Cara Memperlambat Keluarnya Sperma (Mengatasi Ejakulasi Dini)

SLOW Fokus Kontrol Kesehatan Seksual

Visualisasi Fokus dan Kontrol Waktu

Bagi sebagian pria, menghadapi ejakulasi dini (ED) bisa menjadi tantangan signifikan dalam kehidupan seksual mereka. Kondisi ini didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi selama stimulasi seksual, seringkali terjadi dalam waktu satu menit setelah penetrasi atau bahkan sebelum penetrasi. Kabar baiknya, ada berbagai teknik dan strategi yang terbukti efektif untuk membantu mengelola dan memperlambat proses keluarnya sperma, sehingga pengalaman bercinta bisa lebih memuaskan bagi kedua belah pihak.

Memahami Akar Permasalahan

Sebelum membahas cara mengatasinya, penting untuk memahami bahwa ejakulasi dini sering kali berkaitan erat dengan faktor psikologis seperti kecemasan kinerja, stres, atau kurangnya pengalaman. Namun, faktor fisik seperti ketidakseimbangan hormon atau masalah pada sistem saraf juga bisa berperan. Pendekatan yang komprehensif biasanya melibatkan kombinasi antara latihan fisik dan perubahan pola pikir.

Teknik Start-Stop (Teknik Sensasi Penghentian)

Salah satu metode paling populer dan sering direkomendasikan oleh terapis seks adalah teknik Start-Stop. Teknik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pria terhadap tingkat rangsangan yang mereka alami sehingga mereka bisa mengenali kapan mereka mendekati titik 'tidak bisa kembali' (the point of no return).

Latihan rutin teknik ini di luar situasi hubungan seksual sebenarnya membantu otot dan otak Anda membangun toleransi terhadap gairah tinggi.

Teknik Memeras (Squeeze Technique)

Mirip dengan teknik Start-Stop, teknik memeras melibatkan stimulasi hingga mendekati ejakulasi, namun alih-alih berhenti total, Anda atau pasangan Anda memberikan tekanan lembut namun tegas pada area pertemuan antara batang penis dan kepala penis (glans).

Tekanan ini secara fisik membantu mengurangi refleks ejakulasi untuk sementara waktu.

Penguatan Otot Dasar Panggul (Latihan Kegel)

Otot dasar panggul, khususnya otot pubococcygeus (PC), memainkan peran penting dalam mengendalikan ejakulasi. Memperkuat otot-otot ini dapat memberikan kontrol yang lebih besar.

Untuk menemukan otot PC, coba hentikan aliran urin di tengah jalan (jangan lakukan ini secara rutin, hanya untuk identifikasi). Otot yang Anda gunakan untuk menghentikan aliran adalah otot PC.

Lakukan latihan Kegel dengan cara:

  1. Kencangkan otot PC selama 5 detik.
  2. Rilekskan selama 5 detik.
  3. Ulangi latihan ini dalam set 10 kali, lakukan tiga kali sehari.

Konsistensi dalam latihan Kegel seringkali menghasilkan peningkatan kontrol yang signifikan dalam jangka waktu beberapa minggu.

Fokus Mental dan Teknik Pengalihan

Karena kecemasan kinerja adalah pemicu utama, mengelola pikiran selama berhubungan seksual sangat krusial. Alih-alih fokus pada 'takut ejakulasi cepat', coba alihkan fokus Anda.

Penggunaan Kondom yang Lebih Tebal

Menggunakan kondom dengan bahan yang sedikit lebih tebal atau kondom yang mengandung sedikit pelumas mati rasa (lidokain) dapat mengurangi sensitivitas penis. Pengurangan sensitivitas ini memberikan jendela waktu yang lebih lama sebelum refleks ejakulasi terpicu, memberikan lebih banyak kesempatan untuk menerapkan teknik kontrol.

Penting untuk diingat bahwa mengatasi ejakulasi dini memerlukan kesabaran dan latihan. Jika metode-metode di atas tidak memberikan perbaikan yang signifikan setelah beberapa waktu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan seperti urolog atau terapis seks untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang lebih personal.

🏠 Homepage