Mengelola waktu adalah kunci utama dalam berhubungan intim.
Isu ejakulasi dini (Ejakulasi Prematur/EP) adalah kondisi yang umum dialami oleh banyak pria di berbagai usia. Kondisi ini terjadi ketika seorang pria mencapai orgasme lebih cepat dari yang diinginkan, seringkali kurang dari satu atau dua menit setelah penetrasi. Meskipun terkadang bisa disebabkan oleh faktor medis, sebagian besar kasus terkait erat dengan faktor psikologis, kebiasaan, dan teknik saat berhubungan. Kabar baiknya, ada banyak strategi efektif yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kontrol dan kepuasan bersama.
Sebelum mencari solusi, penting untuk mengenali penyebabnya. Bagi banyak pria, ejakulasi cepat adalah hasil dari kebiasaan masturbasi yang terlalu terburu-buru di masa lalu, tingkat kecemasan performa yang tinggi, atau sensitivitas penis yang berlebihan. Ketika kecemasan meningkat, tubuh cenderung melepaskan adrenalin, yang mempercepat reaksi fisik, termasuk ejakulasi.
Menguasai teknik adalah fondasi utama dalam mengatasi ejakulasi dini. Tujuannya adalah melatih tubuh Anda untuk mengenali dan menunda titik "tidak bisa kembali" (point of no return).
Ini adalah teknik paling populer dan efektif. Lakukan stimulasi hingga Anda hampir mencapai puncak gairah, kemudian segera hentikan rangsangan sepenuhnya. Tunggu hingga sensasi gairah sedikit mereda (sekitar 30 detik), baru kemudian lanjutkan stimulasi. Ulangi proses ini beberapa kali sebelum akhirnya membiarkan diri Anda mencapai klimaks. Latihan ini membangun kesadaran tubuh terhadap ambang batas ejakulasi.
Ketika Anda merasa hampir ejakulasi, Anda atau pasangan dapat memberikan tekanan lembut namun tegas di area antara batang penis dan kepala penis (glans) selama beberapa detik. Tekanan ini akan menurunkan gairah secara signifikan. Setelah sensasi mereda, lanjutkan kembali. Teknik ini membutuhkan komunikasi yang baik dengan pasangan.
Otot pubococcygeus (PC) berperan penting dalam mengendalikan ejakulasi. Latihan Kegel membantu memperkuat otot-otot ini. Cara melakukannya adalah dengan mengencangkan otot yang Anda gunakan untuk menghentikan aliran urine di tengah jalan. Tahan kontraksi selama 3-5 detik, lalu rileks. Lakukan latihan ini secara rutin, beberapa set setiap hari, bahkan saat tidak berhubungan.
Faktor pikiran memainkan peran besar dalam performa seksual. Kecemasan adalah penghambat terbesar kontrol ejakulasi.
Beberapa perubahan gaya hidup juga dapat berkontribusi pada peningkatan kontrol.
Mengatasi ejakulasi dini membutuhkan kesabaran dan latihan yang konsisten. Jangan berkecil hati jika hasilnya tidak instan. Dengan menerapkan teknik-teknik di atas secara rutin, banyak pria berhasil meningkatkan kontrol diri mereka dan mencapai pengalaman seksual yang lebih memuaskan bagi kedua belah pihak.