc, karakter performa Filano dirancang untuk kecepatan dan kelincahan di lingkungan urban. Karena memiliki torsi awal yang dibantu listrik, Filano terasa lebih bertenaga saat lepas landas dibandingkan beberapa kompetitor sekelasnya yang hanya mengandalkan mesin bensin.
Data akselerasi dari 0-60 km/jam seringkali menunjukkan performa yang responsif, menempatkan Filano pada posisi yang menguntungkan dalam adu cepat antar lampu merah. Setelah sistem hibrida selesai memberikan bantuan (setelah 3 detik), mesin bensin 125cc mengambil alih sepenuhnya, didukung oleh transmisi V-Belt otomatis (CVT) yang dioptimalkan untuk transmisi daya yang mulus.
Filano memiliki rasio kompresi yang relatif tinggi (sekitar 11.0:1 atau lebih, tergantung generasi spesifiknya). Rasio kompresi tinggi adalah kunci lain dari teknologi Blue Core untuk memastikan pembakaran yang efisien, menghasilkan tenaga yang lebih besar dari volume bahan bakar yang sama. Namun, rasio ini juga memerlukan kualitas bahan bakar yang baik (biasanya bensin beroktan 92 atau lebih tinggi) untuk mencegah *knocking*.
Filano tidak berdiri sendiri di pasar 125cc, namun ia menargetkan segmen spesifik: skutik premium bergaya retro (Classy). Pemahaman mengenai kapasitas mesin 125cc akan semakin jelas jika kita membandingkannya dengan segmen lain, baik yang lebih kecil, lebih besar, maupun kompetitor langsungnya.
Perbedaan volume 15cc antara Filano dan skutik entry-level 110cc mungkin terlihat kecil, tetapi perbedaan performa yang ditawarkan sangat besar, terutama karena penambahan sistem hibrida:
Skutik 150cc jelas menawarkan tenaga yang lebih besar dan kecepatan puncak yang lebih tinggi, cocok untuk perjalanan luar kota atau kebutuhan performa yang lebih tinggi. Namun, Filano 125cc memiliki keunggulan yang menjadikannya pilihan lebih rasional untuk kota:
| Aspek | Filano 125cc Hybrid | Skutik 150cc Konvensional |
|---|---|---|
| Fokus Utama | Gaya, Efisiensi, Akselerasi Awal (Torsi) | Performa, Kecepatan Puncak (Power) |
| Konsumsi BBM | Sangat Irit (Dibantu Listrik) | Irit, namun cenderung lebih boros di kemacetan |
| Bobot Kendaraan | Cenderung Lebih Ringan dan Lincah | Lebih Berat dan Stabil |
| Biaya Operasional | Relatif Rendah | Sedikit Lebih Tinggi (Bahan bakar dan perawatan) |
Bagi konsumen yang mobilitasnya 90% di dalam kota, efisiensi yang ditawarkan oleh mesin 125cc hibrida Filano lebih relevan dan menguntungkan daripada performa kecepatan tinggi yang ditawarkan oleh mesin 150cc.
Kapasitas mesin 125cc Filano tidak dapat bekerja optimal tanpa didukung oleh sistem dan desain yang mumpuni. Yamaha merancang Filano sebagai paket terpadu, di mana mesin yang efisien bekerja seiring dengan kenyamanan dan fitur modern.
Filano menggunakan sistem pendinginan udara (air-cooled). Meskipun skutik kelas atas sering menggunakan pendinginan cairan (liquid-cooled), penggunaan pendinginan udara pada mesin 125cc Blue Core adalah keputusan yang disengaja untuk menjaga bobot tetap ringan, mengurangi kompleksitas perawatan (tidak ada cairan radiator), dan meningkatkan efisiensi. Desain sirip pendingin dan jalur udara di sekitar mesin dioptimalkan untuk memastikan suhu kerja tetap ideal, bahkan dalam kondisi macet total.
