Transliterasi Latin dan Terjemahan Bahasa Indonesia
Surat Al-Isra', yang juga dikenal sebagai Bani Isra'il (Anak-anak Israel), adalah surat ke-17 dalam Al-Qur'an. Surat ini mengandung banyak pelajaran penting, termasuk kisah Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, larangan syirik, etika berinteraksi dengan orang tua, dan peringatan tentang kesombongan serta pemborosan. Berikut adalah kutipan dari awal surat ini.
Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidilharam ke MasjidilAqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
Dan Kami berikan kepada Musa Kitab (Taurat) dan Kami jadikan Kitab itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil pelindung selain Aku."
(Mereka adalah) keturunan orang-orang yang Kami selamatkan bersama menaiki (bahtera) Nuh. Sesungguhnya dia adalah seorang hamba (Allah) yang sangat bersyukur.
Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu (Kami beritakan): "Sesungguhnya kamu pasti akan membuat kerusakan di bumi ini dua kali dan pasti kamu akan melampaui batas dengan kesombongan yang besar."
Maka apabila datang saatnya janji (Allah) yang pertama dari keduanya, Kami datangkan atas kamu hamba-hamba Kami yang sangat keras pertempuran dan siksaan-Nya, lalu mereka menjadi ancaman di antara rumah-rumah (kamu). Dan itulah janji yang pasti terlaksana.
Kemudian Kami kembalikan kepada kamu kemenangan atas mereka, dan Kami bantu kamu dengan harta benda dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar (jumlahnya).
(Allah berfirman): "Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri; dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan itu) untuk dirimu juga. Dan apabila datang saat janji yang kedua, (Kami datangkan musuh-musuh) untuk menjelekkan muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana mereka memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan segala sesuatu yang kamu kuasai dengan sehancur-hancurnya."
Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat-Nya kepadamu; dan jika kamu mengulangi (perbuatan dosa itu), maka Kami pun akan mengulanginya. Dan Kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman.
Surat Al-Isra' mencakup ayat-ayat yang sangat fundamental dalam ajaran Islam. Ayat pertama, yang menceritakan perjalanan malam Nabi Muhammad SAW, adalah mukjizat yang membuktikan kebesaran Allah SWT dan kedudukan tinggi Nabi Muhammad SAW. Ayat-ayat selanjutnya memberikan peringatan keras kepada Bani Israil mengenai perilaku mereka yang seringkali melanggar janji dan cenderung durhaka setelah menerima rahmat.
Peringatan ini bersifat universal; Allah mengingatkan umat manusia bahwa kebaikan dan kejahatan akan kembali kepada pelakunya sendiri. Jika kita berbuat baik, manfaatnya kembali pada diri kita, begitu pula sebaliknya. Ayat 8 menegaskan harapan akan rahmat Allah, namun juga ancaman hukuman jika kita terus menerus mengulangi kesalahan.
Lebih jauh lagi, surat ini sarat dengan perintah moral, seperti larangan membunuh anak karena takut miskin (ayat 31), larangan mendekati zina (ayat 32), perintah berlaku adil (ayat 35), dan etika dalam bertransaksi. Membaca dan merenungkan terjemahan ini membantu umat Muslim memperkuat akidah serta memperbaiki akhlak sehari-hari.