Kartu Rencana Studi atau yang biasa disingkat KRS adalah dokumen penting bagi setiap mahasiswa. Dokumen ini berfungsi sebagai rencana studi formal yang akan diambil oleh mahasiswa pada semester berjalan. Proses pengisian KRS biasanya dilakukan secara daring melalui sistem informasi akademik (SIAKAD) universitas masing-masing. Memahami cara buat KRS dengan benar sangat krusial agar studi berjalan lancar dan tidak ada hambatan administrasi.
Ilustrasi Proses Penyusunan Rencana Studi
Langkah-Langkah Efektif dalam Pengisian KRS
Proses pengisian KRS biasanya memiliki batas waktu yang ketat. Oleh karena itu, persiapan matang akan sangat membantu. Berikut adalah langkah-langkah umum yang perlu Anda ikuti saat cara buat KRS:
1. Persiapan Administrasi dan Akademik
Sebelum membuka sistem online, pastikan Anda sudah memenuhi syarat administratif. Syarat utama meliputi:
- Pembayaran UKT/SPP Semester Berjalan: Hampir semua kampus mewajibkan mahasiswa melunasi tagihan akademik terlebih dahulu sebelum bisa mengakses sistem KRS. Simpan bukti pembayaran Anda.
- Konsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik (PA): Jadwalkan pertemuan dengan dosen PA Anda. Diskusikan mata kuliah apa saja yang harus diambil, terutama jika Anda mengambil mata kuliah wajib, pilihan, atau remedial.
- Mengetahui Kurikulum Terbaru: Pahami struktur kurikulum program studi Anda. Ketahui kode mata kuliah, bobot SKS, dan prasyarat (prerequisite) untuk setiap mata kuliah.
2. Mengakses Sistem Informasi Akademik (SIAKAD)
Setelah persiapan selesai, saatnya masuk ke sistem:
- Login ke Portal Mahasiswa: Gunakan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan kata sandi Anda untuk masuk ke SIAKAD kampus.
- Cek Status dan Batas Pengisian: Pastikan status akademik Anda "Aktif" dan periksa batas akhir periode pengisian KRS. Keterlambatan bisa berakibat denda atau terpaksa mengambil mata kuliah di semester berikutnya.
- Memasukkan Data KRS: Cari menu "Pengisian KRS" atau sejenisnya. Sistem biasanya sudah memuat daftar mata kuliah yang sesuai dengan semester Anda.
3. Pemilihan Mata Kuliah dan Verifikasi SKS
Ini adalah inti dari cara buat KRS. Kehati-hatian sangat diperlukan di tahap ini:
- Pilih Mata Kuliah Wajib: Masukkan semua mata kuliah wajib yang belum Anda ambil dan sesuai dengan jenjang semester Anda.
- Perhatikan Beban SKS Maksimal: Setiap perguruan tinggi membatasi jumlah SKS yang boleh diambil dalam satu semester (misalnya, maksimal 24 SKS). Pastikan total SKS Anda tidak melebihi batas tersebut, kecuali jika Anda berstatus mahasiswa berprestasi dengan IPK tinggi.
- Memasukkan Mata Kuliah Pilihan/Wajib Lintas Minat: Jika ada, masukkan mata kuliah pilihan sesuai dengan persyaratan program studi. Jika Anda mengambil mata kuliah di luar jurusan (lintas minat), pastikan sudah mendapat persetujuan dari kedua jurusan terkait.
4. Proses Validasi dan Cetak KRS
Pengisian KRS belum selesai sebelum divalidasi:
- Simpan dan Ajukan KRS: Setelah semua mata kuliah terisi, klik tombol "Simpan" atau "Ajukan Pengisian".
- Validasi Dosen PA: Sistem akan mengirim notifikasi ke Dosen PA Anda untuk memverifikasi rencana studi yang telah Anda buat. Jika ada koreksi, Anda mungkin harus kembali ke sistem untuk merevisi.
- Cetak KRS yang Sudah Divalidasi: Setelah disetujui oleh Dosen PA, cetak KRS resmi Anda (biasanya memerlukan tanda tangan fisik atau stempel digital). Simpan salinan ini sebagai bukti sah bahwa Anda terdaftar pada mata kuliah tersebut.
Tips Penting agar Pengisian KRS Mulus
Untuk menghindari masalah seperti mata kuliah penuh (kuota habis) atau konflik jadwal, terapkan tips berikut:
- Prioritaskan Pengisian di Hari Pertama: Karena banyak mahasiswa akan mengisi di hari-hari terakhir, mengisi KRS di hari pertama pembukaan periode sangat disarankan untuk mendapatkan slot mata kuliah yang diinginkan.
- Cek Jadwal Bentrok: Selalu cek jadwal kuliah (hari dan jam) sebelum memasukkan mata kuliah. Sistem SIAKAD modern biasanya memberikan peringatan jika terjadi bentrok jadwal, namun pastikan Anda mengamati sendiri.
- Jangan Lupakan Prasyarat: Jika suatu mata kuliah mensyaratkan nilai minimal di mata kuliah A, pastikan Anda sudah lulus mata kuliah A. Sistem mungkin tidak mengizinkan Anda mengambil mata kuliah B jika prasyaratnya belum terpenuhi.
- Siapkan Rencana Cadangan: Jika mata kuliah favorit Anda penuh, segera siapkan mata kuliah pengganti agar waktu pengisian Anda tidak terbuang sia-sia.
Dengan mengikuti panduan cara buat KRS ini secara teliti, proses administrasi akademik Anda dijamin lebih mudah. Ingat, KRS adalah kontrak belajar Anda; pastikan isinya sesuai dengan tujuan akademik Anda.