Akrilik (atau dikenal juga sebagai PMMA) adalah material serbaguna yang populer digunakan dalam berbagai industri, mulai dari pembuatan papan nama, dekorasi interior, hingga suku cadang mesin. Ketika mencari material ini, konsumen sering kali dihadapkan pada dua opsi pengukuran utama: pembelian per meter (biasanya untuk ketebalan tipis seperti stiker atau lembaran sangat tipis) atau pembelian dalam satuan lembaran penuh.
Penentuan harga akrilik sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor krusial, yang paling dominan adalah ketebalan (milimeter), dimensi lembaran standar (biasanya 122 cm x 244 cm), warna, dan tingkat kejernihan. Memahami bagaimana harga akrilik lembaran dikalkulasi akan sangat membantu dalam perencanaan anggaran proyek Anda.
Ketika Anda mencari tahu harga akrilik per meter, perlu diperhatikan bahwa banyak supplier mematok harga berdasarkan lembaran utuh, meskipun Anda hanya membeli sebagian kecil. Harga jual akan berubah signifikan berdasarkan spesifikasi berikut:
Ini adalah variabel terbesar. Akrilik tipis (0.5mm hingga 2mm) biasanya lebih murah per lembar tetapi mungkin dihitung per meter persegi jika digunakan sebagai stiker atau lapisan pelindung. Akrilik tebal (10mm, 20mm, atau lebih) memiliki volume material yang jauh lebih besar sehingga harganya melonjak drastis.
Akrilik bening (clear) umumnya memiliki harga dasar yang paling kompetitif. Namun, harga akan meningkat untuk warna khusus seperti warna neon, warna solid pekat (opaque), atau jenis akrilik spesial seperti *mirror* (cermin) atau *frosted* (buram).
Standar industri adalah lembaran dengan ukuran 122 cm x 244 cm (sekitar 4 kaki x 8 kaki). Jika Anda membeli kurang dari ukuran ini (potongan/custom size), terkadang ada biaya tambahan untuk pemotongan atau harga jualnya bisa menjadi lebih tinggi secara proporsional karena sisa material yang tidak terjual (waste).
Untuk memberikan gambaran, berikut adalah ilustrasi umum mengenai rentang harga (perlu diingat, harga ini fluktuatif berdasarkan lokasi dan supplier):
| Ketebalan (mm) | Estimasi Harga Per Lembar (IDR) | Keterangan Umum |
|---|---|---|
| 2 mm | Rp 180.000 - Rp 300.000 | Cocok untuk papan nama tipis atau pelapis |
| 5 mm | Rp 450.000 - Rp 750.000 | Standar untuk display dan etalase kecil |
| 10 mm | Rp 1.200.000 - Rp 2.000.000 | Digunakan untuk rak tebal atau partisi |
Kapan Anda memerlukan perhitungan harga akrilik per meter? Ini relevan saat Anda memesan material dalam jumlah yang kecil atau material yang sangat tipis, seperti akrilik lembaran fleksibel (sering dijual dalam roll atau meter lari/persegi).
Jika Anda membeli lembaran standar (1.22m x 2.44m = 2.9768 m²), Anda dapat menghitung harga per meter persegi dengan membagi total harga lembaran dengan luas totalnya.
Contoh: Jika akrilik 3mm berharga Rp 500.000 per lembar, maka perkiraan harga akrilik per meter persegi adalah: $$ \text{Harga per } m^2 = \frac{Rp 500.000}{2.9768 m^2} \approx Rp 168.000 / m^2 $$
Perhitungan ini membantu Anda membandingkan harga antar supplier yang mungkin menawarkan penjualan dalam satuan meter persegi versus satuan lembaran penuh. Selalu konfirmasi apakah harga yang ditawarkan sudah termasuk PPN dan biaya pemotongan (jika ada).