Ikan cupang, dengan keindahan siripnya yang mempesona dan karakternya yang unik, telah menjadi salah satu ikan hias paling populer di kalangan penghobi akuarium. Namun, banyak pemilik baru yang seringkali bingung mengenai bagaimana cara menyediakan habitat yang paling sesuai untuk mereka. Seringkali, ikan cupang ditempatkan dalam wadah kecil tanpa pemanas atau filter, yang sebenarnya sangat jauh dari kebutuhan alami mereka. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai pemilihan dan penataan aquarium untuk ikan cupang agar mereka dapat hidup sehat dan bahagia.
Mitos umum yang beredar adalah bahwa ikan cupang dapat hidup nyaman dalam wadah kecil seperti toples atau gelas. Ini adalah kesalahpahaman yang serius. Ikan cupang membutuhkan ruang gerak yang cukup untuk berenang, menjelajahi, dan menunjukkan perilaku alaminya. Ukuran minimal yang direkomendasikan untuk satu ekor ikan cupang dewasa adalah akuarium berukuran 10 liter. Namun, semakin besar akuariumnya, semakin baik. Akuarium berukuran 20-30 liter akan memberikan lebih banyak stabilitas dalam parameter air dan ruang yang lebih leluasa bagi ikan cupang Anda.
Untuk ikan cupang jantan, yang cenderung agresif terhadap sesamanya, disarankan untuk memelihara mereka sendirian dalam satu akuarium. Jika Anda ingin memelihara beberapa ikan cupang jantan dalam satu ruangan, pastikan setiap ikan memiliki akuariumnya sendiri dan dipisahkan agar tidak saling melihat secara langsung untuk menghindari stres dan perkelahian.
Ikan cupang berasal dari perairan tropis yang hangat. Oleh karena itu, suhu air yang stabil adalah krusial bagi kesehatan mereka. Suhu ideal untuk akuarium ikan cupang berkisar antara 24-27 derajat Celsius. Menempatkan ikan cupang dalam air yang terlalu dingin dapat menyebabkan mereka menjadi lesu, rentan terhadap penyakit, dan bahkan kematian. Oleh karena itu, penggunaan pemanas akuarium submersible yang dilengkapi termostat sangat direkomendasikan. Pilih pemanas dengan daya yang sesuai dengan volume akuarium Anda.
Selain pemanas, filter juga memegang peranan penting. Filter membantu menjaga kualitas air dengan menghilangkan kotoran dan sisa makanan, serta menyediakan sirkulasi air yang lembut. Sirkulasi yang terlalu kuat bisa mengganggu ikan cupang yang memiliki sirip panjang dan indah. Pilihlah filter yang dirancang untuk akuarium kecil atau gunakan filter spons yang memiliki aliran air yang dapat diatur. Penting untuk diingat bahwa filter harus memiliki aliran yang lembut agar tidak mengganggu ikan cupang.
Pemilihan substrat atau dasar akuarium juga perlu diperhatikan. Pasir halus atau kerikil akuarium dengan ukuran yang aman (tidak terlalu kecil sehingga tertelan, tidak terlalu tajam) adalah pilihan yang baik. Hindari penggunaan pewarna buatan pada kerikil karena dapat melunturkan warna dan mencemari air. Substrat membantu dalam siklus nitrifikasi, yang merupakan proses penting untuk menjaga kesehatan ekosistem akuarium.
Untuk dekorasi, pilihlah elemen yang aman dan tidak tajam. Tanaman hidup seperti Anubias, Java Fern, atau Moss adalah pilihan yang sangat baik. Tanaman tidak hanya memperindah tampilan akuarium, tetapi juga menyediakan tempat berlindung bagi ikan cupang, membantu menyerap nitrat, dan meningkatkan kualitas oksigen dalam air. Jika Anda memilih dekorasi buatan, pastikan tidak memiliki tepi yang tajam yang dapat merusak sirip ikan cupang. Gua-gua kecil atau batang kayu akuarium yang sudah diolah juga bisa menjadi tambahan yang menarik. Pastikan semua dekorasi dicuci bersih sebelum dimasukkan ke dalam akuarium.
Perawatan rutin adalah kunci utama menjaga kesehatan ikan cupang. Lakukan penggantian air sebagian (sekitar 25-30%) setiap minggu. Gunakan air yang sudah diendapkan atau sudah diberi cairan dechlorinator untuk menghilangkan klorin yang berbahaya bagi ikan. Hindari mengganti seluruh air secara bersamaan karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam filter dan substrat.
Bersihkan kaca akuarium dari alga menggunakan scrubber akuarium atau sikat gigi yang bersih. Periksa kondisi pemanas dan filter secara berkala untuk memastikan keduanya berfungsi dengan baik. Perhatikan juga perilaku ikan cupang Anda. Jika terlihat lesu, kehilangan nafsu makan, atau menunjukkan tanda-tanda penyakit, segera identifikasi penyebabnya dan ambil tindakan yang diperlukan.
Menyediakan aquarium untuk ikan cupang yang ideal bukanlah hal yang sulit jika kita memahami kebutuhan dasar mereka. Dengan ukuran akuarium yang memadai, suhu yang stabil berkat pemanas, air yang bersih berkat filter, serta dekorasi yang aman dan alami, ikan cupang Anda akan tumbuh sehat, aktif, dan menampilkan keindahan siripnya secara maksimal. Ingatlah bahwa ikan cupang adalah makhluk hidup yang membutuhkan perawatan dan perhatian yang tepat, bukan sekadar penghias ruangan dalam wadah seadanya.