Memiliki akuarium di rumah bisa menjadi solusi relaksasi yang menenangkan sekaligus menambah estetika ruangan. Keindahan ikan-ikan yang berenang lincah dan dekorasi bawah air yang menawan seringkali menjadi pusat perhatian. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk membeli, penting untuk memahami harga pasaran aquarium agar Anda dapat membuat anggaran yang tepat dan mendapatkan produk terbaik sesuai kebutuhan.
Harga sebuah akuarium tidak hanya ditentukan oleh ukurannya saja. Ada berbagai faktor lain yang berkontribusi pada penentuan nilai jualnya. Memahami faktor-faktor ini akan membantu Anda melakukan riset yang lebih mendalam dan menghindari kebingungan saat membandingkan berbagai pilihan.
Ini adalah faktor paling mendasar. Semakin besar akuarium, semakin banyak material yang dibutuhkan untuk pembuatannya, dan semakin tinggi pula harganya. Akuarium tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari yang kecil (sekitar 10 liter) hingga yang sangat besar (ribuan liter). Akuarium mini seringkali dijual dalam paket lengkap dengan filter dan lampu, menjadikannya pilihan terjangkau untuk pemula. Sementara itu, akuarium besar atau custom-made bisa mencapai jutaan, bahkan puluhan juta rupiah, tergantung pada dimensi dan ketebalan kaca.
Mayoritas akuarium di pasaran terbuat dari kaca. Namun, ada juga akuarium yang terbuat dari akrilik. Kaca lebih umum digunakan karena lebih tahan gores dan lebih murah. Namun, akrilik menawarkan bobot yang lebih ringan, ketahanan benturan yang lebih baik (tidak mudah pecah), dan kejernihan yang superior. Kelebihan ini membuat akuarium akrilik cenderung memiliki harga yang lebih tinggi, terutama untuk ukuran yang besar.
Ketebalan kaca sangat penting untuk kekuatan dan keamanan akuarium, terutama untuk ukuran yang lebih besar. Akuarium yang lebih tebal akan lebih kuat menahan tekanan air dan meminimalkan risiko pecah. Harga akan meningkat seiring dengan peningkatan ketebalan kaca.
Seperti produk lainnya, merek yang ternama dan memiliki reputasi baik dalam kualitas biasanya mematok harga yang lebih tinggi. Merek-merek ini seringkali menjamin kualitas bahan, keamanan sambungan (lem), dan detail pengerjaan yang lebih baik. Akuarium tanpa merek atau produksi rumahan mungkin lebih murah, namun Anda perlu lebih teliti dalam memeriksa kualitasnya.
Banyak akuarium dijual sebagai unit terpisah, di mana Anda harus membeli aksesori seperti filter, pemanas, lampu, substrat, dan dekorasi secara terpisah. Namun, ada juga "paket akuarium" atau "aquarium kit" yang sudah termasuk berbagai perlengkapan dasar. Akuarium jenis kit ini umumnya lebih mahal di awal, namun bisa lebih hemat jika Anda belum memiliki perlengkapan apa pun.
Akuarium standar berbentuk persegi panjang adalah yang paling umum dan paling terjangkau. Bentuk-bentuk unik seperti bulat, hexagonal, atau panorama tentu memiliki daya tarik visual tersendiri, namun proses pembuatannya lebih kompleks dan membutuhkan biaya lebih. Akuarium custom-made yang dirancang khusus sesuai keinginan Anda tentu akan berada di rentang harga tertinggi.
Berikut adalah perkiraan kasar harga pasaran aquarium berdasarkan ukuran dan jenisnya. Perlu diingat bahwa ini hanyalah estimasi dan harga aktual dapat bervariasi tergantung lokasi, penjual, dan kondisi pasar.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas dan melakukan riset yang cermat, Anda dapat menemukan harga pasaran aquarium yang sesuai dengan anggaran Anda dan memulai petualangan seru dalam dunia akuarium.