Ilustrasi Kesehatan Reproduksi Pria
Secara umum, air mani yang sehat memiliki warna putih keabu-abuan atau sedikit kekuningan transparan. Perubahan warna menjadi kuning pekat atau kuning kehijauan biasanya mengindikasikan adanya masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Memahami penyebabnya adalah langkah pertama dalam mencari cara mengatasi air mani kuning.
Perubahan warna ini jarang terjadi tanpa sebab. Beberapa faktor yang paling sering diidentifikasi meliputi:
Ini adalah penyebab yang paling sering dikaitkan dengan air mani yang berubah warna menjadi kuning kehijauan. Infeksi seperti gonore atau klamidia dapat menyebabkan peradangan pada uretra dan epididimis. Tubuh akan mengerahkan sel darah putih (nanah) untuk melawan infeksi, yang menyebabkan cairan semen terlihat keruh dan kuning.
Kelenjar prostat yang meradang atau terinfeksi bakteri dapat melepaskan cairan yang terkontaminasi nanah atau sel inflamasi ke dalam air mani. Gejala lain sering meliputi nyeri saat ejakulasi atau buang air kecil.
Jika kandung kemih tidak sepenuhnya kosong sebelum ejakulasi, sisa urine yang masih berada di uretra dapat bercampur dengan air mani, memberikan warna kekuningan. Ini biasanya merupakan kondisi sementara dan tidak berbahaya, namun perlu diwaspadai jika sering terjadi.
Kekurangan cairan tubuh yang parah dapat membuat semua cairan tubuh menjadi lebih pekat, termasuk air mani. Air mani yang sangat pekat cenderung memiliki warna yang lebih gelap atau lebih kuning dibandingkan biasanya.
Meskipun jarang, jika terjadi masalah pada hati yang menyebabkan penumpukan bilirubin, kondisi yang dikenal sebagai jaundice, zat ini dapat keluar melalui berbagai cairan tubuh, termasuk air mani, menyebabkan warna kuning yang lebih jelas.
Mengatasi air mani kuning harus difokuskan pada akar masalahnya. Pendekatan yang umum dilakukan adalah sebagai berikut:
Langkah paling krusial adalah mengunjungi dokter urologi atau dokter umum. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:
Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri (seperti prostatitis atau IMS), pengobatan standar adalah melalui:
Penting untuk diingat bahwa jika penyebabnya adalah IMS, pasangan seksual Anda juga harus menjalani tes dan pengobatan untuk mencegah penularan ulang.
Jika dokter mengeliminasi adanya infeksi serius dan menduga penyebabnya adalah dehidrasi ringan, cara mengatasi air mani kuning adalah dengan meningkatkan asupan cairan:
Untuk kasus yang disebabkan oleh sisa urine, pastikan Anda:
Segera cari pertolongan medis jika perubahan warna air mani disertai dengan gejala berikut:
Air mani kuning bukanlah hal yang dapat diabaikan. Dengan penanganan yang tepat berdasarkan diagnosis medis, kondisi ini umumnya dapat diobati dan dikembalikan ke kondisi normal.