Ikan beloso, dengan nama ilmiahnya Mystus spp., adalah salah satu jenis ikan air tawar yang semakin populer di kalangan penghobi akuarium. Keunikan bentuk tubuhnya yang memanjang, seringkali dengan guratan khas dan sifatnya yang relatif tenang, menjadikannya pilihan menarik untuk memperkaya ekosistem akuarium Anda. Berasal dari perairan tawar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, ikan beloso secara alami mendiami sungai, danau, serta rawa-rawa. Memelihara ikan beloso di akuarium berarti membawa sedikit nuansa alam liar ke dalam ruang hidup Anda.
Ikan beloso termasuk dalam famili Bagridae, yang dikenal dengan adanya sungut (barbels) di sekitar mulutnya, mirip dengan ikan lele. Namun, beloso memiliki karakteristik yang lebih ramping dan seringkali lebih berwarna daripada banyak kerabat lelenya. Ada beberapa spesies beloso yang umum dipelihara, masing-masing dengan sedikit perbedaan dalam pola warna dan ukuran.
Ciri khas utama ikan beloso adalah:
Menciptakan lingkungan yang ideal adalah kunci utama keberhasilan dalam memelihara ikan beloso. Lingkungan yang sesuai akan membuat mereka sehat, aktif, dan nyaman.
Meskipun ikan beloso tidak terlalu besar, mereka membutuhkan ruang untuk bergerak, terutama jika Anda ingin memelihara lebih dari satu ekor atau dengan spesies ikan lain. Untuk sekelompok kecil ikan beloso (2-3 ekor), akuarium berukuran minimal 60 cm panjangnya sudah cukup memadai. Namun, akuarium yang lebih besar akan selalu lebih baik untuk memberikan stabilitas parameter air dan ruang gerak yang lebih luas.
Ikan beloso menyukai lingkungan yang menyediakan banyak tempat persembunyian. Gunakan substrat seperti pasir halus atau kerikil kecil. Tambahkan dekorasi seperti:
Hindari penggunaan dekorasi plastik dengan ujung tajam yang bisa merobek sirip ikan.
Ikan beloso berasal dari perairan yang jernih dan berarus sedang. Oleh karena itu, sistem filtrasi yang baik sangat penting. Gunakan filter yang mampu menjaga air tetap bersih dan jernih. Parameter air yang ideal adalah:
Lakukan penggantian air secara rutin, sekitar 20-30% setiap minggu, untuk menjaga kualitas air tetap optimal dan mencegah penumpukan amonia serta nitrit.
Ikan beloso adalah omnivora dengan kecenderungan karnivora. Mereka adalah pemakan oportunistik yang akan memakan hampir semua jenis makanan yang mereka temukan. Dalam akuarium, Anda bisa memberikan:
Penting untuk tidak memberi makan berlebihan. Berikan pakan secukupnya yang dapat dihabiskan dalam 5 menit, sekali atau dua kali sehari. Makanan yang tidak termakan harus segera dibersihkan untuk mencegah pencemaran air.
Ikan beloso umumnya adalah ikan yang damai dan bisa dipelihara dalam akuarium komunitas. Namun, perlu diperhatikan beberapa hal:
Perhatikan interaksi antar ikan di akuarium Anda. Jika ada tanda-tanda agresi atau stres, pertimbangkan untuk memisahkan ikan yang bersangkutan.
Memelihara ikan beloso di akuarium bisa menjadi pengalaman yang memuaskan. Dengan persiapan akuarium yang tepat, pemberian pakan yang seimbang, dan pemahaman tentang perilakunya, Anda dapat menikmati keindahan dan keunikan ikan ini yang menghadirkan sedikit suasana alam liar ke dalam rumah Anda. Ikan beloso bukan hanya sekadar penghuni akuarium, tetapi juga cerminan keanekaragaman hayati air tawar yang patut kita jaga.