Suhu mesin yang terkontrol sangat penting untuk mesin dengan rasio kompresi tinggi seperti Filano. Panas berlebihan dapat menyebabkan penurunan performa dan risiko kerusakan komponen jangka panjang. Yamaha memastikan bahwa sistem pendinginan udara mereka sudah sangat matang dan teruji untuk kapasitas 125cc ini.
Filano menggunakan tipe rangka Underbone yang ringan. Kombinasi bobot mesin yang ringan (karena 125cc dan pendinginan udara) dengan rangka yang kuat menciptakan rasio power-to-weight yang baik. Ini adalah alasan mengapa Filano terasa lincah dan mudah dikendalikan, melengkapi karakter torsi awalnya yang kuat dari sistem hibrida.
Desain Classy yang menaungi mesin 125cc Hybrid nan kompak.
Sistem hibrida membutuhkan manajemen kelistrikan yang lebih baik. Meskipun Filano hanya menggunakan baterai 12V standar, sistem SMG dan ECU bekerja keras untuk memastikan baterai selalu dalam kondisi optimal. Bantuan listrik hanya diberikan sebentar, dan pengisian ulang terjadi secara konstan saat motor berjalan, meminimalkan risiko baterai cepat habis.
Namun, aspek ini menuntut pengguna untuk memastikan kondisi aki selalu prima. Karena aki tidak hanya berfungsi untuk lampu dan klakson, tetapi juga menjadi sumber tenaga vital untuk dorongan awal mesin, kualitas dan kondisi aki memiliki dampak langsung pada performa akselerasi hibrida Filano.
Untuk memahami sepenuhnya bagaimana mesin 125cc Filano menghasilkan performa yang optimal, kita harus melihat lebih dalam pada parameter teknis mesin, dari bore x stroke hingga sistem injeksi bahan bakar. Setiap milimeter kubik dan setiap komponen dirancang untuk tujuan tertentu.
Seperti yang telah disinggung, Filano menggunakan konfigurasi *Long Stroke* (langkah piston lebih panjang dari diameter silinder). Mari kita bedah dampaknya terhadap karakteristik berkendara:
Ketika karakteristik long stroke ini dipadukan dengan dorongan instan dari sistem hibrida, hasilnya adalah torsi puncak yang datang lebih cepat, memberikan pengendara rasa percaya diri saat menghadapi tanjakan curam atau saat menyalip.
Sistem injeksi bahan bakar pada Filano dikontrol oleh ECU yang terintegrasi dengan sistem hibrida. ECU menentukan jumlah bahan bakar yang disuntikkan dan waktu pengapian (timing advance/retard) berdasarkan beban mesin, suhu, dan tekanan udara.
Pada saat sistem hibrida memberikan bantuan, ECU memastikan bahwa injeksi bahan bakar dan pengapian dioptimalkan untuk menerima dorongan torsi dari motor listrik, mencegah pemborosan bahan bakar yang tidak perlu. Pengaturan yang presisi ini adalah rahasia mengapa Filano tetap irit meskipun menawarkan akselerasi yang superior.
Mesin 125cc Blue Core menggunakan katup (valve) yang didesain ringan dan mekanisme *roller rocker arm*. Roller rocker arm menggantikan kontak langsung antara noken as (camshaft) dan valve lifter dengan bantalan roda. Hal ini sangat efektif mengurangi gesekan internal di kepala silinder, yang merupakan salah satu sumber utama kerugian energi pada mesin 4-tak. Dengan mengurangi gesekan, lebih banyak energi pembakaran dapat diubah menjadi tenaga dorong, bukan panas atau keausan.
Transmisi otomatis (CVT) Filano disetel secara khusus untuk bekerja sinergis dengan mesin 125cc Hybrid. Ratio gir awal (primary reduction ratio) disesuaikan agar mampu memanfaatkan torsi awal yang dibantu listrik. Hal ini memastikan bahwa meskipun bantuan listrik hanya berlangsung sesaat, transisi ke putaran mesin murni terjadi dengan sangat mulus, tanpa jeda performa yang mengganggu.
