Dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia, akreditasi memegang peranan krusial sebagai jaminan mutu. Lembaga akreditasi nasional, yang kini diwakili oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi), secara berkala melakukan penilaian terhadap institusi dan program studi. Penilaian ini menghasilkan peringkat yang menjadi tolok ukur kualitas layanan pendidikan yang diberikan. Pertanyaan yang sering muncul di kalangan mahasiswa, orang tua, maupun pihak industri adalah: Sebenarnya, akreditasi 'baik sekali' itu ditandai dengan huruf apa? Apakah A atau B?
Untuk menjawab ini secara lugas, kita harus merujuk pada sistem penilaian terbaru. Secara historis, peringkat akreditasi menggunakan skala A, B, dan C. Namun, seiring dengan tuntutan mutu global dan penyelarasan dengan standar internasional, BAN-PT telah melakukan pembaruan signifikan pada sistem pemeringkatannya.
Evolusi Skala Akreditasi: Dari A-B-C ke Unggul-Baik Sekali-Baik
Sebelumnya, standar tertinggi adalah 'A'. Namun, dalam rangka peningkatan mutu berkelanjutan dan memenuhi standar internasional (seperti yang diterapkan oleh badan akreditasi global), BAN-PT memperkenalkan tiga kategori baru yang lebih deskriptif dan berjenjang.
- Unggul: Ini adalah kategori tertinggi yang menggantikan peringkat 'A' sebelumnya. Institusi atau program studi yang meraih predikat Unggul menunjukkan mutu yang sangat baik dan diakui secara internasional.
- Baik Sekali: Kategori inilah yang kini menjadi penanda akreditasi 'baik sekali'. Predikat ini secara historis setara dengan peringkat 'B' pada sistem lama. Institusi dengan kategori ini sudah memenuhi standar mutu yang ditetapkan secara nasional, namun masih memerlukan peningkatan di beberapa aspek untuk mencapai kategori Unggul.
- Baik: Ini setara dengan kategori 'C' pada sistem sebelumnya, menunjukkan institusi telah memenuhi standar minimum yang diwajibkan oleh regulasi.
Jadi, menjawab pertanyaan inti: Akreditasi "baik sekali" saat ini diwakili oleh predikat dengan label Baik Sekali, yang setara dengan peringkat 'B' pada sistem akreditasi terdahulu. Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa institusi yang memiliki akreditasi 'Unggul' adalah yang kini menempati posisi puncak kualifikasi mutu.
Mengapa Perbedaan Ini Penting?
Bagi calon mahasiswa dan orang tua, pemahaman ini sangat vital karena akreditasi sering menjadi pertimbangan utama dalam memilih kampus. Akreditasi 'Baik Sekali' (sebelumnya B) menunjukkan bahwa kurikulum, dosen, fasilitas, dan tata kelola institusi telah teruji dan dinilai memadai oleh badan independen. Ini menjamin bahwa gelar yang diperoleh memiliki pengakuan formal yang kuat di pasar kerja.
Namun, jangan sampai terjebak pada stigma lama. Meskipun 'Baik Sekali' setara dengan 'B', level mutu institusi secara keseluruhan terus didorong untuk naik. Kampus-kampus yang baru saja terakreditasi mungkin masih berada di level 'Baik Sekali' (B) karena proses adaptasi terhadap standar baru memerlukan waktu dan sumber daya yang besar. Fokus utama saat ini adalah bagaimana sebuah institusi mampu bertransformasi dari 'Baik Sekali' menuju 'Unggul'.
Beberapa sektor profesional mungkin masih secara informal merujuk pada sistem lama (A, B, C) saat berinteraksi dengan institusi. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi pemangku kepentingan untuk selalu memeriksa dokumen akreditasi terbaru yang dikeluarkan oleh BAN-PT. Pastikan Anda melihat kategori terbarunya: Unggul, Baik Sekali, atau Baik. Memahami nomenklatur ini membantu dalam membuat keputusan pendidikan yang cerdas dan terinformasi, memastikan investasi waktu dan biaya Anda menghasilkan luaran yang berkualitas. Secara ringkas, akreditasi baik sekali itu adalah 'B' dalam konteks historis, tetapi kini bernama 'Baik Sekali' dan berada tepat di bawah peringkat tertinggi 'Unggul' (A).
Implikasi bagi Lulusan
Lulusan dari institusi berakreditasi 'Baik Sekali' umumnya tidak menghadapi kesulitan berarti saat melamar kerja. Banyak perusahaan dan bahkan instansi pemerintah mengakui validitas gelar dari institusi dengan peringkat ini. Keunggulan persaingan terletak pada lulusan 'Unggul' yang dianggap telah melewati standar mutu tertinggi. Oleh karena itu, meskipun 'Baik Sekali' adalah standar mutu yang solid, motivasi untuk mencapai akreditasi 'Unggul' tetap menjadi target utama perguruan tinggi yang berorientasi pada keunggulan.