Simbol cinta dan keindahan.
Ikan cupang, atau yang juga dikenal sebagai Betta splendens, adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang paling populer di kalangan penghobi akuarium. Keindahan warna-warni siripnya yang menjuntai anggun, sifat teritorialnya yang unik, dan perawatannya yang relatif mudah menjadikannya pilihan favorit, baik bagi pemula maupun kolektor berpengalaman. Memiliki ikan cupang di dalam akuarium tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga dapat memberikan ketenangan dan kepuasan tersendiri.
Kelebihan utama ikan cupang terletak pada penampilannya yang luar biasa. Sirip mereka yang panjang dan lebar, terutama pada ikan jantan, hadir dalam berbagai gradasi warna yang memukau. Mulai dari merah menyala, biru elektrik, hijau zamrud, ungu pekat, hingga kombinasi warna-warni yang unik, setiap ikan cupang memiliki pesona tersendiri. Bentuk sirip pun bervariasi, seperti Halfmoon, Plakat, Crowntail, Halfmoon Plakat, dan masih banyak lagi, yang semakin menambah daya tarik koleksinya.
Selain penampilannya, perilaku ikan cupang juga menarik untuk diamati. Ikan jantan dikenal sangat teritorial dan seringkali agresif terhadap sesama jantan, bahkan juga terhadap ikan cupang betina dalam beberapa situasi. Sifat inilah yang menjadi dasar penamaan "ikan cupang aduan" di beberapa daerah. Namun, dengan penataan akuarium yang tepat dan penempatan yang bijak, ikan cupang jantan dapat dipelihara secara tunggal atau dalam akuarium komunitas yang diisi dengan jenis ikan lain yang damai.
Meskipun seringkali ikan cupang dijual dalam wadah kecil terpisah, idealnya mereka ditempatkan dalam akuarium yang memadai agar dapat hidup sehat dan bahagia. Ukuran akuarium minimal yang direkomendasikan adalah sekitar 5 galon (sekitar 19 liter) untuk satu ekor ikan cupang jantan. Ukuran ini memungkinkan ikan untuk berenang dengan leluasa, menjelajahi lingkungannya, dan menjaga kualitas air tetap baik.
Perawatan ikan cupang sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Kunci utamanya adalah menjaga kebersihan akuarium dan memberikan pakan yang tepat.
Saat memilih ikan cupang, perhatikan ciri-ciri ikan yang sehat: aktif bergerak, tidak ada luka atau bercak pada tubuh dan sirip, serta nafsu makan yang baik. Hindari ikan yang terlihat lesu, bersembunyi terus-menerus, atau memiliki sirip yang rusak atau terlipat.
Untuk akuarium komunitas, pemilihan jenis ikan pendamping sangat krusial. Ikan cupang jantan sebaiknya tidak digabungkan dengan ikan lain yang memiliki sirip panjang dan indah seperti dirinya, karena bisa memicu agresi. Pilihan yang lebih aman adalah ikan yang lebih kecil dan damai seperti corydoras, otocinclus, atau beberapa jenis rasbora.
Memelihara ikan cupang di akuarium adalah sebuah seni sekaligus hobi yang sangat memuaskan. Dengan sedikit perhatian dan perawatan yang benar, Anda dapat menikmati keindahan luar biasa dari ikan cupang yang memukau di rumah Anda.