Surah Al-Isra, juga dikenal sebagai Bani Israil, adalah surah ke-17 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 111 ayat. Ayat kesembilan dari surah ini memiliki kedudukan khusus karena menyoroti janji dan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Ayat ini berfungsi sebagai fondasi spiritual yang menegaskan bahwa perbuatan baik akan selalu dihargai, bukan hanya di dunia, tetapi yang terpenting, di akhirat.
Representasi visual petunjuk dan amal saleh.
Ayat ini menegaskan bahwa Islam adalah agama yang sangat menekankan keseimbangan antara keyakinan (iman) dan aplikasi nyata dalam kehidupan (amal saleh). Tanpa amalan, iman hanyalah klaim kosong. Begitu pula, amalan yang dilakukan tanpa landasan iman yang benar, tidak akan menghasilkan buah yang kekal.
"Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus dan memberikan khabar gembira kepada orang-orang mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar."
Frasa kunci dalam ayat ini adalah "يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ" (memberikan petunjuk kepada jalan yang paling lurus). Jalan yang paling lurus ini merujuk pada Tauhid (mengesakan Allah), etika hidup yang benar, dan syariat yang sempurna yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Jalan ini bukan hanya jalan yang paling benar secara filosofis, tetapi juga yang paling efektif untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
Dalam konteks kehidupan modern yang penuh dengan berbagai ideologi dan tantangan moral, ayat ini menjadi kompas. Ia mengingatkan umat Islam bahwa solusi sejati atas segala permasalahan—sosial, ekonomi, maupun spiritual—terdapat dalam petunjuk Al-Qur'an, selama petunjuk tersebut diamalkan secara konsisten.
Setelah menetapkan petunjuk (Al-Qur'an), Allah SWT melanjutkan dengan memberikan kabar gembira, yaitu bagi "الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ" (orang-orang yang mengerjakan amal saleh). Amal saleh di sini mencakup segala bentuk ketaatan, baik ritual (salat, puasa, zakat) maupun muamalah (perbuatan baik kepada sesama manusia, keadilan, kejujuran).
Pahala yang dijanjikan adalah "أَجْرًا كَبِيرًا" (pahala yang besar). Kata 'besar' di sini menyiratkan sesuatu yang tak terhingga nilainya di sisi Allah, jauh melampaui perhitungan akal manusiawi. Ini adalah motivasi terbesar bagi seorang mukmin; bahwa setiap tetes keringat, setiap kesabaran, dan setiap kebaikan yang dilakukan dalam ketaatan kepada Allah akan dibalas dengan ganjaran yang jauh lebih bernilai.
Oleh karena itu, Surah Al-Isra ayat 9 adalah seruan untuk tidak hanya membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi juga mengaplikasikannya sebagai panduan hidup. Keseimbangan antara pemahaman spiritual dan tindakan nyata inilah yang menjadi ciri utama orang-orang yang dijanjikan surga dan pahala yang agung oleh Allah SWT. Ayat ini menjamin bahwa tidak ada amal kebaikan sekecil apapun yang akan terabaikan oleh Pencipta.