Keindahan dunia bawah air seringkali menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta hobi aquascape. Salah satu penghuni yang kian populer karena penampilannya yang unik dan perilakunya yang menarik adalah ikan hoki. Dengan gerakan khasnya yang seringkali membuat kita terheran-heran, ikan hoki berhasil mencuri perhatian dan menjadi primadona di banyak akuarium hias.
Ikan hoki, yang secara ilmiah dikenal sebagai *Chromileptes altivelis*, bukanlah jenis ikan hias air tawar yang umum ditemukan. Sebaliknya, ikan ini adalah penghuni perairan laut tropis, khususnya di wilayah Indo-Pasifik. Namun, seiring perkembangan dunia akuarium, kini ada spesies serupa yang bisa ditemukan di air tawar, meski keindahan dan kelengkapan warna seringkali lebih dominan pada varietas lautnya. Artikel ini akan lebih fokus pada konsep "ikan hoki" yang sering dipersepsikan sebagai ikan yang memiliki gerakan unik dan 'melayang' di dalam air, yang bisa jadi merujuk pada berbagai spesies ikan hias yang memiliki karakteristik serupa di habitat air tawar.
Secara umum, ketika seseorang menyebut "ikan hoki" dalam konteks akuarium air tawar, mereka mungkin merujuk pada ikan yang memiliki postur tubuh agak memanjang, seringkali berenang dengan gerakan tubuh yang naik turun atau seperti melayang, dan memiliki corak atau warna yang mencolok. Salah satu contoh yang mendekati adalah beberapa jenis ikan cupang hias yang memiliki sirip lebar dan gerakan berenang anggun, atau ikan-ikan lain yang menunjukkan pola renang yang tidak biasa.
Ada beberapa alasan mengapa ikan hoki (atau ikan dengan karakteristik serupa) menjadi pilihan menarik bagi para penghobi akuarium:
Meskipun spesifikasinya bisa bervariasi tergantung jenis ikan yang sebenarnya dimaksud dengan "ikan hoki", ada beberapa prinsip umum yang bisa diterapkan untuk perawatan ikan hias dengan gerakan unik ini di akuarium air tawar:
Pastikan akuarium memiliki ukuran yang memadai. Ikan yang aktif berenang membutuhkan ruang yang cukup. Untuk ikan hoki yang lebih besar atau berkelompok, akuarium dengan kapasitas minimal 50-100 liter disarankan. Kualitas air yang baik adalah kunci utama. Gunakan filter yang efektif untuk menjaga kejernihan air dan sirkulasi yang baik.
Sama seperti ikan hias pada umumnya, ikan hoki sangat sensitif terhadap kualitas air. Lakukan penggantian air secara rutin (sekitar 20-30% setiap minggu) untuk menjaga kadar amonia, nitrit, dan nitrat tetap rendah. Suhu air ideal biasanya berkisar antara 24-27 derajat Celsius, namun sesuaikan dengan spesies spesifik yang Anda pelihara. Pastikan pH air stabil pada kisaran 6.5-7.5.
Sediakan tempat berlindung yang cukup seperti tanaman air (baik asli maupun imitasi), kayu apung, atau batu-batuan. Ini akan membuat ikan merasa lebih aman dan nyaman. Tata dekorasi dengan estetika yang menarik agar sesuai dengan gerakan anggun ikan.
Berikan pakan berkualitas tinggi yang sesuai dengan jenis ikan hoki Anda. Pakan pelet berkualitas yang diformulasikan untuk ikan tropis umumnya baik. Anda juga bisa menambahkan variasi pakan hidup atau beku seperti artemia, daphnia, atau cacing darah sesekali untuk melengkapi nutrisi. Hindari memberi makan berlebihan yang dapat mencemari air.
Perhatikan temperamen ikan hoki Anda. Beberapa jenis mungkin agresif atau teritorial, sementara yang lain lebih damai. Lakukan riset spesifik mengenai spesies yang Anda pilih sebelum mencampurkannya dengan ikan lain. Hindari menempatkan ikan hoki dengan ikan yang jauh lebih kecil dan bisa menjadi mangsa, atau dengan ikan yang terlalu agresif yang dapat mengintimidasi.
Memelihara ikan hoki di akuarium bisa menjadi pengalaman yang sangat memuaskan. Dengan pemahaman yang baik mengenai kebutuhan mereka dan perawatan yang konsisten, Anda dapat menikmati pesona unik dan gerakan anggun mereka yang akan menghiasi rumah Anda dengan keindahan alam bawah air.