Salah satu pertanyaan umum dalam budidaya tanaman, khususnya pohon mangga (Mangifera indica), adalah mengenai jenis sistem perakaran yang dimilikinya: apakah akar pohon mangga serabut atau tunggang? Memahami struktur akar ini sangat krusial karena memengaruhi cara penyiraman, pemupukan, dan penentuan lokasi tanam.
Karakteristik Akar Mangga
Secara umum, tanaman diklasifikasikan memiliki dua tipe utama sistem perakaran: sistem akar tunggang (taproot system) dan sistem akar serabut (fibrous root system). Akar tunggang ditandai dengan adanya satu akar utama yang tumbuh lurus ke bawah dan menghasilkan akar-akar samping yang lebih kecil. Sementara itu, sistem akar serabut terdiri dari banyak akar kecil dengan ukuran yang relatif seragam, yang menyebar secara horizontal di dekat permukaan tanah.
Pohon mangga, layaknya sebagian besar tanaman dikotil, secara alami memiliki kecenderungan untuk mengembangkan akar tunggang sebagai komponen utamanya saat masih dalam tahap perkecambahan (bibit). Akar tunggang ini berfungsi sebagai jangkar utama dan berfungsi menembus lapisan tanah yang lebih dalam untuk mencari air dan nutrisi esensial, terutama saat musim kemarau panjang.
Perkembangan Akar Mangga Seiring Waktu
Namun, deskripsi bahwa pohon mangga hanya memiliki akar tunggang akan menyesatkan jika kita melihat pohon dewasa. Seiring bertambahnya usia pohon mangga, sistem perakarannya berevolusi menjadi kombinasi kompleks. Akar tunggang primer mungkin masih ada, namun akar lateral (samping) yang sifatnya lebih menyebar luas dan dangkal mulai mendominasi volume perakaran.
Inilah mengapa banyak ahli botani mengklasifikasikan akar mangga sebagai sistem akar campuran, namun dengan penekanan kuat pada struktur akar samping yang menyebar luas. Akar serabut yang menyebar horizontal inilah yang bertanggung jawab atas penyerapan sebagian besar air dan unsur hara dari lapisan tanah atas yang kaya bahan organik.
Studi menunjukkan bahwa mayoritas massa akar mangga dewasa berada pada kedalaman kurang dari 60 cm dari permukaan tanah. Penyebaran akar samping ini bisa mencapai radius dua kali lipat dari lebar tajuk pohon. Jika Anda ingin menggali atau melakukan pekerjaan konstruksi di sekitar pohon mangga, memahami bahwa akar serabutnya sangat menyebar dan rentan rusak adalah hal yang penting.
Implikasi Praktis dalam Budidaya
Pengetahuan mengenai sistem perakaran ini memiliki implikasi langsung pada praktik berkebun. Karena dominasi akar serabut di lapisan atas, pohon mangga sangat rentan terhadap kekeringan jangka pendek jika hanya mengandalkan akar tunggang yang jauh di bawah. Oleh karena itu, penyiraman secara teratur dan dangkal sangat dianjurkan, terutama untuk pohon muda atau selama masa pembentukan buah.
Terkait pemupukan, pupuk harus diaplikasikan secara merata di sekitar area perakaran aktif, yaitu di bawah batas luar tajuk (drip line), di mana jaringan akar serabut paling padat. Jika Anda hanya memupuk terlalu dekat ke batang, nutrisi mungkin tidak terserap secara efisien oleh akar yang lebih tua dan kurang aktif.
Faktor yang Mempengaruhi Bentuk Akar
Perlu dicatat bahwa lingkungan sangat memengaruhi perkembangan akar. Meskipun secara genetik mangga cenderung memiliki akar tunggang awal, tanah yang padat atau memiliki lapisan keras (hardpan) di bawahnya akan menghambat pertumbuhan vertikal akar tunggang. Akibatnya, pohon akan "terpaksa" mengembangkan sistem akar lateral/serabut yang lebih dominan, menyebar dangkal demi bertahan hidup.
Sebaliknya, tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik akan memungkinkan akar tunggang berkembang lebih optimal, memberikan stabilitas jangka panjang pada pohon. Oleh karena itu, jawaban pasti mengenai apakah akar pohon mangga itu serabut atau tunggang bergantung pada fase hidup pohon dan kondisi edafik (tanah) tempat ia tumbuh.
Kesimpulannya, meskipun pohon mangga memulai hidupnya dengan akar tunggang yang khas, sistem perakaran pada pohon yang sudah mapan cenderung didominasi oleh jaringan akar serabut yang menyebar luas untuk penyerapan hara permukaan, didukung oleh akar penunjang lainnya. Memahami dualitas ini membantu petani dan penghobi dalam merawat pohon mangga agar berbuah maksimal.