Memilih Filano berarti memilih tidak hanya gaya dan efisiensi, tetapi juga sebuah komitmen terhadap teknologi baru. Pertanyaan umum yang muncul adalah bagaimana teknologi hibrida 125cc ini memengaruhi biaya perawatan jangka panjang dan daya tahan motor.
Pada dasarnya, mesin 125cc Blue Core memerlukan perawatan rutin yang sama dengan skutik modern lainnya: ganti oli mesin, oli transmisi, pemeriksaan busi, dan filter udara secara berkala. Namun, ada beberapa pertimbangan tambahan terkait sistem hibrida:
Secara keseluruhan, peningkatan kompleksitas teknologi hibrida diimbangi dengan desain komponen yang lebih tahan lama dan minim gesekan berkat filosofi Blue Core.
Kapasitas 125cc, yang didukung teknologi injeksi presisi dan hibrida, memungkinkan Filano memenuhi standar emisi gas buang yang semakin ketat (misalnya Euro 3 atau Euro 4, tergantung pasar). Efisiensi pembakaran tinggi berarti emisi CO2 dan polutan lain berkurang secara signifikan dibandingkan mesin karburator lama atau bahkan beberapa mesin injeksi konvensional.
Yamaha melihat 125cc Hybrid sebagai jembatan yang logis menuju elektrifikasi penuh. Ini adalah cara bagi konsumen untuk mendapatkan manfaat penghematan energi listrik tanpa kekhawatiran jarak tempuh atau infrastruktur pengisian daya, yang masih menjadi tantangan bagi motor listrik murni.
Kembali pada pertanyaan utama, berapa cc Yamaha Filano? Jawabannya adalah **125cc**. Namun, pemahaman yang lebih komprehensif mengungkapkan bahwa angka ini tidak mewakili motor pada umumnya.
Filano adalah studi kasus yang menarik tentang bagaimana produsen dapat memaksimalkan kapasitas mesin yang moderat melalui inovasi teknologi. Alih-alih berlomba-lomba membesarkan volume silinder untuk mendapatkan performa (seperti pada kelas 150cc ke atas), Yamaha memilih untuk mengoptimalkan efisiensi dan torsi di putaran rendah, menggunakan bantuan listrik untuk mengatasi kelemahan klasik mesin kecil pada saat akselerasi awal.
Pengalaman berkendara Filano dengan mesin 125cc Hybrid dapat diringkas sebagai berikut:
| Karakteristik Mesin | Manfaat Bagi Pengendara |
|---|---|
| Kapasitas 125cc (Long Stroke) | Torsi rendah yang kuat, biaya operasional rendah. |
| Blue Core Technology | Efisiensi bahan bakar maksimal, pembakaran bersih. |
| Hybrid Power Assist | Akselerasi awal yang cepat (di bawah 3 detik), mengurangi beban kerja mesin saat start. |
| Smart Motor Generator (SMG) | Suara starter senyap (Seamless Start), kenyamanan premium. |
Dengan memadukan estetika retro yang kuat dengan mesin 125cc yang cerdas, Yamaha Filano berhasil mendefinisikan ulang apa artinya memiliki skutik premium di kelas menengah. Ini adalah kendaraan yang membuktikan bahwa performa yang memuaskan dan efisiensi yang tinggi dapat hidup berdampingan, tanpa perlu kapasitas mesin yang berlebihan, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang mencari keseimbangan sempurna antara gaya hidup urban dan teknologi yang ramah lingkungan.
Filano tidak hanya menjual desain yang indah atau fitur konektivitas, tetapi juga jantung mekanis 125cc yang revolusioner di segmennya, menetapkan standar baru untuk efisiensi dan akselerasi di kategori skutik klasik modern.
