Akrilik, atau Polymethyl Methacrylate (PMMA), adalah material polimer termoplastik yang sangat populer karena kejernihan optiknya yang superior, ketahanan benturan yang baik, dan bobot yang relatif ringan dibandingkan kaca. Dalam dunia manufaktur, display, dan konstruksi, mengetahui ukuran standar akrilik yang tersedia sangat krusial untuk efisiensi biaya dan minimalisasi pemotongan limbah (scrap).
Berbeda dengan kaca yang ukurannya mungkin bervariasi tergantung pabrik pemotongan, akrilik komersial umumnya diproduksi dalam lembaran (sheet) dengan dimensi baku yang dikenal secara global. Lembaran ini kemudian dipotong sesuai kebutuhan spesifik proyek, seperti untuk pembuatan kotak display, papan nama, atau partisi.
Ilustrasi lembaran akrilik standar
Di pasar internasional, terutama Asia dan Eropa, ukuran lembaran akrilik standar paling umum dikenal menggunakan satuan milimeter (mm). Dimensi ini merupakan ukuran maksimum lembaran sebelum dipotong ulang oleh distributor atau pengguna akhir.
| No. | Nama Standar | Lebar (mm) | Panjang (mm) | Aplikasi Umum |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Ukuran Standar Besar (Full Sheet) | 1220 mm | 2440 mm | Papan nama besar, partisi, akuarium kecil |
| 2 | Ukuran Standar Kecil (Medium Sheet) | 1000 mm | 2000 mm | Rak display, signage interior |
| 3 | Ukuran Populer Lainnya | 1500 mm | 3000 mm | Proyek dengan kebutuhan area permukaan luas |
Perlu diperhatikan bahwa dimensi di atas adalah dimensi bawaan pabrik. Jika Anda bekerja dengan pemasok di Amerika Utara, Anda mungkin menemukan ukuran standar berbasis inci, seperti 48 x 96 inci (yang setara dengan 1219.2 x 2438.4 mm).
Selain dimensi lembaran, ketebalan (gauge) adalah faktor penentu utama. Pilihan ketebalan sangat bergantung pada fungsi akhir material.
Memahami ukuran standar akrilik menawarkan beberapa keuntungan signifikan dalam proses produksi:
Ketika memesan akrilik, pastikan untuk mengkonfirmasi tiga parameter utama: dimensi lembaran (lebar x panjang), ketebalan (mm), dan jenis akrilik (cast atau extruded). Akrilik cast (cetak) umumnya lebih tahan gores dan memiliki kejernihan optik sedikit lebih unggul dibandingkan akrilik extruded (ekstrusi), meskipun yang terakhir lebih murah dan sering digunakan untuk aplikasi yang tidak memerlukan pemotongan detail rumit.
Jika proyek Anda memerlukan ukuran yang melampaui dimensi standar terbesar (misalnya, lebar lebih dari 1500mm), solusinya adalah melakukan penyambungan dua atau lebih lembaran akrilik menggunakan perekat khusus, meskipun ini harus dipertimbangkan dengan matang karena garis sambungan akan terlihat.