Cara Memakai Termometer Raksa yang Benar

35°C 37°C 39°C

Ilustrasi visual termometer raksa dengan indikator suhu.

Termometer raksa adalah alat kesehatan yang umum digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Meskipun kini banyak termometer digital yang lebih praktis, termometer raksa masih menjadi pilihan karena akurasi dan ketahanannya. Namun, penggunaannya memerlukan ketelitian dan pemahaman yang baik agar hasilnya akurat dan aman.

Persiapan Sebelum Menggunakan Termometer Raksa

Sebelum Anda mulai mengukur suhu, ada beberapa langkah persiapan penting yang perlu dilakukan:

  1. Bersihkan Termometer: Pastikan termometer dalam keadaan bersih. Cuci dengan sabun dan air dingin, lalu bilas hingga bersih. Anda juga bisa membersihkannya dengan kapas yang dibasahi sedikit alkohol medis atau larutan disinfektan, namun pastikan tidak ada residu alkohol yang tertinggal.
  2. Kocok Termometer: Ini adalah langkah krusial. Raksa di dalam termometer bisa naik karena suhu sebelumnya. Anda perlu mengocok termometer dengan kuat agar kolom raksa turun ke angka di bawah 35 derajat Celsius. Pegang ujung termometer yang berlawanan dengan bagian raksa, lalu gerakan pergelangan tangan dengan cepat ke bawah beberapa kali hingga Anda melihat kolom raksa turun ke batas terendah. Lakukan dengan hati-hati agar tidak terbentur.
  3. Periksa Kolom Raksa: Setelah dikocok, periksa kembali apakah kolom raksa sudah berada di bawah 35°C. Jika belum, kocok lagi hingga tercapai.

Cara Mengukur Suhu Tubuh

Ada beberapa metode pengukuran suhu tubuh menggunakan termometer raksa. Pilihlah metode yang paling nyaman dan sesuai untuk Anda atau orang yang diukur suhunya:

1. Pengukuran di Bawah Lidah (Oral)

Metode ini umum digunakan pada orang dewasa dan anak-anak yang kooperatif.

  1. Tempatkan ujung termometer yang ada raksanya di bawah lidah.
  2. Pastikan bibir tertutup rapat di sekitar termometer. Jangan menggigit termometer.
  3. Biarkan termometer selama minimal 3-5 menit untuk mendapatkan hasil yang akurat.
  4. Keluarkan termometer dengan hati-hati dan baca hasilnya.

Hindari makan atau minum sesuatu yang panas atau dingin setidaknya 15 menit sebelum pengukuran, karena dapat memengaruhi hasil.

2. Pengukuran di Ketiak (Aksila)

Metode ini sering dipilih untuk anak-anak atau ketika pengukuran oral tidak memungkinkan.

  1. Pastikan area ketiak kering. Lap jika ada keringat.
  2. Tempatkan ujung termometer di tengah ketiak.
  3. Pegang lengan Anda agar menekan termometer dengan erat ke kulit.
  4. Biarkan termometer terpasang selama minimal 5-10 menit untuk hasil yang optimal.
  5. Keluarkan termometer dan baca hasilnya. Suhu di ketiak cenderung sedikit lebih rendah dibandingkan suhu oral, jadi penambahan 0.5°C mungkin diperlukan untuk perkiraan suhu inti.

3. Pengukuran di Rektal (Dubur)

Metode ini dianggap paling akurat, terutama untuk bayi dan anak kecil.

  1. Lumasi ujung termometer dengan pelumas yang larut dalam air (seperti petroleum jelly).
  2. Bayi atau anak kecil dibaringkan tengkurap atau telentang dengan kaki diangkat.
  3. Masukkan ujung termometer yang sudah dilumasi sekitar 1-2 cm ke dalam dubur dengan hati-hati. Jangan dipaksakan.
  4. Pegang termometer agar tetap di tempatnya, dan jaga agar anak tidak bergerak.
  5. Biarkan selama 2-3 menit.
  6. Keluarkan termometer perlahan dan baca hasilnya.

Membaca Hasil dan Tindakan Selanjutnya

Setelah waktu pengukuran selesai, keluarkan termometer dengan hati-hati. Pegang termometer sejajar dengan mata Anda dan putar perlahan hingga Anda melihat garis raksa yang mengkilap. Angka pada skala yang sejajar dengan ujung garis raksa adalah suhu tubuh Anda. Normalnya suhu tubuh manusia adalah sekitar 36.5°C hingga 37.2°C. Jika suhu tubuh Anda lebih tinggi dari biasanya, ini bisa menjadi indikasi adanya demam.

Perlu diingat bahwa termometer raksa mengandung merkuri, sebuah zat beracun. Jika termometer pecah, jangan panik, namun lakukan tindakan pencegahan. Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari area tersebut. Gunakan sarung tangan dan kumpulkan pecahan kaca serta serpihan raksa dengan hati-hati menggunakan karton atau selotip, lalu masukkan ke dalam wadah tertutup dan buang sesuai prosedur limbah berbahaya. Jangan pernah menyedotnya atau menggunakan penyedot debu biasa.

Tips Tambahan

Menggunakan termometer raksa dengan benar akan membantu Anda mendapatkan pembacaan suhu tubuh yang akurat, yang sangat penting untuk memantau kesehatan Anda dan keluarga.

🏠 Homepage