Cara Memelihara Arwana: Panduan Lengkap untuk Sukses
Simbol keanggunan dan kekuatan, Arwana membutuhkan perhatian khusus.
Ikan arwana, sering dijuluki sebagai "ikan naga", adalah salah satu ikan hias air tawar paling populer dan diminati di dunia. Keindahan sisiknya yang berkilauan, bentuk tubuhnya yang elegan, dan gerakannya yang anggun menjadikannya primadona di akuarium manapun. Namun, memelihara arwana bukanlah perkara mudah. Ikan ini membutuhkan perawatan yang spesifik dan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan habitatnya. Artikel ini akan mengupas tuntas cara memelihara arwana agar tetap sehat, aktif, dan mempesona.
Memilih Akuarium yang Tepat
Langkah pertama dan paling krusial dalam memelihara arwana adalah menyediakan akuarium yang memadai. Arwana adalah ikan yang tumbuh sangat besar. Ukuran dewasa arwana bisa mencapai 60-90 cm, bahkan lebih untuk beberapa spesies. Oleh karena itu, akuarium untuk arwana dewasa tidak boleh kecil.
Ukuran Minimal: Untuk arwana muda, akuarium berukuran 100x50x50 cm bisa menjadi awal yang baik. Namun, segera rencanakan untuk upgrade ke akuarium yang jauh lebih besar seiring pertumbuhannya. Akuarium minimal untuk arwana dewasa adalah 150x60x60 cm, namun 200x80x80 cm atau lebih besar sangat direkomendasikan untuk memberikan ruang gerak yang optimal.
Bahan Akuarium: Kaca atau akrilik adalah pilihan umum. Pastikan ketebalan kaca sesuai dengan ukuran akuarium untuk menahan tekanan air yang besar.
Penutup Akuarium: Arwana dikenal sebagai pelompat yang handal. Penutup akuarium yang kokoh dan rapat sangat penting untuk mencegahnya melompat keluar dan menyebabkan cedera.
Kualitas Air: Fondasi Utama
Kualitas air adalah kunci utama kesehatan arwana. Ikan ini sangat sensitif terhadap perubahan parameter air.
Parameter Air Ideal
Suhu: Jaga suhu air stabil antara 25-30 derajat Celsius. Gunakan pemanas akuarium dan termometer untuk memantaunya.
pH: Tingkat pH yang disukai arwana berkisar antara 6.5 hingga 7.5. Gunakan alat uji pH secara berkala.
Ammonia & Nitrit: Kandungan ammonia dan nitrit harus selalu nol. Ini dicapai melalui siklus nitrogen yang matang pada filter akuarium Anda.
Kekeruhan Air: Air harus jernih. Gunakan filter yang memadai dan lakukan penggantian air rutin.
Penggantian Air Rutin
Lakukan penggantian air sebagian (sekitar 20-30%) setiap 1-2 minggu sekali. Gunakan air yang sudah diendapkan atau sudah diolah dengan obat dechlorinator untuk menghilangkan klorin yang berbahaya bagi ikan. Jangan mengganti seluruh air secara bersamaan, karena dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dalam akuarium.
Sistem Filtrasi yang Andal
Arwana menghasilkan limbah yang cukup banyak. Sistem filtrasi yang kuat dan efisien sangat mutlak diperlukan untuk menjaga kebersihan air.
Jenis Filter: Filter canister atau filter sump biasanya direkomendasikan untuk akuarium arwana karena kapasitasnya yang besar dan kemampuannya menampung media filter yang beragam.
Media Filter: Gunakan kombinasi media filter mekanik (seperti busa), biologis (seperti bio-ball atau keramik ring), dan kimiawi (seperti karbon aktif jika diperlukan). Media biologis sangat penting untuk mengurai senyawa berbahaya.
Ukuran Filter: Sesuaikan ukuran filter dengan volume akuarium Anda. Lebih baik menggunakan filter yang sedikit lebih besar daripada kekurangan.
Pemberian Pakan yang Tepat
Sebagai ikan karnivora, arwana membutuhkan pakan yang kaya protein. Variasi pakan sangat penting untuk memastikan asupan nutrisi yang seimbang.
Jenis Pakan: Pakan hidup seperti ikan kecil (cupang, guppy - pastikan tidak membawa penyakit), udang, jangkrik, kelabang (dengan hati-hati), dan cacing dapat diberikan sesekali. Pakan beku seperti udang beku atau potongan ikan juga bagus. Pakan kering berkualitas tinggi dalam bentuk pelet atau flake juga bisa menjadi pilihan utama.
Frekuensi Pakan: Arwana muda sebaiknya diberi makan 2-3 kali sehari dalam porsi yang bisa habis dalam beberapa menit. Arwana dewasa bisa diberi makan sekali sehari atau dua hari sekali. Hindari memberi makan berlebihan.
Nutrisi: Pastikan pakan yang diberikan kaya akan vitamin dan mineral, terutama untuk menunjang pertumbuhan sisik dan warna arwana.
Lingkungan dan Dekorasi Akuarium
Meskipun arwana membutuhkan ruang terbuka untuk berenang, dekorasi yang tepat dapat membuat akuarium terlihat lebih menarik dan memberikan rasa aman bagi ikan.
Substrat: Pasir halus atau kerikil besar bisa digunakan. Hindari substrat yang terlalu tajam. Beberapa penghobi membiarkan akuarium tanpa substrat untuk memudahkan pembersihan.
Dekorasi: Kayu apung, batu besar yang aman (tidak larut dalam air), atau tanaman air hidup (pilih jenis yang tahan terhadap kondisi air akuarium) bisa ditambahkan. Pastikan semua dekorasi aman, tidak memiliki tepi tajam, dan tidak mencemari air.
Pencahayaan: Pencahayaan yang cukup dapat menonjolkan warna arwana. Gunakan lampu akuarium yang sesuai. Hindari cahaya yang terlalu terang dan terus-menerus yang bisa membuat ikan stres.
Perilaku Arwana dan Interaksi
Arwana adalah ikan yang relatif tenang namun juga bisa menjadi teritorial, terutama saat tumbuh dewasa.
Kompatibilitas: Arwana dewasa sebaiknya dipelihara sendiri atau dengan ikan lain yang berukuran sama besar, kuat, dan tidak agresif. Hindari memelihara arwana dengan ikan kecil yang bisa dimangsa.
Stres: Arwana bisa stres jika kondisi akuarium tidak sesuai, sering diganggu, atau melihat bayangan dirinya sendiri terus-menerus di kaca akuarium.
Memelihara arwana memang membutuhkan dedikasi dan investasi waktu serta biaya. Namun, melihat keindahan dan keanggunan ikan naga ini bergerak di akuarium yang terawat adalah kepuasan tersendiri. Dengan mengikuti panduan cara memelihara arwana ini, Anda akan selangkah lebih dekat untuk menciptakan habitat yang ideal bagi ikan peliharaan Anda.