Penyebab Lama Keluar Sperma (Delayed Ejaculation) dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi Kesabaran dalam Hubungan Intim Gambar skematis dua orang yang saling berdekatan, melambangkan keintiman dan durasi. Durasi

Keluarnya sperma atau ejakulasi adalah puncak kenikmatan seksual bagi pria. Namun, bagi sebagian pria, proses ini membutuhkan waktu yang sangat lama hingga terasa frustrasi. Kondisi ini dikenal sebagai anorgasmia sekunder atau lebih umum disebut sebagai delayed ejaculation (ejakulasi tertunda). Meskipun secara teknis tidak selalu dianggap sebagai masalah medis serius, kondisi ini dapat menimbulkan tekanan psikologis yang signifikan pada individu dan pasangannya.

Apa Itu Ejakulasi Tertunda?

Ejakulasi tertunda didefinisikan sebagai ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai klimaks seksual dalam jangka waktu yang dianggap normal, meskipun telah distimulasi secara memadai (baik secara manual, oral, maupun melalui hubungan seksual penetratif). Batasan "normal" sangat subjektif, namun secara klinis, jika seorang pria memerlukan stimulasi yang berkelanjutan selama 30 menit atau lebih, kondisi ini patut dicermati.

Penyebab Utama Lama Keluar Sperma

Penyebab ejakulasi tertunda sangat beragam, seringkali merupakan kombinasi dari faktor fisik dan psikologis. Memahami akar masalah adalah langkah pertama menuju penanganan yang efektif.

1. Faktor Psikologis dan Emosional

Ini adalah kategori penyebab yang paling umum ditemui:

2. Pengaruh Obat-obatan

Beberapa jenis obat resep memiliki efek samping yang dikenal dapat menunda ejakulasi. Obat-obatan ini seringkali bekerja dengan memengaruhi neurotransmitter di otak, terutama serotonin:

3. Kondisi Medis dan Neurologis

Masalah pada sistem saraf atau hormon juga berperan penting dalam mengirimkan sinyal ejakulasi:

4. Faktor Fisik dan Gaya Hidup

Faktor mekanis juga dapat menjadi kontributor:

Penting untuk Diketahui: Ejakulasi tertunda berbeda dengan ejakulasi dini. Ejakulasi dini adalah ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sehingga terjadi terlalu cepat, sementara ejakulasi tertunda adalah ketidakmampuan untuk ejakulasi sama sekali atau membutuhkan waktu yang sangat lama.

Strategi Mengatasi Ejakulasi yang Lama Keluar Sperma

Penanganan harus disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Konsultasi dengan dokter (urolog atau androlog) sangat disarankan untuk menyingkirkan penyebab medis.

A. Penyesuaian Psikologis dan Perilaku

Jika penyebabnya didominasi oleh faktor psikologis, terapi berikut dapat membantu:

  1. Terapi Seksual (Sex Therapy): Terapis dapat membantu mengatasi kecemasan kinerja dan mengidentifikasi pola pikir negatif seputar seks.
  2. Fokus pada Sensasi, Bukan Tujuan: Alihkan fokus dari mencapai ejakulasi menjadi menikmati proses intim dan sentuhan bersama pasangan.
  3. Teknik Pengendalian Stimulasi (Start-Stop Technique): Latih diri Anda untuk mengenali titik hampir orgasme, lalu kurangi stimulasi sesaat sebelum klimaks, ulangi beberapa kali sebelum membiarkan diri mencapai ejakulasi.
  4. Penggunaan Masturbasi Terkontrol: Jika Anda terbiasa masturbasi dengan stimulasi yang ekstrem, cobalah mengurangi intensitasnya agar tubuh Anda lebih responsif terhadap stimulasi "normal" saat bersama pasangan.

B. Penanganan Medis

Jika penyebabnya adalah obat-obatan atau kondisi medis:

Kesabaran adalah kunci. Baik itu penyesuaian perilaku atau penemuan solusi medis, proses untuk mengatasi ejakulasi tertunda membutuhkan waktu dan komunikasi terbuka dengan pasangan Anda.

🏠 Homepage