Mencari informasi mengenai **harga akrilik per lembar** terkini? Akrilik (atau PMMA) telah menjadi material favorit dalam berbagai industri, mulai dari konstruksi, interior desain, hingga pembuatan merchandise. Keunggulannya terletak pada kejernihan optik yang melebihi kaca, bobot yang ringan, serta ketahanan benturan yang superior. Namun, harga jualnya sangat bervariasi tergantung pada beberapa faktor krusial seperti ketebalan, dimensi, warna, dan merek pabrikan.
Sebelum melihat daftar harga, penting untuk memahami apa saja yang memengaruhi total biaya yang harus Anda keluarkan untuk satu lembar akrilik. Memahami faktor ini akan membantu Anda membuat keputusan pembelian yang paling efisien sesuai kebutuhan proyek Anda.
Ini adalah variabel paling signifikan. Semakin tebal lembaran akrilik, semakin tinggi kebutuhan bahan baku dan semakin lama proses produksinya, yang otomatis meningkatkan harga per lembar. Ketebalan standar umumnya berkisar mulai dari 1mm, 2mm, 3mm, hingga yang paling tebal bisa mencapai 20mm atau lebih untuk aplikasi berat.
Ukuran standar lembaran akrilik di Indonesia umumnya adalah 122 cm x 244 cm (atau 4 x 8 kaki). Pembelian ukuran standar biasanya lebih ekonomis dibandingkan pemesanan ukuran custom dalam jumlah kecil, karena efisiensi pemotongan dari pabrik.
Akrilik bening (clear) seringkali menjadi yang paling terjangkau. Akrilik berwarna solid, buram (opaque), atau berwarna khusus seperti *mirror* (cermin) dan *fluorescent* umumnya memiliki harga premium. Akrilik *cast* (cetak) juga cenderung sedikit lebih mahal daripada akrilik *extruded* (ekstrusi) karena kualitas permukaannya yang lebih baik.
Produsen besar yang menjamin kualitas tinggi, kejernihan maksimal, dan garansi warna (anti-kuning) biasanya menetapkan harga yang lebih tinggi dibandingkan merek lokal atau kualitas standar.
Berikut adalah perkiraan kisaran **harga akrilik per lembar** ukuran standar (122 cm x 244 cm) untuk jenis akrilik bening standar. Perlu diingat bahwa harga ini bersifat indikatif dan dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan kebijakan distributor dan kurs mata uang.
| Ketebalan (mm) | Ukuran (cm) | Kisaran Harga Per Lembar (IDR) |
|---|---|---|
| 1.5 mm | 122 x 244 | Rp 180.000 - Rp 250.000 |
| 2 mm | 122 x 244 | Rp 240.000 - Rp 320.000 |
| 3 mm | 122 x 244 | Rp 350.000 - Rp 480.000 |
| 4 mm | 122 x 244 | Rp 480.000 - Rp 650.000 |
| 5 mm | 122 x 244 | Rp 600.000 - Rp 850.000 |
| 6 mm | 122 x 244 | Rp 750.000 - Rp 1.050.000 |
| 8 mm | 122 x 244 | Rp 1.000.000 - Rp 1.400.000 |
| 10 mm | 122 x 244 | Rp 1.250.000 - Rp 1.800.000 |
Untuk mendapatkan harga terbaik tanpa mengorbankan kualitas secara drastis, pertimbangkan tips berikut saat berbelanja:
Fleksibilitas akrilik menjadikannya bahan serbaguna. Untuk ketebalan tipis (1-3mm), material ini sering digunakan untuk bingkai foto, pelindung display kecil, atau komponen elektronik. Ketebalan medium (4-6mm) ideal untuk etalase toko, papan iklan, atau partisi. Sementara itu, akrilik tebal (8mm ke atas) sering diaplikasikan sebagai akuarium kustom, pelindung mesin industri, atau elemen dekoratif struktural. Mengetahui kebutuhan aplikasi Anda akan memandu Anda memilih ketebalan dan jenis yang paling sesuai dengan anggaran.
Memilih harga akrilik per lembar yang tepat berarti menyeimbangkan antara biaya, kualitas material, dan kebutuhan fungsional proyek Anda. Selalu minta penawaran resmi dari beberapa supplier terpercaya sebelum mengambil keputusan akhir.