Banyak pria yang mencari cara untuk meningkatkan volume dan kualitas cairan mani mereka. Cairan mani yang sehat tidak hanya terkait dengan kesuburan, tetapi juga merupakan indikator kesehatan reproduksi secara keseluruhan. Meskipun variasi volume adalah hal yang normal, ada beberapa langkah gaya hidup dan nutrisi yang terbukti dapat mendukung produksi cairan mani yang optimal.
Produksi cairan mani sangat bergantung pada ketersediaan vitamin dan mineral tertentu. Memastikan asupan nutrisi yang tepat adalah fondasi utama dalam upaya memperbanyak volume cairan mani.
Volume cairan mani sebagian besar terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi, tubuh secara otomatis akan mengurangi produksi cairan tubuh lainnya, termasuk air mani. Oleh karena itu, minum air putih yang cukup sepanjang hari sangat penting. Hindari minuman manis berlebihan yang justru dapat menyebabkan dehidrasi.
Volume ejakulasi yang lebih besar cenderung terjadi setelah periode pantang (tidak ejakulasi) yang lebih lama. Jika Anda ejakulasi beberapa kali dalam sehari, volume per ejakulasi akan berkurang karena tubuh memerlukan waktu untuk mengisi kembali cairan tersebut. Memberi jeda beberapa hari antara satu ejakulasi dengan ejakulasi berikutnya dapat membantu meningkatkan volume total saat terjadi ejakulasi.
Kelebihan berat badan, terutama obesitas, dapat mengganggu keseimbangan hormon, termasuk menurunkan kadar testosteron. Kadar testosteron yang sehat sangat vital untuk produksi sperma dan volume cairan mani. Olahraga teratur, terutama latihan kekuatan, telah terbukti membantu menjaga kadar hormon pada tingkat optimal. Namun, hindari olahraga berlebihan yang ekstrem, karena ini juga bisa berdampak negatif pada kesuburan.
Testis memerlukan suhu yang sedikit lebih dingin daripada suhu tubuh normal untuk produksi sperma yang efisien. Kebiasaan seperti sering berendam air panas, menggunakan laptop langsung di pangkuan dalam waktu lama, atau mengenakan pakaian dalam yang terlalu ketat dapat meningkatkan suhu skrotum dan berpotensi mengurangi kualitas dan kuantitas cairan mani. Selain itu, batasi konsumsi alkohol dan berhenti merokok, karena keduanya telah terbukti merusak kualitas sperma.
Memperbanyak cairan mani adalah hasil dari kombinasi gaya hidup sehat: nutrisi seimbang yang kaya zinc dan antioksidan, hidrasi yang baik, menjaga berat badan ideal, dan menghindari faktor-faktor yang merusak kesehatan reproduksi seperti panas berlebihan dan rokok. Perubahan ini umumnya memerlukan waktu beberapa minggu hingga bulan untuk menunjukkan hasil yang signifikan.