Ikan channa, atau yang lebih dikenal dengan sebutan ikan gabus hias, telah memikat hati para penghobi akuarium dengan kecantikan motif dan perilakunya yang unik. Keberhasilan memelihara channa sangat bergantung pada penyediaan lingkungan akuarium yang tepat. Memilih aquarium untuk channa bukan sekadar memilih wadah kaca, melainkan menciptakan habitat yang menunjang kesehatan, kenyamanan, dan keindahan ikan predator ini. Artikel ini akan mengupas tuntas segala aspek yang perlu Anda perhatikan dalam menyiapkan akuarium idaman bagi channa kesayangan Anda.
Salah satu pertimbangan utama adalah ukuran akuarium. Channa umumnya adalah ikan yang aktif dan membutuhkan ruang gerak yang cukup, terutama untuk spesies yang lebih besar. Jangan pernah meremehkan kebutuhan ruang channa Anda. Akuarium yang terlalu kecil akan menyebabkan stres, pertumbuhan terhambat, dan bahkan agresivitas yang meningkat.
Sebagai panduan umum, untuk spesies channa berukuran kecil hingga sedang (misalnya Channa bleheri, Channa limbata), akuarium berukuran minimal 60x30x36 cm (panjang x lebar x tinggi) sudah cukup memadai. Namun, untuk spesies yang lebih besar seperti Channa stewartii, Channa marulioides, atau Channa argus, Anda perlu menyiapkan akuarium yang jauh lebih besar. Akuarium berukuran 90 cm atau bahkan 120 cm panjangnya akan sangat ideal untuk memberikan ruang berenang yang luas dan meminimalkan risiko kanibalisme jika Anda berencana memelihara lebih dari satu ekor (meskipun sangat tidak disarankan untuk memelihara channa bersama dalam satu akuarium kecuali Anda ahli).
Channa adalah ikan yang berasal dari perairan tawar yang kaya akan vegetasi, kayu terapung, dan substrat alami. Oleh karena itu, desain akuarium harus berusaha meniru habitat asli mereka sebisa mungkin. Ini tidak hanya untuk estetika, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan tempat berlindung bagi channa.
Substrat: Pilihlah substrat yang lembut dan tidak tajam, seperti pasir malang halus, pasir silika, atau substrat khusus akuarium. Hindari kerikil kasar yang bisa melukai perut channa saat mencari makan di dasar akuarium.
Dekorasi: Kayu apung (driftwood) adalah dekorasi wajib untuk akuarium channa. Kayu ini tidak hanya memberikan tampilan alami tetapi juga dapat membantu menurunkan pH air sedikit, menyerupai habitat aslinya. Batu-batuan yang halus dan aman juga bisa ditambahkan. Pastikan semua dekorasi aman dan tidak melepaskan zat berbahaya ke dalam air.
Tanaman Hidup: Tanaman air hidup sangat direkomendasikan. Tanaman seperti Anubias, Java Fern, Amazon Sword, atau tanaman mengambang seperti Salvinia atau Duckweed akan memberikan tempat berlindung yang disukai channa, membantu menjaga kualitas air, dan memberikan nuansa alami. Channa suka bersembunyi di balik dedaunan lebat.
Sebagai ikan predator, channa cenderung menghasilkan limbah yang cukup banyak. Oleh karena itu, sistem filtrasi yang kuat dan efisien adalah kunci utama akuarium yang sehat.
Filter Eksternal: Filter canister atau filter gantung (hang-on-back) berkapasitas besar sangat direkomendasikan. Pilih filter yang memiliki laju aliran (flow rate) yang memadai untuk volume akuarium Anda. Pastikan filter memiliki ruang yang cukup untuk media filter biologis guna memproses amonia dan nitrit secara efektif.
Aerasi: Meskipun channa adalah ikan yang bisa mengambil oksigen dari udara melalui labirin mereka, aerasi tambahan melalui air stone atau filter yang menciptakan riak permukaan dapat membantu menjaga kadar oksigen terlarut dalam air, terutama jika akuarium padat atau suhunya tinggi.
Ini adalah poin yang sangat krusial dan sering terlewatkan. Channa adalah pelompat yang ulung! Tanpa tutup akuarium yang rapat, kemungkinan besar channa Anda akan melompat keluar dari akuarium dan berakhir tragis. Gunakan tutup akuarium yang kokoh dan pastikan tidak ada celah yang cukup besar bagi channa untuk menyelinap keluar. Tutup kaca atau tutup akrilik yang pas sangat ideal. Jika Anda menggunakan tanaman mengambang, pastikan ada cukup ruang antara daun tanaman dan tutup akuarium agar channa tetap bisa mengambil udara.
Channa umumnya toleran terhadap berbagai kondisi air, tetapi menjaga stabilitas parameter air adalah hal yang terpenting.
Suhu: Sebagian besar spesies channa menyukai suhu air tropis, berkisar antara 24-28°C. Penggunaan heater akuarium dengan termostat sangat disarankan untuk menjaga suhu tetap stabil.
Kualitas Air: Lakukan penggantian air rutin sebesar 20-30% setiap minggu. Gunakan air yang sudah diendapkan atau diberi obat penghilang klorin. Pantau parameter air seperti pH (umumnya antara 6.0-7.5), amonia, dan nitrit secara berkala untuk memastikan lingkungan yang sehat.
Menyiapkan aquarium untuk channa yang ideal memerlukan perencanaan yang matang. Dengan memperhatikan ukuran akuarium, desain yang menyerupai habitat alami, sistem filtrasi yang mumpuni, dan tentu saja, tutup akuarium yang aman, Anda akan menciptakan lingkungan yang optimal bagi channa Anda untuk tumbuh sehat, aktif, dan menampilkan keindahan mereka secara maksimal. Selamat menciptakan surga tropis bagi channa Anda!