Air raksa, atau yang secara kimia dikenal sebagai merkuri (Hg), adalah unsur logam cair berwarna keperakan yang memiliki sifat unik. Sifatnya yang cair pada suhu kamar membuatnya banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri dan ilmiah. Namun, perlu diingat bahwa air raksa adalah zat yang sangat beracun dan penggunaannya semakin dibatasi karena dampak negatifnya terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai harga air raksa per kilogram terbaru dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
Mendapatkan angka pasti mengenai harga air raksa per kilogram memang tidak mudah, karena harganya sangat fluktuatif dan bergantung pada banyak variabel. Ketersediaan pasokan, tingkat kemurnian, kuantitas pembelian, lokasi geografis, dan peraturan pemerintah terkait perdagangan serta penggunaan air raksa, semuanya berperan dalam menentukan nilai pasar dari logam berat ini.
Memahami faktor-faktor di balik fluktuasi harga air raksa sangat penting bagi para pelaku industri yang masih menggunakannya atau bagi mereka yang tertarik pada dinamika pasar komoditas langka dan berbahaya ini.
Memberikan angka pasti sangatlah sulit. Namun, berdasarkan berbagai sumber dan tren pasar terkini, harga air raksa per kilogram dapat berkisar dari puluhan hingga ratusan dolar Amerika Serikat. Kisaran ini sangat luas dan bisa lebih tinggi lagi untuk kualitas ultra-murni atau dalam transaksi khusus.
Perlu dicatat bahwa pasar air raksa tidak sebesar komoditas logam mulia atau logam industri umum lainnya. Transaksi seringkali dilakukan antara produsen dan pengguna industri spesifik, atau melalui pedagang komoditas khusus yang menangani bahan berbahaya.
Secara historis, air raksa memiliki banyak aplikasi, termasuk dalam termometer, barometer, saklar listrik, lampu neon, bahkan dalam produk kosmetik dan obat-obatan tradisional. Namun, kesadaran akan toksisitasnya yang parah telah mendorong upaya global untuk mengeliminasi atau membatasi penggunaannya. Konvensi Minamata tentang Merkuri adalah salah satu contoh perjanjian internasional yang bertujuan melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dari emisi dan pelepasan merkuri.
Saat ini, penggunaan air raksa yang masih diizinkan biasanya terbatas pada aplikasi-aplikasi di mana belum ada alternatif yang memadai atau di mana risiko dapat dikelola secara ketat. Contohnya termasuk beberapa jenis alat ukur ilmiah, lampu fluoresen tertentu (meskipun banyak yang sudah beralih ke LED), dan dalam proses industri kimia tertentu yang kemudian berusaha meminimalkan dan mendaur ulang merkuri.
Seiring dengan semakin ketatnya regulasi dan kesadaran lingkungan, banyak industri telah berinvestasi dalam mencari dan mengembangkan alternatif pengganti air raksa. Termometer digital, termometer alkohol, dan sensor elektronik telah menggantikan termometer merkuri. Teknologi LED telah menjadi pengganti utama untuk lampu fluoresen. Inovasi terus berlanjut untuk menggantikan air raksa di berbagai aplikasi lainnya.
Meskipun penggunaan air raksa semakin berkurang, memahami dinamika pasarnya tetap relevan. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai harga air raksa per kilogram atau peraturan terkait penggunaannya, sangat disarankan untuk menghubungi pemasok komoditas kimia terkemuka atau berkonsultasi dengan ahli di bidang lingkungan dan keselamatan kerja.