Cara Mendapatkan SPTJM Nikah Siri yang Sah dan Legal

Pernikahan siri, meskipun dilakukan sesuai syariat agama, seringkali menimbulkan berbagai persoalan legalitas, terutama ketika menyangkut hak-hak anak, waris, maupun pengakuan negara. Salah satu dokumen penting yang dapat membantu melegalkan pernikahan siri di mata hukum adalah Surat Pernyataan Pemenuhan Syarat (SPTJM) Nikah Siri. Dokumen ini berperan sebagai bukti bahwa pernikahan siri telah memenuhi rukun dan syarat sah pernikahan menurut agama, sehingga dapat diajukan untuk isbat nikah di pengadilan agama.

Ilustrasi Dokumen Pernikahan SPTJM Nikah Siri Nama Suami: .................... Nama Istri: .................... Tanggal Nikah: .................... Saksi-saksi: .................... Pernyataan Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa telah melangsungkan pernikahan secara agama dengan memenuhi segala rukun dan syarat sah pernikahan, tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Tanggal: ....................

Mengapa SPTJM Nikah Siri Penting?

SPTJM Nikah Siri memiliki peran krusial dalam proses pengesahan pernikahan siri. Tanpa dokumen ini, pasangan yang menikah siri akan kesulitan untuk:

Langkah-langkah Mendapatkan SPTJM Nikah Siri

Proses mendapatkan SPTJM Nikah Siri biasanya melibatkan beberapa tahapan. Penting untuk diingat bahwa SPTJM ini **bukanlah akta nikah resmi yang dikeluarkan oleh KUA**, melainkan sebuah surat pernyataan yang dibuat oleh pihak-pihak terkait untuk diajukan dalam proses isbat nikah. Berikut adalah langkah-langkah umumnya:

1. Pastikan Pernikahan Siri Telah Sah Secara Agama

Sebelum membuat SPTJM, pastikan bahwa pernikahan siri Anda telah memenuhi semua rukun dan syarat sah pernikahan menurut agama yang dianut. Ini meliputi:

2. Siapkan Dokumen Pendukung

Anda akan memerlukan beberapa dokumen sebagai referensi saat membuat SPTJM. Dokumen-dokumen ini umumnya meliputi:

3. Hubungi Tokoh Agama atau Penghulu Fardhu Kifayah

Di banyak daerah, pembuatan SPTJM Nikah Siri dilakukan dengan difasilitasi oleh tokoh agama atau penghulu fardhu kifayah yang memiliki otoritas di wilayah tersebut. Mereka akan membantu memastikan bahwa proses pembuatan surat pernyataan ini sesuai dengan norma dan ketentuan yang berlaku.

Anda bisa datang ke balai nikah setempat (meskipun bukan untuk pencatatan resmi), pondok pesantren, atau menghubungi tokoh agama yang dikenal di lingkungan Anda untuk menanyakan prosedur ini.

4. Pengisian Formulir dan Pernyataan

Akan ada formulir atau format surat pernyataan yang harus diisi oleh kedua mempelai, saksi, dan wali nikah (jika ada). Dalam surat pernyataan ini, Anda akan menegaskan kembali bahwa pernikahan telah dilaksanakan sesuai syariat agama dan menyatakan kesediaan untuk mengajukan isbat nikah ke pengadilan agama.

Pastikan semua data yang diisikan akurat dan sesuai dengan kenyataan. Kesalahan dalam pengisian dapat menghambat proses selanjutnya.

5. Penandatanganan SPTJM

Setelah semua data terisi dengan benar, SPTJM akan ditandatangani oleh pihak-pihak yang relevan. Penandatanganan ini menjadi bukti otentik bahwa pernyataan tersebut dibuat secara sadar dan sukarela.

Biasanya, SPTJM akan dilegalisir atau diberi tanda pengesahan oleh tokoh agama atau instansi yang memfasilitasi pembuatan surat tersebut.

6. Pengajuan Isbat Nikah ke Pengadilan Agama

SPTJM Nikah Siri yang telah Anda dapatkan ini kemudian akan menjadi salah satu dokumen penting yang diajukan bersama dengan dokumen lainnya ke Pengadilan Agama untuk permohonan isbat nikah. Isbat nikah adalah pengesahan perkawinan yang dilakukan oleh Pengadilan Agama terhadap perkawinan yang dilangsungkan menurut syariat Islam sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Proses isbat nikah bertujuan agar pernikahan Anda memiliki kekuatan hukum di mata negara, sehingga Anda dan anak-anak Anda dapat memperoleh hak-hak yang dijamin oleh undang-undang.

Catatan Penting

Penting untuk ditekankan bahwa SPTJM Nikah Siri adalah **langkah awal menuju legalitas**, bukan produk hukum akhir. Dokumen ini hanya berfungsi sebagai alat untuk mempermudah proses isbat nikah di pengadilan agama. Setiap daerah mungkin memiliki sedikit perbedaan dalam prosedur pengurusan SPTJM, oleh karena itu sangat disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan aparat desa/kelurahan, tokoh agama, atau kantor urusan agama (KUA) di wilayah Anda untuk mendapatkan informasi yang paling akurat dan sesuai.

Dengan memahami dan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengupayakan agar pernikahan siri Anda mendapatkan pengakuan hukum yang sah.

🏠 Homepage