Ilustrasi: Keterkaitan antara keyakinan (Akidah) dan perilaku (Akhlak).
Dalam ajaran Islam, akidah dan akhlak adalah dua pilar utama yang tidak terpisahkan. Akidah merujuk pada kepercayaan atau keyakinan hati yang teguh terhadap rukun-rukun iman, sementara akhlak adalah manifestasi perilaku, etika, dan moralitas yang lahir dari keyakinan tersebut. Memahami contoh akidah dan akhlak dalam praktik sehari-hari sangat penting untuk menjalani kehidupan yang seimbang dan diridhai.
Akidah yang benar berfungsi sebagai fondasi. Jika fondasi ini rapuh, maka bangunan perilaku (akhlak) yang dibangun di atasnya akan mudah runtuh ketika menghadapi ujian atau godaan. Keimanan yang kuat mencakup pengakuan terhadap keesaan Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul, hari akhir, dan qada (ketentuan) Allah.
Contoh Akidah dalam Kehidupan: Ketika seseorang yakin sepenuhnya bahwa setiap kejadian, baik suka maupun duka, adalah ketetapan dari Allah, maka ia akan meresponsnya dengan sabar (salah satu bentuk akhlak terpuji). Keyakinan ini adalah akidah, kesabaran saat menghadapinya adalah akhlak.
Akhlak adalah buah dari pohon akidah. Seseorang yang memiliki akidah yang benar diharapkan memiliki akhlak yang mulia, karena keyakinannya menuntutnya untuk berbuat baik. Rasulullah SAW bersabda bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia.
Berikut adalah beberapa contoh nyata bagaimana akidah mendorong lahirnya akhlak terpuji:
Sebaliknya, akhlak tercela (seperti iri hati, dengki, sombong, atau menipu) seringkali merupakan indikasi adanya kelemahan atau kekeliruan dalam pemahaman akidah. Seseorang yang berani berbohong mungkin belum sepenuhnya menghayati akidah tentang pengawasan Ilahi. Seseorang yang membanggakan diri (sombong) belum sepenuhnya menempatkan Allah sebagai satu-satunya pemberi segala kelebihan.
Oleh karena itu, perbaikan spiritual harus selalu dimulai dari pemurnian akidah, yang kemudian secara otomatis akan memperbaiki kualitas akhlak. Keduanya adalah ibadah yang saling mendukung. Memperkuat akidah berarti memperkuat kompas moral yang akan memandu setiap langkah perilaku kita dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
Pada akhirnya, contoh akidah akhlak terbaik adalah kehidupan yang dijalani dengan ketenangan hati karena keyakinan yang benar, serta dampaknya yang terlihat jelas berupa kebaikan, kedamaian, dan manfaat bagi sesama makhluk ciptaan Allah.