Surat Al-Hijr, yang merupakan surat ke-15 dalam Al-Qur'an, dikenal juga sebagai surat "Batu" atau "Tempat Tinggal Kaum Tsamud". Surat ini memiliki banyak pelajaran penting mengenai tauhid, kisah para nabi, dan peringatan bagi mereka yang mendustakan kebenaran. Salah satu ayat penutupnya yang sarat makna adalah ayat ke-95, yang memberikan penegasan kuat tentang kepastian hari pembalasan.
Ayat 95 ini merupakan penutup dari serangkaian peringatan Allah kepada kaum kafir Mekkah yang meragukan kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW. Ayat-ayat sebelumnya (seperti ayat 90-94) telah memberikan ancaman keras terhadap mereka yang bersikap sombong dan menolak ajaran Allah. Setelah memberikan peringatan tegas, Allah menutupnya dengan penegasan sifat-sifat-Nya yang mutlak: Al-Khallāq (Maha Pencipta) dan Al-‘Alīm (Maha Mengetahui).
Penempatan ayat ini di akhir surat berfungsi sebagai penegasan otoritas Allah SWT. Tidak peduli seberapa besar kesombongan manusia, mereka tetaplah ciptaan, dan Pencipta mereka adalah Yang Maha Mengetahui segala rahasia, niat, dan tindakan mereka. Ini adalah pengingat bahwa setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Sifat Al-Khallāq menunjukkan keunikan Allah sebagai satu-satunya sumber penciptaan. Tidak ada yang bisa menciptakan sesuatu dari ketiadaan selain Dia. Ini berlaku untuk penciptaan alam semesta, manusia, hingga setiap detail terkecil. Dalam konteks ayat ini, Allah menegaskan bahwa Dialah yang menciptakan semua yang ada, termasuk para pendusta itu sendiri. Keberadaan mereka adalah bukti atas kekuasaan-Nya sebagai Pencipta.
Sifat Al-‘Alīm menegaskan bahwa tidak ada yang tersembunyi dari pengetahuan-Nya. Dia mengetahui apa yang mereka sembunyikan dalam hati, niat mereka yang tersembunyi, dan rencana mereka untuk menolak kebenaran. Pengetahuan-Nya meliputi masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Ketika dua sifat ini digabungkan, pesan menjadi sangat kuat: Allah yang menciptakan kita mengetahui setiap inci dari keberadaan kita dan semua yang kita lakukan. Keterangan ini memberikan rasa aman bagi orang-orang beriman yang menaati-Nya, sekaligus ancaman bagi mereka yang berbuat maksiat dengan keyakinan bahwa perbuatan mereka tidak akan terungkap.
Ayat Al-Hijr 95 mengajarkan beberapa prinsip dasar dalam akidah Islam:
Bayangkan kekuatan yang tak terbatas dari Pencipta yang meliputi segalanya:
Surat Al-Hijr ayat 95 adalah penutup yang sempurna, menyimpulkan seluruh ajaran mengenai keesaan Allah dalam penciptaan dan pengetahuan-Nya. Ayat ini menuntut refleksi mendalam dari setiap muslim. Ketika kita menghadapi kesulitan atau keraguan, mengingat bahwa kita berada di bawah pengawasan Sang Pencipta Yang Maha Tahu seharusnya menenangkan hati dan memotivasi kita untuk selalu berada di jalan yang diridhai-Nya.
Dengan memahami bahwa setiap atom di alam semesta dan setiap detak jantung kita adalah hasil ciptaan-Nya, dan bahwa Dia mengetahui setiap niat kita, maka kita didorong untuk hidup dalam kesadaran ilahi (taqwa) seumur hidup.