Kehadiran sistem hibrida pada mesin 125cc Filano menunjukkan pergeseran fokus industri roda dua menuju solusi mobilitas yang lebih pintar, di mana setiap mililiter kubik kapasitas silinder dimanfaatkan secara optimal melalui bantuan teknologi listrik. Ini adalah jawaban Yamaha terhadap tuntutan pasar akan kendaraan yang tidak hanya irit, tetapi juga memiliki karakter performa yang responsif dan menyenangkan untuk dikendarai sehari-hari.
Kapasitas 125cc yang ringkas ini juga memberikan keuntungan dalam hal manuverabilitas. Dengan dimensi mesin yang lebih kecil dan bobot total kendaraan yang lebih ringan dibandingkan skutik berkapasitas besar, Filano menawarkan kelincahan yang superior saat menyelinap di antara kemacetan kota. Karakteristik ini, dipadukan dengan torsi awal yang dibantu listrik, menjadikan setiap perjalanan singkat di perkotaan menjadi pengalaman yang lancar dan bebas stres.
Pertimbangan lain dari pemilihan 125cc adalah target pasar global. Skutik 125cc memiliki regulasi yang lebih mudah dan terjangkau di banyak negara Eropa dan Asia. Dengan platform mesin Blue Core Hybrid 125cc yang serbaguna, Yamaha dapat memasarkan Filano sebagai produk global dengan modifikasi minimal pada spesifikasi mesin dasarnya, memastikan konsistensi kualitas dan performa di berbagai pasar.
Selanjutnya, mari kita telaah lebih jauh tentang bagaimana elemen desain Filano mendukung kinerja mesin 125cc tersebut. Desain retro elegan yang diusung Filano bukanlah sekadar estetika. Bentuk bodi yang aerodinamis membantu mengurangi hambatan angin. Meskipun bukan motor balap, pengurangan hambatan udara sekecil apa pun berkontribusi pada efisiensi bahan bakar secara keseluruhan, memaksimalkan setiap tetes bahan bakar yang diolah oleh mesin 125cc yang efisien.
Penggunaan ban tubeless dengan profil yang dipertimbangkan juga berperan dalam performa. Ban yang tepat mengurangi resistensi gulir (rolling resistance), yang berarti mesin 125cc tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra hanya untuk menjaga momentum. Ini adalah contoh sempurna dari bagaimana seluruh paket motor, bukan hanya mesinnya, dirancang untuk mengoptimalkan kapasitas 125cc yang sudah efisien.
Dalam konteks kompetisi, Filano 125cc menempatkan dirinya secara unik. Kompetitor di kelas retro seringkali menawarkan desain murni tetapi dengan teknologi mesin yang lebih konvensional. Filano, dengan mesin 125cc yang diperkuat hibrida, menawarkan gabungan yang jarang ditemukan: gaya klasik tanpa mengorbankan teknologi terkini. Ini adalah nilai jual utama yang menarik bagi konsumen yang menginginkan nostalgia visual tanpa kompromi pada efisiensi operasional harian.
Tingkat kebisingan yang rendah juga menjadi ciri khas mesin 125cc Hybrid. Karena menggunakan Seamless Start System (SMG) dan memiliki getaran mesin yang minim berkat desain Blue Core yang mengurangi gesekan, Filano menawarkan pengalaman berkendara yang tenang. Aspek kenyamanan akustik ini merupakan bagian integral dari citra premium yang ingin dibangun oleh Yamaha, didukung oleh kapasitas mesin yang optimal untuk operasi yang halus.
Daya tahan komponen mesin 125cc Filano juga patut diacungi jempol. Mesin yang tidak dipaksa bekerja di batasnya terus-menerus cenderung memiliki umur panjang. Dengan bantuan listrik yang mengurangi beban pada mesin bensin saat start, keausan pada komponen vital seperti piston, ring, dan bahkan transmisi CVT dapat berkurang. Ini adalah manfaat jangka panjang dari investasi pada teknologi hibrida, yang melampaui sekadar penghematan bahan bakar harian.
