Termometer gelas air raksa adalah salah satu jenis termometer yang paling umum dan masih banyak digunakan hingga saat ini, terutama untuk pengukuran suhu tubuh manusia. Sederhana, akurat, dan relatif terjangkau, alat ini telah menjadi andalan di banyak rumah tangga dan fasilitas kesehatan.
Meskipun kemajuan teknologi telah menghadirkan termometer digital yang lebih cepat, pemahaman tentang cara kerja termometer klasik ini tetap penting. Artikel ini akan mengupas tuntas tentang termometer gelas air raksa, mulai dari prinsip dasarnya, cara membaca, hingga kelebihan dan kekurangannya.
Termometer gelas air raksa adalah alat pengukur suhu yang memanfaatkan prinsip pemuaian zat cair, dalam hal ini air raksa. Komponen utamanya terdiri dari sebuah tabung kaca halus yang di dalamnya terdapat saluran sempit (kapiler) yang tersambung dengan kantung berisi air raksa pada salah satu ujungnya. Ujung lainnya dari tabung kapiler tertutup rapat.
Di sepanjang tabung kaca, terdapat tanda-tanda skala yang menunjukkan nilai suhu dalam derajat Celcius (°C) atau Fahrenheit (°F). Air raksa dipilih karena sifatnya yang memiliki koefisien muai panjang yang relatif stabil dan seragam dalam rentang suhu yang luas, serta warnanya yang merah berkilau memudahkan pembacaan.
Cara kerja termometer gelas air raksa didasarkan pada hukum fisika tentang pemuaian zat cair. Ketika termometer ditempatkan pada benda atau lingkungan yang suhunya ingin diukur, panas akan berpindah dari benda tersebut ke termometer. Kenaikan suhu ini menyebabkan air raksa di dalam kantung memuai.
Karena air raksa terkurung dalam tabung kapiler yang sempit, pemuaian ini akan mendorong kolom air raksa naik ke atas sepanjang saluran kapiler. Ketinggian kolom air raksa yang naik akan berbanding lurus dengan kenaikan suhu. Sebaliknya, ketika suhu menurun, air raksa akan menyusut dan kolomnya akan turun.
Pergerakan kolom air raksa ini kemudian akan menunjukkan nilai suhu yang sesuai pada skala yang tertera di tabung kaca. Penting untuk dicatat bahwa air raksa tidak menguap pada suhu normal dan cenderung tidak menempel pada dinding kaca, menjadikannya pilihan yang andal untuk pengukuran.
Membaca termometer gelas air raksa memerlukan sedikit ketelitian:
Meskipun ada alternatif digital, termometer jenis ini masih memiliki keunggulan:
Namun, termometer gelas air raksa juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diwaspadai:
Karena kekhawatiran terkait keracunan air raksa, banyak negara kini membatasi atau melarang penggunaan termometer berisi air raksa. Namun, di banyak tempat, alat ini masih merupakan pilihan yang efektif dan ekonomis.
Termometer gelas air raksa adalah alat ukur suhu yang andal dan telah teruji waktu. Prinsip kerjanya yang sederhana berdasarkan pemuaian zat cair menjadikannya alat yang efektif untuk berbagai keperluan, terutama dalam pengukuran suhu tubuh. Meskipun memiliki beberapa keterbatasan dan potensi risiko, dengan penanganan yang tepat dan kehati-hatian, termometer gelas air raksa tetap menjadi alat yang berharga dalam kehidupan sehari-hari.