Memiliki aquarium yang bersih dan jernih adalah impian setiap pecinta ikan hias. Namun, seiring waktu, lumut seringkali menjadi tamu tak diundang yang menempel di kaca, dekorasi, bahkan substrat. Lumut yang berlebihan tidak hanya merusak estetika aquarium, tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem di dalamnya. Untungnya, ada banyak cara efektif untuk mengatasi masalah ini. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah cara membersihkan aquarium berlumut agar kembali kinclong.
Sebelum membahas cara membersihkannya, penting untuk memahami penyebab munculnya lumut. Lumut berkembang biak dengan cepat ketika ada keseimbangan nutrisi dan cahaya yang tidak tepat. Beberapa faktor umum meliputi:
Membersihkan lumut memang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Berikut adalah panduan lengkapnya:
Pastikan Anda telah menyiapkan semua perlengkapan sebelum memulai agar proses pembersihan berjalan lancar:
Keselamatan adalah prioritas utama. Matikan semua peralatan elektronik yang terhubung ke listrik, seperti filter, heater, dan lampu, sebelum Anda menyentuh air aquarium.
Ini adalah bagian paling terlihat dari pembersihan. Gunakan scraper algae atau spons bersih untuk menggosok lumut yang menempel di dinding kaca. Kerjakan secara perlahan dan menyeluruh. Jika lumut sudah sangat membandel, Anda mungkin perlu alat yang lebih kuat atau melakukan penggosokan berulang.
Untuk bagian kaca yang sulit dijangkau, beberapa scraper dilengkapi dengan gagang panjang. Jika Anda memiliki aquarium acrylic, pastikan menggunakan scraper yang didesain khusus untuk acrylic agar tidak tergores.
Lumut juga sering menempel pada batu, kayu apung, dan hiasan lainnya. Keluarkan dekorasi tersebut dari aquarium. Anda bisa membersihkannya dengan cara:
Untuk tanaman hidup, Anda bisa mencelupkan daun yang berlumut ke dalam air bersih atau menggunakan sikat yang sangat lembut. Jangan menggunakan bahan kimia pada tanaman hidup.
Jika substrat Anda terlihat kusam karena lumut atau penumpukan kotoran, gunakan selang siphon untuk membersihkannya saat melakukan penggantian air. Siphon akan membantu menarik kotoran dan lumut dari sela-sela pasir atau kerikil.
Setelah lumut terlepas dari permukaan dan dekorasi, saatnya melakukan penggantian air. Buang sekitar 20-30% air aquarium menggunakan selang siphon. Gunakan air yang sudah diendapkan atau diolah dengan conditioner air untuk menghilangkan klorin.
Setelah air diganti dan semua alat sudah aman, hidupkan kembali filter, heater, dan lampu. Pastikan filter bekerja dengan baik untuk membantu menyaring partikel lumut yang mungkin masih mengambang.
Pembersihan hanyalah solusi sementara jika akar masalahnya tidak diatasi. Berikut adalah cara mencegah lumut tumbuh kembali:
Membersihkan aquarium berlumut mungkin terlihat melelahkan, tetapi dengan pemahaman yang benar tentang penyebabnya dan penerapan langkah-langkah pencegahan yang tepat, Anda dapat menikmati keindahan aquarium yang jernih dan sehat untuk waktu yang lama. Selamat mencoba!