Di era digital yang serba terhubung ini, sebagian besar dari kita pasti pernah mendengar atau bahkan sangat bergantung pada sebuah teknologi yang memungkinkan kita mengetahui lokasi keberadaan kita secara akurat. Teknologi tersebut dikenal dengan nama GPS. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, apa sebenarnya singkatan dari GPS? Dan bagaimana cara kerjanya hingga bisa memberikan informasi lokasi yang presisi?
Akronim GPS merupakan singkatan dari Global Positioning System. Secara harfiah, ini berarti "Sistem Penentu Posisi Global". Nama ini sangat menggambarkan fungsinya yang utama, yaitu menyediakan informasi lokasi secara global. Sistem ini dirancang dan dikelola oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, meskipun saat ini penggunaannya telah meluas dan diakses oleh masyarakat sipil di seluruh dunia.
Perlu diketahui bahwa selain GPS dari Amerika Serikat, terdapat juga sistem serupa yang dikembangkan oleh negara atau blok negara lain. Contohnya adalah GLONASS (dari Rusia), Galileo (dari Uni Eropa), dan BeiDou (dari Tiongkok). Sistem-sistem ini sering disebut sebagai GNSS (Global Navigation Satellite System), sebuah istilah yang lebih umum untuk menaungi semua sistem penentu posisi berbasis satelit.
Meskipun terlihat ajaib, cara kerja GPS sebenarnya didasarkan pada prinsip-prinsip fisika dan matematika yang canggih. Sistem ini terdiri dari tiga segmen utama:
Prinsip dasar penentuan posisi menggunakan GPS disebut trilaterasi (bukan triangulasi). Bagaimana cara kerjanya? Perangkat GPS Anda akan menerima sinyal dari setidaknya empat satelit. Setiap sinyal yang diterima berisi informasi waktu kapan sinyal itu dikirim oleh satelit dan posisi satelit tersebut di angkasa. Dengan mengetahui perbedaan waktu antara kapan sinyal dikirim dan kapan diterima, perangkat Anda dapat menghitung jarak ke setiap satelit. Jarak ini dihitung berdasarkan kecepatan cahaya (karena sinyal radio bergerak dengan kecepatan cahaya).
Setelah mengetahui jarak ke beberapa satelit, perangkat GPS Anda dapat menentukan posisi pastinya di permukaan Bumi. Secara teori, dengan mengetahui jarak ke tiga satelit, Anda dapat menentukan lokasi Anda dalam tiga dimensi (lintang, bujur, dan ketinggian). Namun, karena ketidakakuratan dalam sinkronisasi waktu antara jam atom di satelit dan jam di perangkat Anda, diperlukan sinyal dari satelit keempat untuk mengoreksi kesalahan waktu tersebut dan menghasilkan penentuan posisi yang lebih akurat.
Sejak diperkenalkan, Global Positioning System telah merevolusi berbagai aspek kehidupan kita. Berikut adalah beberapa peran utamanya:
Jadi, lain kali Anda menggunakan aplikasi peta di ponsel Anda, ingatlah bahwa di balik kemudahan itu terdapat sebuah sistem kompleks yang bernama Global Positioning System, sebuah inovasi yang menghubungkan kita dengan dunia melalui sinyal yang dikirim dari luar angkasa.