Ikon representasi penanda lokasi di peta
Google Maps telah menjadi alat navigasi dan penemuan lokasi yang tak tergantikan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa Anda juga bisa turut serta dalam memperkaya data Google Maps dengan menambahkan alamat atau lokasi yang belum terdaftar? Kemampuan untuk buat alamat di Google Maps sangat berguna, terutama bagi pemilik bisnis baru, lokasi yang baru dibangun, atau tempat terpencil yang belum memiliki penanda yang jelas.
Proses menambahkan lokasi baru di Google Maps sejatinya cukup intuitif, namun memerlukan langkah-langkah yang terstruktur agar verifikasi oleh pihak Google dapat berjalan lancar. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah untuk memastikan lokasi Anda terdaftar dengan akurat.
Sebelum membahas cara teknisnya, penting untuk memahami manfaatnya. Pertama, visibilitas. Jika bisnis atau properti Anda tidak ada di peta, pelanggan potensial mungkin akan tersesat atau memilih pesaing. Kedua, akurasi navigasi. Penambahan yang tepat membantu kurir, pengemudi taksi online, atau tamu yang berkunjung menuju lokasi tanpa kebingungan.
Saat ini, Google telah menyederhanakan proses ini melalui fitur yang dikenal sebagai "Add a Missing Place" (Tambahkan Tempat yang Hilang) atau melalui Google Business Profile (untuk entitas bisnis). Kita akan fokus pada penambahan lokasi umum terlebih dahulu.
Anda bisa melakukan ini melalui aplikasi mobile (Android atau iOS) atau melalui peramban web di desktop. Untuk pengalaman yang paling optimal, disarankan menggunakan aplikasi mobile karena fitur penanda lokasi sering kali lebih responsif.
Setelah penanda merah muncul, sebuah panel informasi akan muncul di bagian bawah layar. Di sinilah Anda akan menemukan opsi untuk melaporkan atau menambahkan tempat.
Informasi yang Anda masukkan harus seakurat mungkin. Kesalahan di tahap ini dapat memperlambat proses peninjauan.
Setelah semua kolom terisi, tinjau kembali semua data Anda. Lokasi yang tidak jelas atau tidak memiliki nama yang spesifik cenderung ditolak oleh sistem otomatis Google.
Terkadang, setelah mengikuti semua langkah, alamat yang Anda masukkan mungkin ditolak dengan alasan "kurang bukti" atau "lokasi tidak valid". Jangan berkecil hati. Ada beberapa cara lanjutan untuk mengatasi ini:
1. Menggunakan Google Maps Editor (Desktop): Bagi pengguna desktop, fitur "Report a Problem" atau "Suggest an edit" sering kali lebih detail. Anda dapat mengunggah foto sebagai bukti pendukung lokasi tersebut.
2. Verifikasi Melalui Koordinat GPS: Pastikan koordinat lintang dan bujur (latitude/longitude) yang dihasilkan dari penandaan Anda akurat. Jika Anda memiliki perangkat GPS lain, bandingkan koordinatnya.
3. Periksa Ejaan dan Format Alamat: Pastikan format alamat Anda sesuai dengan standar penulisan resmi di Indonesia. Kesalahan penulisan nama jalan atau kota dapat menyebabkan penolakan otomatis.
Menyumbangkan informasi akurat ke Google Maps adalah bentuk kontribusi positif terhadap komunitas digital. Dengan mengikuti panduan untuk buat alamat di Google Maps ini, Anda memastikan bahwa lokasi penting Anda mudah ditemukan oleh siapapun di seluruh dunia.