Memilih program studi perguruan tinggi, terutama di bidang kesehatan seperti Farmasi, memerlukan pertimbangan mendalam. Salah satu faktor krusial yang tidak boleh terabaikan adalah status akreditasi. Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada Akreditasi S1 Farmasi STIKES Nasional Surakarta, pemahaman mengenai pentingnya status akreditasi sangat vital untuk masa depan karir mereka.
Akreditasi adalah bentuk penilaian mutu institusi atau program studi yang dilakukan oleh badan independen, dalam konteks Indonesia yaitu BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) atau LAM-PTKes (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan). Akreditasi menjamin bahwa kurikulum, kualitas dosen, sarana prasarana, hingga lulusan program studi tersebut telah memenuhi standar nasional yang ditetapkan.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Nasional di Surakarta, yang kini terus berupaya meningkatkan kualitasnya, memiliki program studi S1 Farmasi yang menjadi primadona. Calon mahasiswa wajib memastikan status terbaru dari akreditasi program studi ini. Status akreditasi yang baik (misalnya A atau B) memberikan beberapa keuntungan signifikan. Pertama, ijazah lulusan diakui secara nasional dan lebih mudah untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Kedua, perusahaan farmasi, rumah sakit, apotek besar, maupun instansi pemerintah lebih memprioritaskan lulusan dari program studi yang terakreditasi unggul. Ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di STIKES Nasional Surakarta telah melalui evaluasi ketat dan terbukti mampu menghasilkan tenaga kefarmasian yang kompeten dan profesional.
Penilaian akreditasi tidak hanya melihat dokumen administratif semata. Tim asesor akan menilai berbagai aspek kunci dari program S1 Farmasi di STIKES Nasional Surakarta. Beberapa indikator utama meliputi:
Upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan (Continuous Quality Improvement) adalah kunci untuk mempertahankan atau meningkatkan status Akreditasi S1 Farmasi STIKES Nasional Surakarta. Institusi ini berkomitmen untuk terus memperbaiki komponen-komponen tersebut agar lulusannya siap bersaing di era globalisasi.
Lulusan S1 Farmasi yang berasal dari program studi yang terakreditasi baik memiliki peluang karir yang sangat luas. Mereka tidak hanya terbatas pada profesi sebagai Apoteker (setelah melanjutkan ke Program Profesi Apoteker/PPA), tetapi juga dapat bekerja sebagai:
Oleh karena itu, bagi calon mahasiswa di area Surakarta dan sekitarnya yang menargetkan studi di bidang kesehatan dengan prospek kerja yang jelas, memverifikasi secara resmi status akreditasi S1 Farmasi di STIKES Nasional adalah langkah awal yang paling bijaksana sebelum mengambil keputusan pendaftaran. Pastikan informasi yang diperoleh adalah yang paling mutakhir dari sumber resmi institusi.