AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah stadium akhir dari infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Virus ini menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh rentan terhadap berbagai infeksi oportunistik dan jenis kanker tertentu. Penting untuk memahami ciri-ciri atau gejala yang mungkin muncul pada stadium ini agar penanganan medis dapat segera dilakukan.
Ilustrasi: Melemahnya sistem imun.
Seringkali terjadi kesalahpahaman antara infeksi HIV dan kondisi AIDS. HIV adalah virus yang menginfeksi sel CD4 dalam sistem kekebalan tubuh. Seseorang yang positif HIV belum tentu mengidap AIDS. AIDS didefinisikan ketika jumlah sel CD4 turun di bawah 200 sel per milimeter kubik darah, atau ketika muncul infeksi oportunistik yang mendefinisikan AIDS.
Transisi dari infeksi HIV menjadi AIDS dapat memakan waktu bertahun-tahun jika tidak diobati. Namun, pengobatan antiretroviral (ARV) modern telah mengubah prognosis ini secara dramatis, memungkinkan banyak orang hidup sehat tanpa berkembang menjadi stadium AIDS.
Ketika sistem kekebalan tubuh sudah sangat rusak (stadium AIDS), tubuh akan menunjukkan gejala yang lebih serius dan seringkali melibatkan penyakit yang biasanya tidak berbahaya bagi orang dengan sistem imun yang sehat. Berikut adalah beberapa ciri-ciri utama yang sering teramati:
Salah satu ciri yang paling terlihat adalah penurunan berat badan yang signifikan dan tidak dapat dijelaskan (lebih dari 10% berat badan) yang terjadi dalam periode singkat. Ini sering disertai dengan diare kronis dan demam berkepanjangan.
Ini adalah ciri paling mendefinisikan AIDS. Infeksi yang menyerang tubuh adalah infeksi yang "memanfaatkan" kesempatan lemahnya pertahanan tubuh. Contohnya meliputi:
Kerusakan pada sistem saraf pusat juga merupakan ciri penting. Ini bisa bermanifestasi sebagai:
Sistem imun yang lemah tidak mampu mengontrol pertumbuhan sel abnormal, meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, terutama yang berhubungan dengan virus lain seperti HHV-8 dan EBV:
Mengenali ciri-ciri yang mengarah pada stadium lanjut HIV/AIDS adalah langkah awal menuju pertolongan. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami kombinasi gejala parah seperti penurunan berat badan ekstrem, demam kronis, atau infeksi yang tidak kunjung sembuh, sangat penting untuk segera mencari layanan kesehatan.
Pengobatan antiretroviral (ARV) adalah kunci utama. Jika pengobatan dimulai sebelum sistem imun terlalu rusak, virus dapat ditekan hingga tingkat yang tidak terdeteksi (Undetectable = Untransmittable atau U=U), dan individu tersebut dapat hidup dengan kualitas hidup yang hampir sama dengan orang tanpa HIV. Jangan tunda pemeriksaan, karena deteksi dini adalah penyelamat.
AIDS adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera. Dengan pengetahuan yang benar mengenai ciri-cirinya dan akses terhadap pengobatan, harapan hidup dan kualitas hidup ODHA telah meningkat pesat di seluruh dunia.