Konsep "minum air putih 8 gelas sehari" atau setara dengan sekitar 2 liter air telah lama beredar di masyarakat. Namun, belakangan ini muncul klaim yang lebih ekstrem: bahwa kita perlu minum air putih sebanyak 8 liter sehari. Apakah klaim ini memiliki dasar ilmiah yang kuat, ataukah sekadar mitos belaka yang perlu diluruskan? Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai kebutuhan hidrasi tubuh dan menjawab pertanyaan seputar konsumsi air 8 liter.
Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air. Air berperan krusial dalam berbagai fungsi vital, mulai dari mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, melindungi organ dan jaringan, hingga membantu transportasi nutrisi dan pembuangan racun. Kebutuhan hidrasi setiap individu sangat bervariasi, dipengaruhi oleh banyak faktor:
Rekomendasi umum 8 gelas atau 2 liter air per hari adalah pedoman kasar yang berasal dari analisis kebutuhan rata-rata. Namun, penting untuk diingat bahwa cairan tubuh tidak hanya berasal dari air minum murni, tetapi juga dari makanan yang kita konsumsi (seperti buah-buahan dan sayuran) serta minuman lain yang non-kafein dan non-alkohol.
Mengkonsumsi 8 liter air putih dalam sehari, yang setara dengan sekitar 32 gelas ukuran standar, adalah jumlah yang sangat besar. Bagi sebagian besar orang dewasa yang sehat, jumlah ini jauh melebihi kebutuhan hidrasi normal mereka. Organ ginjal kita memiliki kapasitas terbatas untuk memproses cairan. Mengonsumsi air dalam jumlah ekstrem secara terus-menerus berpotensi memberikan beban berlebih pada ginjal dan dapat menyebabkan kondisi yang disebut hiponatremia. Hiponatremia adalah kondisi berbahaya di mana kadar natrium dalam darah menjadi terlalu encer karena terlalu banyak minum air. Gejalanya bisa meliputi sakit kepala, mual, kebingungan, bahkan kejang dan koma.
Institusi kesehatan terkemuka seperti National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine (NASEM) di Amerika Serikat merekomendasikan asupan cairan harian total bagi pria dewasa sekitar 3.7 liter (sekitar 15.5 gelas) dan bagi wanita dewasa sekitar 2.7 liter (sekitar 11.5 gelas). Angka ini mencakup semua sumber cairan, baik dari minuman maupun makanan.
Oleh karena itu, klaim bahwa setiap orang perlu minum 8 liter air putih sehari sangatlah tidak akurat dan bahkan bisa berbahaya jika dipaksakan tanpa memahami kondisi tubuh masing-masing.
Daripada terpaku pada angka spesifik, lebih baik mengenali sinyal dari tubuh kita. Tanda-tanda bahwa Anda sudah cukup terhidrasi antara lain:
Jika Anda merasa asupan cairan Anda masih kurang, berikut beberapa cara sehat untuk meningkatkannya tanpa berlebihan:
Kesimpulannya, kebutuhan minum air putih 8 liter sehari bukanlah rekomendasi universal yang aman dan sehat untuk semua orang. Yang terpenting adalah mendengarkan tubuh Anda, memperhatikan sinyal hidrasi, dan menyesuaikan asupan cairan dengan kebutuhan pribadi serta kondisi lingkungan dan aktivitas Anda. Hidrasi yang tepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan dan vitalitas tubuh.
Konsultasi Dokter Mengenai Hidrasi