Memahami Penyebab Sperma Berwarna Kuning

Sperma yang sehat umumnya memiliki warna putih keabu-abuan atau sedikit transparan. Namun, tidak jarang beberapa pria menemukan bahwa ejakulasi mereka memiliki sedikit rona kekuningan. Perubahan warna ini bisa menjadi hal yang wajar dan sementara, namun dalam beberapa kasus, hal ini bisa menjadi indikasi adanya kondisi medis tertentu yang memerlukan perhatian. Memahami apa yang menyebabkan sperma menjadi kuning adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan reproduksi.

Ilustrasi mikroskopis sel sperma dengan sedikit warna kuning Kesehatan Reproduksi

Penyebab Umum dan Sementara Sperma Kuning

Perubahan warna sementara pada sperma seringkali tidak perlu dikhawatirkan. Beberapa faktor gaya hidup dan situasi fisiologis dapat memengaruhi warna cairan mani. Salah satu penyebab paling umum adalah:

1. Sisa Urin

Ini adalah alasan paling sering. Sebelum ejakulasi, kandung kemih mungkin tidak sepenuhnya kosong. Sejumlah kecil urin yang tertinggal di uretra dapat bercampur dengan air mani saat dikeluarkan, memberikan warna kuning terang. Ini biasanya hilang pada ejakulasi berikutnya.

2. Diet dan Suplemen

Makanan tertentu, terutama yang kaya akan sulfur atau pewarna makanan alami, dapat memengaruhi warna cairan tubuh, termasuk sperma. Selain itu, mengonsumsi suplemen vitamin, terutama B12, dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan perubahan warna menjadi lebih kuning atau bahkan kehijauan sementara.

3. Masa Abstinence (Tidak Ejakulasi dalam Waktu Lama)

Ketika seorang pria tidak ejakulasi untuk periode waktu yang lama, sperma yang tertahan dalam epididimis dan saluran ejakulasi bisa menjadi lebih tua. Sel darah putih mungkin mulai terakumulasi, dan cairan mani bisa terlihat lebih kental dan sedikit kekuningan.

Kondisi Medis yang Memerlukan Perhatian

Walaupun seringkali tidak berbahaya, sperma kuning yang persisten atau disertai gejala lain harus diperiksa oleh dokter. Warna kuning yang pekat atau disertai bau tidak sedap seringkali mengindikasikan adanya infeksi atau peradangan.

Infeksi Prostat (Prostatitis)

Prostat adalah kelenjar yang memproduksi sebagian besar cairan mani. Jika prostat meradang atau terinfeksi (prostatitis), ia dapat melepaskan sel darah putih (nanah) ke dalam air mani. Kehadiran nanah ini membuat sperma tampak kuning atau kehijauan dan sering disertai nyeri saat ejakulasi atau buang air kecil.

Infeksi Menular Seksual (IMS)

Beberapa IMS, seperti gonore atau klamidia, dapat menyebabkan peradangan pada saluran reproduksi (termasuk epididimis atau uretra). Infeksi ini meningkatkan jumlah sel darah putih dalam ejakulat, menyebabkan perubahan warna menjadi kuning cerah atau bahkan kehijauan. IMS juga sering disertai gejala lain seperti rasa terbakar saat kencing atau keluarnya cairan abnormal dari penis.

Jaundice (Penyakit Kuning)

Dalam kasus yang sangat jarang, jika seseorang mengalami penyakit kuning (jaundice) akibat masalah hati, pigmen bilirubin yang berlebihan dalam darah dapat diekskresikan ke dalam air mani, menyebabkan warna kuning yang jelas. Ini biasanya disertai dengan kulit dan mata yang menguning.

Penyumbatan Saluran Ejakulasi

Penyumbatan parsial pada saluran yang membawa sperma bisa menyebabkan penumpukan cairan dan perubahan warna karena konsentrasi yang tidak seimbang dari cairan prostat atau vesikula seminalis.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Sperma yang sedikit kekuningan sesekali kemungkinan besar bukan masalah serius. Namun, Anda sebaiknya mencari evaluasi medis jika Anda mengalami perubahan warna yang disertai dengan salah satu gejala berikut:

Diagnosis yang tepat memerlukan pemeriksaan riwayat medis, tes urin, dan mungkin tes cairan mani oleh profesional kesehatan. Jangan mendiagnosis diri sendiri; jika Anda khawatir tentang perubahan warna sperma Anda, konsultasi dengan urolog adalah langkah terbaik untuk memastikan kesehatan reproduksi Anda tetap terjaga.

🏠 Homepage