Ilustrasi: Fokus dan Kenyamanan Diri
Mengeluarkan sperma sendiri, atau yang secara umum dikenal sebagai masturbasi, adalah aktivitas seksual yang umum dilakukan oleh individu dari berbagai usia. Ini adalah cara alami untuk memahami tubuh sendiri, melepaskan ketegangan seksual, dan mencapai orgasme. Bagi sebagian orang, terutama yang baru mulai bereksplorasi, mungkin membutuhkan pemahaman yang lebih baik mengenai teknik dan kenyamanan. Artikel ini akan membahas langkah-langkah dasar dan tips untuk melakukan aktivitas ini dengan aman dan nyaman.
Masturbasi adalah stimulasi diri pada organ seksual untuk mencapai kenikmatan seksual dan orgasme. Ini adalah perilaku yang sehat dan normal, dan tidak menyebabkan kerugian fisik jangka panjang sebagaimana mitos-mitos kuno yang mungkin pernah Anda dengar.
Alasan utama orang melakukan ini meliputi:
Kenyamanan adalah kunci utama saat Anda memutuskan untuk mengeluarkan sperma sendiri. Pastikan Anda berada di lingkungan di mana Anda merasa aman dan tidak akan terganggu.
Cari tempat pribadi di mana Anda bisa bersantai tanpa rasa khawatir akan interupsi. Kamar tidur atau kamar mandi seringkali menjadi pilihan utama karena privasinya terjamin.
Meskipun tidak wajib, suasana dapat membantu relaksasi. Beberapa orang memilih untuk meredupkan lampu, mendengarkan musik yang menenangkan, atau menggunakan fantasi seksual sebagai alat bantu stimulasi mental.
Pastikan tangan Anda bersih sebelum memulai. Selain itu, penggunaan pelumas (lubricant) sangat dianjurkan, terutama bagi pemula. Pelumas berbasis air (water-based lubricant) adalah pilihan yang paling umum dan aman karena mudah dibersihkan dan tidak merusak kondom (jika Anda menggunakannya untuk tujuan lain). Pelumas mengurangi gesekan, membuat sensasi lebih menyenangkan, dan mencegah iritasi kulit.
Tidak ada satu cara "benar" untuk masturbasi; ini adalah proses penemuan pribadi. Namun, berikut adalah panduan umum yang bisa Anda ikuti:
Gunakan tangan Anda untuk menyentuh area penis secara umum terlebih dahulu. Jangan langsung menuju area yang paling sensitif. Fokus pada sensasi sentuhan awal. Anda bisa membasahi tangan Anda sedikit dengan pelumas.
Setelah Anda merasa cukup terangsang, mulailah gerakan naik turun (atau memutar, sesuai preferensi Anda) pada batang penis. Eksperimen adalah kuncinya. Perhatikan:
Saat gairah meningkat, Anda mungkin secara alami akan meningkatkan kecepatan atau tekanan. Lanjutkan ritme yang paling memuaskan Anda sampai Anda merasakan puncak kenikmatan seksual (orgasme) yang akan diikuti dengan ejakulasi (pengeluaran sperma).
Setelah ejakulasi, sebagian besar pria akan mengalami periode refraktori (masa di mana penis menjadi kurang sensitif). Gunakan tisu untuk membersihkan diri dan area di sekitar Anda. Jangan lupa mencuci tangan Anda lagi setelah selesai.
Untuk memaksimalkan kenikmatan dan membuat pengalaman ini lebih bermanfaat, pertimbangkan tips berikut: