Memahami QS. Al-Hijr Ayat 5

Kisah Masa Lalu Ilustrasi Konsep Keabadian dan Sejarah yang Dikenang

Pengantar Surah Al-Hijr

Surah Al-Hijr adalah surah ke-15 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 99 ayat. Nama surah ini diambil dari kata "Al-Hijr" yang berarti batu atau daerah berbatuan, merujuk pada kaum Tsamud yang mendiami daerah tersebut dan dihancurkan karena kekufuran mereka. Secara umum, surah ini membahas tentang keesaan Allah, bantahan terhadap orang musyrik, serta memberikan peringatan dan kabar gembira.

Salah satu tema penting yang disinggung dalam surah ini adalah pentingnya mengambil pelajaran dari kisah-kisah umat terdahulu. Hal ini sangat relevan dalam konteks dakwah dan penguatan iman. Di awal pembahasan, Allah SWT langsung memberikan landasan penting mengenai fungsi Al-Qur'an dan hikmah di balik kisah-kisah yang diceritakan.

Teks dan Terjemahan QS Al-Hijr Ayat 5

Ayat kelima dari Surah Al-Hijr menjadi penekanan penting mengenai bagaimana umat terdahulu musnah karena tidak beriman. Berikut adalah teks ayat tersebut beserta terjemahannya:

مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُونَ Tiadalah suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tiadalah (pula) mereka dapat mengundurkannya. (QS. Al-Hijr: 5)

Ayat ini menegaskan sebuah prinsip fundamental dalam ketetapan Allah SWT, yaitu tentang batas waktu (ajal) yang telah ditetapkan untuk setiap umat dan individu.

Makna Mendalam Ayat Kelima

Penjelasan tentang QS Al-Hijr ayat 5 membawa kita pada pemahaman mendalam mengenai kekuasaan dan ketetapan Allah atas waktu. Ayat ini berfungsi sebagai peringatan keras bagi kaum musyrik Mekah pada saat itu, dan juga menjadi pelajaran abadi bagi seluruh umat manusia.

1. Kepastian Ajaran Allah

Allah SWT menegaskan bahwa ajal atau batas waktu kehancuran atau pembinasaan suatu umat telah ditetapkan secara pasti. Tidak ada kekuatan, baik dari makhluk itu sendiri maupun dari kekuatan eksternal, yang mampu mempercepat atau menunda ketetapan tersebut. Ini menunjukkan kesempurnaan ilmu dan kekuasaan Allah, di mana segala sesuatu berjalan sesuai dengan ketetapan-Nya.

2. Korelasi dengan Ayat Sebelumnya

Ayat ini sangat terkait erat dengan ayat sebelumnya (Ayat 4), di mana Allah menjelaskan bahwa kaum-kaum terdahulu telah dibinasakan. Ayat 5 menjelaskan mekanisme mengapa mereka dibinasakan: ketika waktu yang telah ditentukan bagi mereka untuk menerima siksa (karena kekafiran dan penolakan terhadap risalah) telah tiba, maka siksa itu pasti datang tanpa bisa ditawar atau dihindari.

3. Hikmah Bagi Umat Saat Ini

Bagi umat Nabi Muhammad SAW, ayat ini mengajarkan tentang urgensi memanfaatkan waktu yang tersisa untuk beriman dan beramal saleh. Karena ajal (baik ajal individu maupun ajal peradaban) itu pasti datang. Jika sebuah masyarakat atau individu telah melewati batas waktu yang diberikan untuk bertobat dan kembali kepada kebenaran, maka tidak ada lagi penundaan.

Hal ini mendorong seorang mukmin untuk selalu waspada, tidak menunda-nunda urusan kebaikan, dan tidak merasa aman dari ancaman siksa jika melakukan pelanggaran terhadap syariat Allah. Rasa takut yang sehat terhadap ketetapan Allah ini justru menjadi pendorong untuk meningkatkan ketaatan.

Pelajaran Tentang Kesabaran dan Ketetapan

Dalam konteks dakwah, ayat ini juga mengandung unsur ketenangan bagi para Nabi dan pengikutnya. Ketika mereka menghadapi penolakan keras dari kaumnya—yang sering kali menantang kapan azab akan diturunkan—ayat ini menjadi jawaban bahwa segala sesuatu memiliki jadwalnya sendiri dalam ilmu Allah. Nabi tidak perlu terburu-buru atau merasa frustrasi karena jawaban atas doa mereka untuk pertolongan atau azab atas penolak pasti akan datang tepat pada waktunya.

Intinya, kehidupan dunia ini memiliki siklus yang telah Allah tetapkan. Baik itu siklus kehidupan individu maupun siklus eksistensi sebuah bangsa. Memahami Al-Hijr ayat 5 memberikan perspektif bahwa segala sesuatu berada dalam kendali Ilahi yang sempurna. Iman yang kokoh dibangun di atas keyakinan bahwa ketetapan Allah adalah kebenaran mutlak, baik yang tampak menyenangkan maupun yang tampak menakutkan.

🏠 Homepage