Paparan terhadap air raksa (merkuri) merupakan kondisi yang serius dan memerlukan perhatian segera. Air raksa, terutama dalam bentuk cairnya yang mengkilap dan berwarna perak, sering kali diasosiasikan dengan termometer pecah atau beberapa jenis lampu. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal tidak sengaja terpapar air raksa pada kulit, penting untuk mengetahui risiko, mengenali gejalanya, dan mengambil tindakan yang tepat untuk meminimalkan potensi bahaya.
Air raksa adalah logam berat yang bersifat toksik. Meskipun kontak langsung dengan kulit mungkin tidak menyebabkan keracunan akut yang parah seperti halnya jika tertelan atau terhirup uapnya, air raksa masih dapat menimbulkan risiko kesehatan. Kulit yang sehat biasanya bertindak sebagai penghalang yang cukup baik. Namun, jika kulit memiliki luka terbuka, lecet, atau tergores, penyerapan air raksa ke dalam tubuh melalui kulit menjadi lebih mungkin terjadi.
Air raksa dapat diserap melalui kulit dan masuk ke dalam aliran darah. Sekali di dalam tubuh, air raksa dapat berpindah ke berbagai organ, termasuk ginjal, otak, dan hati, di mana ia dapat terakumulasi seiring waktu. Akumulasi logam berat ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan kronis yang mempengaruhi sistem saraf, ginjal, dan perkembangan pada anak-anak.
Perhatian: Bentuk air raksa yang paling berbahaya adalah uapnya. Jika termometer air raksa pecah di area yang tidak berventilasi baik, uap merkuri dapat terhirup dan menimbulkan risiko kesehatan yang lebih serius.
Gejala paparan air raksa pada kulit, terutama jika hanya berupa kontak singkat dan kulit utuh, mungkin tidak langsung terlihat atau bahkan tidak ada. Namun, jika terjadi penyerapan yang signifikan atau jika ada kondisi kulit yang memungkinkan penyerapan lebih mudah, beberapa gejala dapat muncul, antara lain:
Penting untuk diingat bahwa banyak gejala ini bersifat umum dan bisa disebabkan oleh kondisi lain. Oleh karena itu, diagnosis yang tepat harus dilakukan oleh profesional medis.
Jika Anda menemukan tumpahan air raksa atau kulit Anda terkena air raksa, langkah pertama adalah tetap tenang dan segera mengambil tindakan pencegahan.
Cara terbaik untuk menghindari bahaya air raksa adalah dengan mencegah paparan. Berhati-hatilah saat menggunakan barang-barang yang mengandung air raksa, seperti termometer air raksa lama. Jika Anda memiliki termometer air raksa, pertimbangkan untuk menggantinya dengan termometer digital yang lebih aman. Selalu simpan barang-barang yang berpotensi berbahaya jauh dari jangkauan anak-anak.
Memahami risiko dan mengetahui tindakan yang tepat ketika insiden seperti air raksa kena kulit terjadi dapat sangat membantu dalam menjaga kesehatan dan keselamatan. Jika ragu, selalu cari saran profesional medis.