Memahami Fenomena: Saat Berhubungan Sperma Keluar Lagi Setelah Ejakulasi

Dalam aktivitas seksual, ejakulasi adalah puncak yang dinantikan. Namun, bagi sebagian pria, sensasi atau pengeluaran cairan yang terasa seperti sperma kembali keluar setelah ejakulasi utama dapat menimbulkan kebingungan, bahkan kekhawatiran. Fenomena "saat berhubungan sperma keluar lagi" ini seringkali memicu pertanyaan tentang fungsi tubuh, kesehatan prostat, atau bahkan kesuburan.

Ilustrasi kesehatan reproduksi pria.

Apa yang Sebenarnya Terjadi Setelah Ejakulasi?

Ejakulasi melibatkan kontraksi ritmis otot-otot di sekitar uretra yang mendorong semen keluar dari penis. Setelah ejakulasi utama, fase refrakter dimulai, di mana pria umumnya tidak dapat mencapai ereksi atau orgasme kedua dalam waktu singkat. Cairan yang keluar setelah ejakulasi pertama umumnya terbagi menjadi beberapa kemungkinan.

Kemungkinan Penyebab Cairan Keluar Lagi

Ketika Anda merasakan ada cairan yang keluar setelah ejakulasi saat penetrasi masih berlanjut, penyebabnya bisa fisiologis normal atau terkait kondisi tertentu. Memahami ini penting agar tidak salah mengambil kesimpulan.

1. Sisa Semen (Post-Ejaculatory Dribble)

Ini adalah penyebab yang paling umum. Meskipun sebagian besar semen telah dikeluarkan, sedikit residu mungkin masih tertinggal di uretra. Gerakan fisik selama hubungan seksual—terutama perubahan posisi atau tekanan pada area panggul—dapat mendorong sisa cairan tersebut keluar. Ini adalah hal yang sepenuhnya normal dan tidak menandakan masalah kesehatan.

2. Cairan Pre-ejakulasi (Pre-cum)

Meskipun ini seharusnya terjadi sebelum ejakulasi, beberapa pria mungkin masih memproduksi cairan pra-ejakulasi, terutama jika rangsangan seksual masih intens atau jika ada stimulasi berkelanjutan. Cairan ini diproduksi oleh kelenjar Cowper dan berfungsi untuk melumasi uretra.

3. Urin yang Tertahan (Kebingungan Kontrol Otot)

Dalam beberapa kasus, terutama setelah puncak gairah seksual yang sangat intens, kontrol kandung kemih dapat sedikit terganggu sesaat. Sedikit tetesan urin bisa keluar bersamaan dengan cairan lain, yang terkadang disalahartikan sebagai sperma kedua. Ini jarang terjadi, namun mungkin dialami oleh individu yang memiliki sfingter (otot penutup) kandung kemih yang lemah sementara.

4. Masalah Prostat (Kurang Umum)

Jika cairan yang keluar sangat banyak, sering, dan disertai rasa nyeri atau ketidaknyamanan, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada prostat atau epididimis. Prostat menghasilkan sebagian besar volume cairan semen. Jika terjadi peradangan (prostatitis), cairan yang keluar mungkin menjadi tidak normal dalam konsistensi atau volume.

Kapan Harus Khawatir dan Konsultasi Dokter?

Sebagian besar kasus sperma atau cairan yang keluar lagi setelah ejakulasi utama bersifat jinak. Namun, ada beberapa tanda peringatan yang memerlukan perhatian profesional medis:

Cairan Berwarna Tidak Normal: Jika cairan berwarna kuning pekat, hijau, atau bercampur darah, segera periksakan diri.
Nyeri Saat Keluar: Rasa sakit tajam saat cairan keluar menandakan potensi infeksi atau iritasi pada saluran reproduksi.
Volume yang Signifikan: Jika cairan yang keluar setelah ejakulasi pertama sangat banyak dan terjadi secara rutin, ini mungkin memerlukan evaluasi kesuburan atau kesehatan prostat.
Bau Menyengat: Perubahan drastis pada bau cairan juga merupakan indikasi adanya infeksi.

Mengelola Kekhawatiran Mengenai Keluarnya Cairan

Jika Anda merasa cemas karena fenomena ini, beberapa langkah sederhana dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan:

Pada akhirnya, tubuh setiap pria bereaksi sedikit berbeda setelah klimaks. Selama tidak disertai gejala negatif seperti nyeri, perubahan warna yang drastis, atau infeksi, keluarnya sedikit cairan tambahan saat berhubungan setelah ejakulasi awal biasanya merupakan variasi normal dari respons seksual manusia.

Jika kekhawatiran berlanjut atau jika Anda menduga ada masalah kesehatan yang mendasarinya, berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi adalah langkah terbaik untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Kesehatan seksual adalah bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan.

🏠 Homepage