Ikan arwana silver (Osteoglossum bicirrhosum) adalah salah satu ikan hias air tawar yang paling diminati oleh para penghobi akuarium. Dikenal dengan tubuhnya yang memanjang, sisik besar berwarna keperakan, dan gerakan renang yang anggun, arwana silver mampu memberikan pesona tersendiri di dalam akuarium Anda. Namun, untuk menjaga keindahan dan kesehatan ikan majestic ini, diperlukan perawatan yang tepat dan konsisten.
1. Kualitas Air Adalah Kunci Utama
Arwana silver sangat sensitif terhadap kualitas air. Air yang buruk dapat menyebabkan stres, penyakit, bahkan kematian. Oleh karena itu, menjaga parameter air tetap optimal adalah prioritas utama.
Suhu: Pertahankan suhu air pada kisaran 24-28 derajat Celsius. Gunakan pemanas air (heater) yang dilengkapi termostat untuk menjaga kestabilan suhu.
pH: Tingkat keasaman air (pH) sebaiknya berada di antara 6.5 hingga 7.5. Gunakan alat tes pH untuk memantaunya secara berkala.
Amonia dan Nitrit: Pastikan kadar amonia dan nitrit berada pada angka 0 ppm. Kedua zat ini sangat beracun bagi ikan. Sistem filtrasi yang baik dan penggantian air rutin sangat penting untuk menekan kadarnya.
Kekeruhan: Air harus jernih dan bebas dari kekeruhan. Gunakan filter air yang memadai dan sesuaikan kapasitasnya dengan ukuran akuarium.
Pergantian Air Rutin
Lakukan penggantian air sebanyak 20-30% setiap minggu. Gunakan air yang sudah diendapkan atau air yang sudah diberi obat penetral klorin. Hindari mengganti air terlalu banyak sekaligus karena dapat menyebabkan perubahan drastis pada parameter air yang dapat mengejutkan arwana Anda.
2. Ukuran dan Perlengkapan Akuarium
Arwana silver adalah ikan yang tumbuh besar dan aktif. Oleh karena itu, mereka membutuhkan ruang gerak yang luas.
Ukuran Akuarium: Minimal akuarium berukuran 150x60x60 cm untuk arwana silver yang masih muda. Untuk arwana dewasa, akuarium berukuran 200x80x80 cm atau lebih besar sangat direkomendasikan. Semakin besar akuarium, semakin baik untuk perkembangan fisik dan mental ikan.
Filtrasi: Sistem filtrasi yang kuat dan efisien sangat krusial. Filter luar (canister filter) atau filter samping dengan kapasitas besar sering menjadi pilihan. Pastikan ada substrat filter yang cukup untuk koloni bakteri baik yang membantu mengurai limbah.
Pemanas dan Termometer: Seperti yang disebutkan sebelumnya, pemanas air dengan termostat dan termometer adalah perlengkapan wajib.
Aerator: Oksigen yang cukup penting untuk kelangsungan hidup ikan. Gunakan aerator untuk menambah kadar oksigen dalam air.
Penutup Akuarium: Arwana silver dikenal sebagai pelompat yang handal. Gunakan penutup akuarium yang kokoh untuk mencegah ikan melompat keluar.
3. Pemberian Pakan yang Tepat
Pola makan arwana silver perlu diperhatikan untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatannya.
Jenis Pakan: Arwana silver adalah ikan karnivora. Pakan hidup seperti ikan kecil (cupang, guppy), udang, jangkrik, kelabang, atau cacing sutra dapat diberikan. Pakan beku atau pelet khusus arwana juga bisa menjadi alternatif. Variasikan jenis pakan untuk memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang lengkap.
Frekuensi Pakan: Untuk arwana muda, berikan pakan 2-3 kali sehari. Untuk arwana dewasa, cukup 1 kali sehari. Berikan pakan secukupnya, jangan berlebihan karena sisa pakan dapat merusak kualitas air.
Hindari Pakan Tertentu: Hindari memberikan daging mamalia seperti daging sapi atau ayam karena sulit dicerna dan dapat menyebabkan masalah kesehatan pada arwana.
4. Stres dan Lingkungan Akuarium
Arwana silver adalah ikan yang mudah stres. Stres dapat menurunkan kekebalan tubuhnya dan membuatnya rentan terhadap penyakit.
Dekorasi Akuarium: Gunakan dekorasi minimalis. Hindari dekorasi yang tajam atau mudah pecah. Substrat pasir atau kerikil halus lebih disarankan.
Tempat Persembunyian: Sediakan beberapa tempat persembunyian seperti akar kayu atau gua kecil, terutama untuk arwana yang masih muda. Ini akan membantu mereka merasa lebih aman.
Penghuni Akuarium: Arwana silver sebaiknya dipelihara secara tunggal (soliter), terutama jika akuarium tidak terlalu besar. Jika ingin mencampurnya, pilih ikan yang berukuran sama atau lebih besar dan tidak agresif. Hindari mencampur dengan ikan yang memiliki bibir tipis atau sirip panjang yang mudah digigit.
Hindari Perubahan Drastis: Jangan melakukan perubahan drastis pada lingkungan akuarium, seperti perubahan suhu mendadak, penambahan dekorasi baru secara tiba-tiba, atau pergantian lampu yang signifikan.
Hindari Gangguan: Jauhkan akuarium dari area yang bising, getaran, atau cahaya yang terlalu terang dan konstan.
5. Kesehatan dan Pencegahan Penyakit
Meskipun relatif kuat, arwana silver tetap bisa terserang penyakit.
Observasi Harian: Amati perilaku ikan setiap hari. Perhatikan jika ada perubahan nafsu makan, warna, gerakan, atau munculnya bintik-bintik pada tubuh.
Karantina Ikan Baru: Selalu karantina ikan baru di akuarium terpisah selama beberapa minggu sebelum dimasukkan ke akuarium utama untuk mencegah penyebaran penyakit.
Pengobatan: Jika terindikasi sakit, segera cari informasi mengenai penyakit tersebut dan lakukan pengobatan yang sesuai. Sebaiknya konsultasi dengan ahli atau penjual ikan yang berpengalaman.
Merawat arwana silver memang membutuhkan dedikasi dan perhatian ekstra, namun melihat keindahan dan keanggunan ikan ini berenang di akuarium Anda akan menjadi kepuasan tersendiri. Dengan perawatan yang tepat, arwana silver Anda dapat tumbuh sehat dan menjadi pusat perhatian.