Perjalanan Agung Kenabian: Menggali Makna Al-Isra' dan Mi'raj

Jejak Cahaya Kenabian

Visualisasi Perjalanan Spiritual Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa Al-Isra' dan Mi'raj merupakan salah satu episode paling agung dan misterius dalam sejarah kenabian Muhammad SAW. Peristiwa ini bukan sekadar sebuah perjalanan fisik, tetapi juga manifestasi spiritual tingkat tinggi yang memberikan penguatan luar biasa bagi Rasulullah di tengah tekanan dakwah di Mekkah. Memahami makna di balik Al-Isra' A (sebutan yang merujuk pada keseluruhan peristiwa ini) adalah kunci untuk mendalami keteguhan iman seorang Nabi.

Definisi dan Urutan Kejadian

Secara terminologis, Isra’ merujuk pada perjalanan malam Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Sementara Mi'raj adalah kenaikan spiritual dan fisik Nabi dari Yerusalem menuju langit-langit tujuh lapis, bahkan hingga ke Sidratul Muntaha, tempat yang tidak dapat dijangkau oleh makhluk biasa.

Kisah ini dimulai ketika Rasulullah, dalam keadaan lelah dan sedih karena penolakan kaumnya, didatangi oleh Malaikat Jibril. Jibril membelah dada Nabi, membersihkan hati beliau dari segala kegelapan, dan mempersiapkan diri untuk perjalanan. Dari Mekkah, beliau menaiki kendaraan ajaib yang disebut Buraq. Kecepatan perjalanan ini—yang melintasi jarak ribuan kilometer dalam waktu singkat—menunjukkan betapa dimensi waktu dan ruang dapat direduksi di hadapan kehendak Ilahi.

Signifikansi Isra’ di Masjidil Aqsa

Setibanya di Yerusalem, Nabi Muhammad memimpin shalat bersama para nabi terdahulu di Masjidil Aqsa. Momen ini sangat simbolis. Ini adalah penegasan bahwa risalah Nabi Muhammad adalah kesinambungan dari ajaran para rasul sebelumnya. Dengan memimpin shalat di sana, beliau menegaskan posisinya sebagai pemimpin spiritual tertinggi umat manusia, pewaris tunggal ajaran tauhid yang dibawa oleh Nabi Ibrahim, Musa, dan Isa.

Perhentian di Masjidil Aqsa ini seringkali menjadi titik tolak bagi banyak pembelajaran penting. Banyak ulama menafsirkan bahwa perjalanan Isra' adalah sebuah 'pengukuhan' geografis dan historis atas kenabian beliau, menghubungkan masa lalu para nabi dengan masa depan risalah Islam.

Mi'raj: Puncak Kedekatan Spiritual

Setelah Isra', dimulailah Mi'raj, kenaikan vertikal ke alam malakut. Dalam Mi'raj, Nabi Muhammad melewati lapisan-lapisan langit. Di setiap lapisan, beliau bertemu dengan para nabi terdahulu, memberikan salam, dan menguatkan kembali pesan kenabian. Interaksi ini memperkuat narasi persatuan seluruh anbiya' di bawah panji Allah SWT.

Puncak dari perjalanan ini adalah pertemuan langsung dengan Allah SWT, di mana diperintahkanlah kewajiban shalat lima waktu sehari semalam bagi umat Islam. Perintah ini turun langsung tanpa perantara, menjadikannya satu-satunya syariat dalam Islam yang diterima secara langsung dari Allah dalam kondisi wahyu tanpa melalui perantara Malaikat Jibril dalam bentuk penyampaian lisan.

Pemberian shalat lima waktu ini adalah hadiah terindah. Ia adalah tiang agama, pembeda utama, dan sarana komunikasi hamba dengan Penciptanya, yang disajikan setelah Nabi menyaksikan keagungan alam semesta yang tiada tara. Ini menunjukkan bahwa ibadah adalah inti dari mukjizat tersebut, sebuah fondasi spiritual yang kokoh bagi umat yang akan datang.

Pelajaran bagi Umat

Kisah Al-Isra' A membuktikan bahwa kesabaran dan keteguhan hati akan dibalas dengan pertolongan dan kemuliaan yang melampaui nalar manusia. Nabi Muhammad SAW menghadapi penolakan keras di Thaif dan Mekkah, namun dalam waktu singkat, beliau diangkat ke hadirat Sang Pencipta. Ini memberikan suntikan semangat bahwa di balik setiap kesulitan dakwah, terdapat janji kemenangan dan penghargaan surgawi.

Selain itu, perjalanan ini juga mengajarkan tentang pentingnya menjaga koneksi spiritual. Shalat lima waktu adalah pengingat harian bahwa, tidak peduli seberapa jauh kita berkelana di dunia—baik secara fisik maupun spiritual—kita harus selalu kembali dan menghadap sumber segala daya, yaitu Allah SWT. Peristiwa agung ini terus menjadi sumber inspirasi dan validasi kebenaran risalah Islam.

🏠 Homepage