Termometer air raksa, meskipun kini semakin banyak digantikan oleh termometer digital, masih menjadi alat yang efektif dan akurat untuk mengukur suhu. Memahami cara penggunaannya dengan benar adalah kunci untuk mendapatkan hasil yang reliabel. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah mengenai cara mengukur suhu dengan termometer air raksa, baik untuk mengukur suhu tubuh maupun suhu lingkungan.
Termometer air raksa bekerja berdasarkan prinsip pemuaian zat cair. Air raksa yang berada di dalam reservoir (bagian bawah termometer) akan memuai ketika bersentuhan dengan benda yang lebih panas. Pemuaian ini menyebabkan kolom air raksa naik melalui tabung kapiler yang memiliki skala pengukuran. Sebaliknya, ketika suhu menurun, air raksa akan menyusut dan kolomnya akan turun.
Termometer air raksa biasanya memiliki skala dalam derajat Celsius (°C) atau Fahrenheit (°F). Untuk pengukuran suhu tubuh, rentang yang umum digunakan adalah sekitar 35°C hingga 42°C, dengan tanda yang jelas pada 37°C sebagai suhu normal tubuh manusia.
Sebelum mulai mengukur, pastikan termometer dalam kondisi baik. Periksa apakah ada keretakan pada kaca atau tanda-tanda kerusakan lainnya. Air raksa yang terputus di dalam tabung kapiler juga perlu diatasi.
Pastikan termometer tidak retak atau rusak. Jika Anda menemukan air raksa yang terputus (terdiri dari beberapa segmen), Anda perlu mengembalikannya menjadi satu kolom utuh.
Untuk mengembalikan kolom air raksa, pegang termometer secara horizontal dan goyangkan dengan gerakan yang mantap seperti mengayunkan pendulum. Lakukan gerakan ini beberapa kali hingga semua air raksa berkumpul di bagian reservoir. Latihan ini mungkin memerlukan beberapa kali percobaan.
Cuci termometer dengan air sabun hangat atau gunakan larutan disinfektan untuk memastikan kebersihannya, terutama jika akan digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Bilas dengan air bersih dan keringkan dengan lembut menggunakan kain bersih atau tisu.
Mengukur suhu tubuh adalah aplikasi paling umum dari termometer air raksa. Ada beberapa metode yang bisa dilakukan:
Ada tiga lokasi utama untuk mengukur suhu tubuh dengan termometer air raksa:
Metode ketiak mungkin memberikan hasil yang sedikit lebih rendah dibandingkan oral atau rektal.
Sesuaikan penempatan termometer dengan lokasi yang Anda pilih. Pastikan ujung termometer bersentuhan langsung dengan kulit (untuk ketiak) atau berada di dalam rongga mulut (di bawah lidah).
Biarkan termometer terpasang selama waktu yang direkomendasikan. Untuk termometer air raksa, biasanya membutuhkan waktu 3-5 menit. Jangan sampai termometer bergeser atau terlepas selama pengukuran.
Keluarkan termometer dengan hati-hati. Putar termometer perlahan hingga Anda bisa melihat kolom air raksa dengan jelas pada skala. Cari garis teratas dari kolom air raksa dan baca angka yang ditunjukkan oleh skala tersebut. Itulah hasil pengukuran suhu Anda.
Setelah selesai, bersihkan kembali termometer seperti pada langkah ke-3 untuk penggunaan selanjutnya. Simpan di tempat yang aman, jauh dari jangkauan anak-anak.
Termometer air raksa juga bisa digunakan untuk mengukur suhu ruangan atau suhu luar. Caranya lebih sederhana:
Letakkan termometer di area yang ingin Anda ukur suhunya. Hindari menempatkannya di bawah sinar matahari langsung jika Anda ingin mengukur suhu ruangan, karena cahaya matahari akan mempengaruhi pembacaan. Pastikan ada sirkulasi udara yang baik di sekitar termometer.
Biarkan termometer selama beberapa menit (sekitar 5-10 menit) agar kolom air raksa dapat menyesuaikan diri dengan suhu lingkungan.
Angkat termometer dan baca skala pada titik tertinggi kolom air raksa. Pastikan Anda membaca skala dengan benar.
Air raksa adalah bahan yang beracun. Jika termometer air raksa pecah, segera lakukan langkah-langkah berikut:
Karena risiko ini, banyak orang beralih ke termometer digital yang lebih aman.
Mengukur suhu dengan termometer air raksa memang membutuhkan sedikit kehati-hatian dan ketelitian, terutama dalam proses persiapan dan pembacaan hasil. Namun, dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menggunakan alat ini secara efektif. Ingatlah selalu untuk menangani termometer air raksa dengan ekstra hati-hati karena sifatnya yang beracun jika pecah.