Cara Menggunakan Termometer Raksa yang Aman dan Tepat

37°C

Ilustrasi termometer raksa.

Termometer raksa, meskipun kini banyak digantikan oleh termometer digital, masih menjadi alat ukur suhu tubuh yang andal jika digunakan dengan benar. Keakuratannya yang tinggi menjadikannya pilihan favorit di masa lalu. Namun, penggunaan termometer raksa memerlukan perhatian khusus karena bahan di dalamnya, yaitu raksa, bersifat toksik jika terpapar langsung. Memahami cara menggunakan termometer raksa dengan aman adalah kunci agar Anda mendapatkan hasil pengukuran yang akurat tanpa mengorbankan kesehatan.

Persiapan Sebelum Menggunakan Termometer Raksa

Sebelum memulai pengukuran, ada beberapa langkah persiapan yang penting:

Cara Mengukur Suhu Tubuh dengan Termometer Raksa

Ada tiga metode umum untuk mengukur suhu tubuh menggunakan termometer raksa:

1. Pengukuran di Bawah Lidah (Oral)

Ini adalah metode yang paling umum dan direkomendasikan untuk orang dewasa dan anak-anak yang kooperatif.

  1. Tempatkan ujung termometer yang berisi raksa di bawah lidah, tepat di salah satu sisi frenulum (lipatan di bawah lidah).
  2. Instruksikan orang yang diukur untuk menutup mulutnya rapat dan bernapas melalui hidung. Pastikan bibir menutupi termometer dan tidak ada udara yang masuk.
  3. Biarkan termometer selama 3-5 menit untuk mendapatkan pembacaan yang akurat.

2. Pengukuran di Ketiak (Aksilar)

Metode ini sering digunakan untuk bayi, anak kecil, atau orang yang tidak bisa membuka mulutnya.

  1. Pastikan area ketiak kering. Jika basah, keringkan terlebih dahulu.
  2. Letakkan ujung termometer yang berisi raksa tepat di tengah ketiak.
  3. Tekan lengan ke bawah agar termometer terjepit rapat dan tidak bergerak.
  4. Biarkan termometer selama 5-10 menit. Hasil pengukuran di ketiak biasanya sedikit lebih rendah dibandingkan pengukuran oral atau rektal, jadi perhatikan rentang suhu normal untuk metode ini.

3. Pengukuran di Rektal (Dubur)

Metode ini paling akurat, terutama untuk bayi dan anak kecil, karena suhu rektal paling mendekati suhu inti tubuh.

  1. Oleskan sedikit petroleum jelly atau pelumas berbahan dasar air pada ujung termometer yang berisi raksa.
  2. Posisikan bayi telentang dengan kaki diangkat, atau miringkan tubuh ke samping dengan lutut ditekuk.
  3. Masukkan ujung termometer sekitar 1-2 cm ke dalam rektum. Jangan memaksakan jika terasa ada hambatan.
  4. Tahan termometer agar tidak bergeser. Biarkan selama 1-3 menit.

Membaca Hasil Pengukuran

Setelah waktu pengukuran selesai, keluarkan termometer dengan hati-hati:

Perhatian: Jika termometer raksa pecah, jangan panik. Segera buka jendela untuk ventilasi, keluar dari ruangan, dan biarkan beberapa saat. Gunakan sarung tangan dan alat bantu seperti pipet atau sendok untuk mengumpulkan pecahan kaca dan raksa yang tumpah. Jangan pernah menggunakan penyedot debu. Kumpulkan semua material ke dalam wadah tertutup dan hubungi dinas kesehatan setempat atau pusat pengelolaan limbah berbahaya untuk pembuangan yang aman.

Tips Tambahan untuk Penggunaan yang Aman

Menggunakan termometer raksa dengan benar tidak hanya memberikan hasil pengukuran yang akurat, tetapi juga memastikan keamanan bagi Anda dan keluarga. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat terus memanfaatkan kelebihan termometer raksa sambil meminimalkan risikonya.

🏠 Homepage