Memilih perguruan tinggi adalah salah satu keputusan besar dalam hidup. Selain reputasi, faktor krusial yang harus dipertimbangkan adalah status akreditasi kampus dan program studi yang ditawarkan. Akreditasi berfungsi sebagai jaminan kualitas pendidikan yang telah diakui oleh lembaga berwenang.
Bagi calon mahasiswa, mengetahui cara mengetahui akreditasi kampus sangat penting. Status akreditasi memengaruhi kesempatan kerja, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan kelengkapan administrasi ketika melamar beasiswa. Di Indonesia, lembaga utama yang bertanggung jawab atas penilaian mutu pendidikan tinggi adalah Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Akreditasi bukan sekadar label. Ini adalah hasil evaluasi komprehensif terhadap berbagai aspek institusi, termasuk tata kelola, sumber daya manusia, kurikulum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Akreditasi terbagi menjadi beberapa tingkatan:
Ketika sebuah perguruan tinggi memiliki akreditasi yang tinggi (A atau B), ini menandakan bahwa lulusannya dipersiapkan dengan baik dan institusinya dikelola secara profesional. Sebaliknya, kampus tanpa akreditasi atau akreditasi C mungkin memiliki kualitas yang belum terjamin sepenuhnya.
Mencari informasi akreditasi harus selalu merujuk pada sumber resmi untuk menghindari data yang kedaluwarsa atau palsu. Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mengeceknya:
BAN-PT adalah sumber otoritatif utama. Mereka menyediakan platform digital yang dapat diakses publik untuk memverifikasi status akreditasi institusi dan program studi.
Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) yang dikelola Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) juga menjadi sumber validasi data pendidikan tinggi di Indonesia.
Anda bisa mencari perguruan tinggi di laman PDDIKTI. Informasi yang ditampilkan seringkali mencakup status izin operasional dan status akreditasi terkini yang terintegrasi dengan data BAN-PT.
Meskipun informasi harus diverifikasi silang, hampir semua perguruan tinggi yang terakreditasi dengan baik mencantumkan status akreditasi mereka secara transparan di laman utama atau bagian "Tentang Kami" di situs web resmi mereka.
Seringkali terjadi kebingungan antara akreditasi kampus secara keseluruhan dengan akreditasi per fakultas atau jurusan. Keduanya harus diperhatikan:
Ini menilai keseluruhan sistem manajemen, infrastruktur, kualitas dosen secara umum, dan tata kelola kampus. Akreditasi ini berpengaruh pada penerimaan lulusan di instansi pemerintah atau swasta berskala besar.
Ini menilai secara spesifik kurikulum, fasilitas penunjang jurusan tersebut, kualitas dosen pengampu, dan kesesuaian lulusan dengan kebutuhan pasar kerja di bidang tersebut. Jika Anda ingin menjadi dokter, akreditasi Fakultas Kedokteran jauh lebih vital daripada akreditasi institusi umum.
Selain BAN-PT, beberapa bidang ilmu memiliki badan akreditasi spesifik yang diakui secara nasional:
Jika Anda mencari prodi di bidang-bidang ini, pastikan juga telah terakreditasi oleh lembaga mandiri yang relevan selain BAN-PT, karena ini menunjukkan adanya pengakuan kualitas dari asosiasi profesi terkait.