Air mawar telah lama dikenal dalam dunia kecantikan tradisional karena sifatnya yang menenangkan, anti-inflamasi, dan kemampuannya untuk menyeimbangkan pH kulit. Mengombinasikannya dengan bahan-bahan alami lain untuk membuat lulur adalah cara fantastis untuk mendapatkan kulit yang lembut, bercahaya, dan harum tanpa bahan kimia keras. Jika Anda penasaran tentang cara membuat lulur air mawar yang efektif dan mudah, artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah.
Lulur berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati, merangsang regenerasi kulit, dan meningkatkan sirkulasi darah. Air mawar bertindak sebagai basis cair yang lembut sekaligus memberikan manfaat aromaterapi. Lulur berbasis air mawar sangat cocok untuk kulit sensitif karena mengurangi potensi iritasi yang sering ditimbulkan oleh lulur berbahan dasar minyak berlebihan atau bahan kimia.
Salah satu resep lulur tradisional Indonesia yang paling populer adalah menggunakan beras, yang dikenal memberikan efek mencerahkan seketika. Berikut adalah bahan dan langkah untuk membuatnya:
Jika menggunakan beras mentah, cuci bersih beras, lalu rendam dalam air biasa selama minimal 6 jam atau semalaman. Setelah direndam, tiriskan airnya. Haluskan beras tersebut menggunakan blender atau cobek hingga teksturnya menjadi butiran kasar, bukan tepung halus. Tekstur kasar ini penting untuk proses scrubbing.
Dalam mangkuk kaca atau keramik, masukkan bubuk beras yang sudah dihaluskan. Tambahkan yogurt plain. Aduk rata hingga membentuk pasta yang agak kental. Jangan terlalu encer pada tahap ini.
Masukkan madu ke dalam campuran beras dan yogurt. Terakhir, tuangkan air mawar secara bertahap sambil terus diaduk. Tujuannya adalah mendapatkan konsistensi lulur yang mudah dioleskan, tidak menetes, namun juga tidak terlalu padat. Jika terlalu kental, tambahkan sedikit lagi air mawar.
Lulur siap digunakan. Oleskan pada kulit tubuh yang lembap setelah mandi. Pijat lembut dengan gerakan memutar ke arah atas selama 5-10 menit. Fokuskan pada area yang lebih kering seperti siku dan lutut. Setelah selesai, bilas hingga bersih dengan air dingin atau air suhu ruang.
Tergantung kebutuhan kulit Anda, resep dasar di atas bisa dimodifikasi:
Karena lulur ini dibuat tanpa pengawet kimia, sangat penting untuk memperhatikan cara penyimpanannya. Resep yang mengandung bahan segar seperti yogurt sebaiknya dibuat dalam porsi sekali pakai. Jika Anda membuat versi tanpa yogurt (hanya beras, madu, dan air mawar), Anda dapat menyimpannya di wadah kedap udara dalam kulkas maksimal selama 3-4 hari.
Lakukan proses luluran ini maksimal dua kali seminggu untuk menjaga kelembapan alami kulit dan menghindari pengelupasan berlebihan. Selamat mencoba resep cara membuat lulur air mawar yang menyegarkan ini!