Bagi sebagian pria, memiliki kendali lebih baik atas waktu ejakulasi adalah sebuah keinginan umum. Ini bukan hanya tentang performa, tetapi juga tentang kepuasan bersama pasangan. Terkadang, ejakulasi terjadi terlalu cepat (dikenal sebagai ejakulasi dini), yang bisa menimbulkan frustrasi. Namun, ada juga yang mencari cara biar air mani lama keluar untuk meningkatkan durasi dan kenikmatan seksual secara keseluruhan. Penting untuk dipahami bahwa durasi seksual sangat bervariasi antar individu, dan yang paling utama adalah komunikasi serta kepuasan kedua belah pihak.
Mengelola waktu ejakulasi melibatkan kombinasi antara latihan fisik, penyesuaian pola pikir, dan kadang kala, perubahan gaya hidup. Tidak ada solusi instan, melainkan proses bertahap yang memerlukan kesabaran dan konsistensi. Fokus utama adalah membangun kesadaran tubuh dan meningkatkan ambang batas rangsangan Anda.
Untuk memperpanjang waktu sebelum ejakulasi, Anda perlu meningkatkan kesadaran akan titik ‘hampir klimaks’ atau *Point of No Return*. Ada beberapa teknik fisik yang terbukti efektif:
Ini adalah metode paling dasar. Lakukan stimulasi hingga Anda merasa sangat dekat dengan ejakulasi. Begitu Anda merasakan ambang batas itu, segera hentikan stimulasi sepenuhnya. Tunggu hingga gairah menurun sedikit (sekitar 30 detik), lalu mulai lagi. Ulangi siklus ini beberapa kali sebelum membiarkan diri Anda mencapai klimaks.
Mirip dengan Stop-Start, namun setelah mencapai ambang batas, Anda atau pasangan menjepit pangkal kepala penis (glans) selama beberapa detik hingga hasrat ejakulasi mereda. Teknik ini membantu mengurangi tekanan dan sensasi secara drastis.
Otot dasar panggul (PC muscle) berperan penting dalam kontrol ejakulasi. Latihan Kegel dapat memperkuat otot ini. Caranya: saat sedang buang air kecil, coba hentikan aliran urin di tengah jalan. Otot yang Anda gunakan adalah otot PC. Lakukan kontraksi dan tahan selama 5-10 detik, ulangi 10-15 kali, tiga kali sehari. Otot yang kuat memberi Anda kendali lebih baik saat berada dalam puncak gairah.
Faktor mental memegang peranan besar dalam seberapa cepat atau lambat air mani keluar. Kecemasan kinerja, stres, atau terlalu fokus pada durasi justru bisa mempercepat ejakulasi.
Mengelola durasi bukanlah upaya satu pihak. Komunikasi terbuka dengan pasangan sangat penting. Pasangan dapat membantu Anda mengidentifikasi kapan Anda mendekati batas, atau menggunakan variasi posisi dan kecepatan untuk membantu Anda mengatur ritme.
Beberapa pasangan merasa lebih nyaman ketika pria fokus pada sensasi wanita. Ketika Anda mengubah fokus dari "bagaimana agar saya tidak cepat keluar" menjadi "bagaimana cara memuaskan pasangan saya," tekanan psikologis akan berkurang, yang ironisnya justru bisa membantu Anda bertahan lebih lama.
Jika Anda telah mencoba berbagai teknik ini secara konsisten selama beberapa minggu namun hasilnya tidak memuaskan, atau jika kondisi ini menyebabkan tekanan emosional yang signifikan dalam hubungan Anda, berkonsultasi dengan dokter atau terapis seks adalah langkah yang bijak. Terkadang, ada kondisi medis mendasar atau masalah psikologis yang memerlukan penanganan spesialis.
Pada dasarnya, mencari cara biar air mani lama keluar adalah tentang pelatihan kesadaran dan kendali diri. Dengan latihan yang tepat dan pendekatan yang santai, banyak pria mampu meningkatkan stamina dan durasi mereka secara signifikan.