Tensimeter air raksa, juga dikenal sebagai sphygmomanometer tipe kolom air raksa, adalah alat ukur tekanan darah yang telah lama menjadi standar emas dalam dunia medis berkat akurasi dan keandalannya. Meskipun teknologi digital semakin populer, pemahaman tentang komponen dasar dari alat klasik ini tetap penting, baik bagi tenaga medis maupun bagi mereka yang ingin memahami cara kerjanya. Setiap bagian dari tensimeter air raksa memiliki fungsi spesifik yang bekerja harmonis untuk memberikan hasil pengukuran yang akurat.
Ini adalah inti dari tensimeter air raksa. Kolom ini berupa tabung kaca sempit yang diisi dengan air raksa. Skala pengukuran, biasanya dalam milimeter merkuri (mmHg), tertera di sepanjang sisi tabung kaca. Saat tekanan udara dari manset meningkat, air raksa akan terdorong ke atas di dalam kolom. Tingkat kenaikan air raksa pada skala inilah yang merepresentasikan tekanan sistolik dan diastolik.
Manset adalah bagian yang melilit lengan pasien. Umumnya terbuat dari bahan kain nilon yang kuat dan dilengkapi dengan kantung udara (bladder) di dalamnya yang terbuat dari karet. Manset dirancang agar pas dan menutupi arteri brakialis di lengan atas. Ukuran manset sangat krusial; manset yang terlalu kecil atau terlalu besar dapat menghasilkan pembacaan tekanan darah yang tidak akurat. Ada beberapa ukuran manset yang tersedia untuk menyesuaikan dengan lingkar lengan yang berbeda.
Pompa udara biasanya berbentuk bola karet yang lentur. Bagian ini berfungsi untuk memompa udara ke dalam manset. Pengguna akan meremas pompa ini berulang kali untuk meningkatkan tekanan udara di dalam kantung udara manset, yang kemudian akan menjepit arteri brakialis. Kualitas pompa yang baik memastikan udara dapat dipompa dengan efisien dan terkontrol.
Katup udara, yang seringkali terintegrasi dengan pompa udara atau terletak di selang udara, adalah komponen penting untuk mengatur aliran udara. Katup ini memiliki dua fungsi utama: mengunci udara di dalam manset saat dipompa, dan memungkinkan pelepasan udara secara bertahap dan terkontrol. Mekanisme katup yang dapat diputar memungkinkan pengguna mengontrol kecepatan keluarnya udara, yang krusial untuk mendapatkan pembacaan tekanan darah yang akurat. Pelepasan udara yang terlalu cepat bisa menyebabkan kesalahan pengukuran.
Selang udara menghubungkan tiga komponen utama: pompa udara, katup udara, dan manset. Selang ini terbuat dari bahan karet yang fleksibel dan kuat, dirancang untuk menahan tekanan udara tanpa kebocoran. Selang yang baik memastikan bahwa udara yang dipompa dari manset dapat mengalir dengan lancar ke dalam kantung udara manset tanpa hambatan, dan sebaliknya.
Meskipun bukan bagian integral dari tensimeter itu sendiri, stetoskop sangat diperlukan untuk mendengarkan suara detak jantung (suara Korotkoff) yang mengindikasikan tekanan sistolik dan diastolik. Dalam pengukuran tensimeter air raksa, stetoskop ditempatkan di bawah tepi manset, menutupi arteri brakialis. Kehadiran stetoskop melengkapi fungsinya sebagai alat diagnostik lengkap.
Tensimeter air raksa sering kali dilengkapi dengan basis atau bingkai untuk menopang kolom air raksa agar tetap tegak dan stabil. Basis ini juga melindungi kolom kaca dari kerusakan. Beberapa model didesain agar kolom air raksa dapat dilipat atau diputar untuk memudahkan penyimpanan.
Dengan memahami setiap bagian dan fungsinya, pengguna dapat lebih menghargai desain presisi dari tensimeter air raksa. Akurasi hasil pengukuran sangat bergantung pada kondisi setiap komponen dan cara penggunaannya. Perawatan yang baik terhadap alat ini akan memastikan keandalannya untuk tahun-tahun mendatang.