Cara Tepat Menggunakan Termometer Air Raksa di Ketiak

Ilustrasi Termometer Tubuh

Demam adalah salah satu kondisi umum yang bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Mengukur suhu tubuh merupakan langkah penting untuk mengetahui apakah seseorang mengalami demam atau tidak. Salah satu alat ukur suhu yang masih banyak digunakan adalah termometer air raksa. Meskipun ada termometer digital yang lebih modern, termometer air raksa tetap memiliki keunggulannya, terutama dalam hal keakuratan dan daya tahan baterai (karena tidak memerlukan baterai). Artikel ini akan membahas secara rinci cara menggunakan termometer air raksa di ketiak dengan benar agar Anda mendapatkan hasil pengukuran yang akurat.

Mengapa Mengukur Suhu di Ketiak?

Mengukur suhu tubuh melalui ketiak adalah metode yang aman, mudah, dan nyaman, terutama bagi anak-anak yang mungkin merasa tidak nyaman dengan metode lain. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa pengukuran suhu di ketiak cenderung menghasilkan angka yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pengukuran di mulut atau rektal. Oleh karena itu, perlu ada penyesuaian dalam interpretasi hasilnya.

Langkah-langkah Menggunakan Termometer Air Raksa di Ketiak

  1. Bersihkan Termometer: Sebelum digunakan, pastikan termometer air raksa dalam keadaan bersih. Anda bisa mencucinya dengan air sabun dingin atau membersihkannya menggunakan tisu alkohol. Keringkan termometer dengan kain bersih sebelum digunakan. Kebersihan adalah kunci untuk mencegah penyebaran kuman.
  2. Kocok Termometer: Pegang bagian ujung termometer yang tidak memiliki angka dengan kuat. Kemudian, kocok termometer dengan gerakan cepat dan kuat ke bawah beberapa kali hingga garis air raksa turun di bawah angka 35 derajat Celsius. Perhatikan dengan seksama garis air raksa tersebut, pastikan benar-benar turun ke area yang dituju. Lakukan ini dengan hati-hati agar termometer tidak terbentur atau pecah.
  3. Tempatkan di Ketiak: Pastikan area ketiak dalam keadaan kering. Jika basah karena keringat, keringkan terlebih dahulu dengan tisu atau kain bersih. Letakkan ujung termometer yang berisi air raksa tepat di tengah ketiak. Pastikan ujung termometer menempel langsung pada kulit, bukan pada pakaian.
  4. Jepit Lengan: Setelah termometer berada pada posisi yang tepat, jepit lengan Anda ke dada. Pastikan lengan rapat menempel pada tubuh agar termometer tidak bergeser dan udara luar tidak masuk ke area ketiak. Hal ini sangat penting untuk memastikan suhu ketiak tertahan dan termometer dapat membaca suhu tubuh dengan akurat.
  5. Tunggu Hingga Selesai: Biarkan termometer di tempatnya selama minimal 5 hingga 10 menit. Waktu ini diperlukan agar air raksa memiliki cukup waktu untuk naik sesuai dengan suhu tubuh Anda. Jangan terburu-buru mengeluarkan termometer sebelum waktunya, karena hasilnya bisa jadi tidak akurat.
  6. Baca Hasil Pengukuran: Setelah waktu yang ditentukan, lepaskan lengan Anda dengan hati-hati. Keluarkan termometer dan pegang bagian ujung yang berlawanan dengan air raksa. Putar termometer perlahan sambil melihat garis air raksa yang paling tinggi. Bandingkan posisi ujung garis air raksa dengan angka-angka yang tertera pada termometer.
  7. Bersihkan dan Simpan: Setelah selesai membaca hasilnya, bersihkan kembali termometer seperti pada langkah pertama. Simpan termometer di dalam kotak pelindungnya agar tidak pecah atau hilang. Simpan di tempat yang aman, jauh dari jangkauan anak-anak.

Interpretasi Hasil Suhu Ketiak

Suhu tubuh normal biasanya berkisar antara 36.5 hingga 37.2 derajat Celsius. Namun, untuk pengukuran di ketiak, suhu normal umumnya sedikit lebih rendah, yaitu sekitar 36.4 hingga 37.2 derajat Celsius. Jika hasil pengukuran Anda berada di atas 37.2 derajat Celsius, kemungkinan Anda mengalami demam. Penting untuk diingat bahwa suhu tubuh bisa sedikit berfluktuasi sepanjang hari dan dipengaruhi oleh aktivitas fisik, waktu makan, dan faktor lingkungan. Jika Anda ragu atau merasa tidak enak badan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.

Perhatian: Termometer air raksa mengandung merkuri, yang merupakan zat beracun. Jika termometer pecah, segera bersihkan dengan hati-hati dan hindari kontak langsung dengan merkuri. Sebaiknya gunakan sarung tangan dan ventilasikan ruangan. Segera buang pecahan kaca dan merkuri dengan cara yang aman sesuai panduan lokal.

Memahami cara menggunakan termometer air raksa di ketiak dengan benar adalah keterampilan dasar yang sangat berguna dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas secara cermat, Anda dapat memperoleh pembacaan suhu tubuh yang akurat dan mengambil tindakan yang tepat jika diperlukan.

🏠 Homepage