Penting untuk dicatat bahwa mesin 125cc Filano dirancang untuk fleksibilitas. Walaupun optimal di perkotaan, ia tetap mampu digunakan untuk perjalanan antarkota jarak pendek. Meskipun tidak sekuat skutik 150cc di jalan tol atau jalur bebas hambatan, torsi yang memadai pada putaran menengah memungkinkan Filano mempertahankan kecepatan jelajah yang nyaman tanpa menimbulkan rasa lelah pada mesin, asalkan beban tidak berlebihan.
Pendekatan Yamaha terhadap mesin 125cc di Filano juga mencerminkan tren industri yang bergerak menuju volume mesin yang lebih kecil namun bertenaga. Dengan semakin mahalnya bahan bakar dan meningkatnya kesadaran lingkungan, mesin yang efisien seperti Blue Core Hybrid 125cc menjadi standar baru, menggantikan mentalitas "semakin besar CC, semakin baik." Filano membuktikan bahwa efisiensi dapat setara, atau bahkan melebihi, performa mentah dalam konteks mobilitas sehari-hari.
Bagian terakhir yang krusial adalah integrasi sistem konektivitas Y-Connect dengan mesin 125cc ini. Y-Connect memungkinkan pengguna memantau data penting mesin secara real-time, seperti konsumsi bahan bakar rata-rata, riwayat perawatan, dan status baterai. Kemampuan untuk memantau efisiensi mesin 125cc secara digital ini memungkinkan pemilik Filano untuk mengadopsi gaya berkendara yang lebih ekonomis, lebih lanjut memaksimalkan manfaat dari teknologi Blue Core Hybrid. Data yang akurat tentang jarak tempuh per liter membantu pengendara memahami kontribusi langsung dari sistem hibrida terhadap penghematan biaya.
Secara teknis, volume 124.86 cc (yang dibulatkan menjadi 125cc) telah menjadi basis bagi banyak platform skutik global Yamaha. Konsistensi dalam platform ini memungkinkan kemudahan dalam penyediaan suku cadang dan keahlian mekanik. Mekanik yang terbiasa menangani mesin Blue Core Yamaha akan relatif mudah beradaptasi dengan sistem 125cc Hybrid, karena perubahan mendasar hanya terletak pada penambahan komponen elektrik SMG dan ECU yang lebih canggih, bukan desain silinder atau kepala silinder yang sepenuhnya baru.
Singkatnya, saat seseorang bertanya "Berapa cc Yamaha Filano?", jawaban 125cc harus selalu dibingkai dalam konteks: ini adalah 125cc yang dimaksimalkan, didukung oleh kecerdasan elektrik, dirancang untuk efisiensi, dan dibalut dalam desain yang memancarkan kelas premium. Mesin ini adalah inti dari identitas Filano sebagai skutik yang menggabungkan masa lalu dan masa depan mobilitas.
Filano membuktikan bahwa untuk mobilitas perkotaan modern, kapasitas mesin yang lebih besar tidak selalu berarti pengalaman berkendara yang lebih baik. Mesin 125cc Hybrid menawarkan keseimbangan optimal dari segala sisi: tenaga yang cukup, akselerasi yang gesit, biaya operasional yang minimal, dan desain yang menawan, menjadikannya tonggak penting dalam evolusi teknologi skutik Yamaha.
Setiap detail teknik, mulai dari rasio kompresi tinggi yang menuntut bahan bakar berkualitas hingga pemanfaatan teknologi roller rocker arm yang mengurangi gesekan, semuanya bertujuan untuk memeras performa maksimal dari kapasitas 125cc. Dengan demikian, Filano tidak hanya bersaing dalam hal penampilan, tetapi juga dalam hal kecerdasan teknik dan keberlanjutan. Ini adalah visi Yamaha tentang skutik perkotaan masa depan.