Arwana, si raja akuarium, memang mempesona dengan gerakannya yang anggun dan penampilannya yang eksotis. Namun, memelihara arwana sendirian terkadang terasa kurang lengkap. Banyak penghobi ikan air tawar yang penasaran, ikan apa saja yang aman dan cocok untuk digabung dengan arwana? Memilih teman yang tepat untuk arwana adalah kunci untuk menciptakan ekosistem akuarium yang harmonis dan indah. Keputusan yang salah bisa berakibat fatal, baik bagi arwana maupun ikan lain yang Anda pelihara.
Sebelum memilih ikan pendamping, penting untuk memahami sifat dasar arwana. Arwana umumnya bersifat teritorial dan bisa menjadi agresif, terutama saat mereka merasa terancam atau teritori mereka dilanggar. Ukuran arwana dewasa juga perlu dipertimbangkan, karena mereka bisa tumbuh sangat besar. Oleh karena itu, ikan yang akan digabungkan harus memiliki karakteristik yang memungkinkan mereka hidup berdampingan tanpa stres berlebihan.
Beberapa kriteria utama yang perlu diperhatikan saat memilih ikan yang bisa digabung dengan arwana meliputi:
Berdasarkan kriteria di atas, berikut adalah beberapa jenis ikan yang seringkali berhasil digabungkan dengan arwana:
Pleco adalah pilihan yang sangat populer. Mereka cenderung menghabiskan sebagian besar waktunya di dasar akuarium, membersihkan alga dan sisa makanan. Ukuran mereka yang cukup besar dan temperamennya yang damai menjadikannya teman yang baik untuk arwana. Pastikan Anda memilih jenis Pleco yang ukurannya bisa mencapai cukup besar saat dewasa, seperti Pleco Zebra atau Pleco Albino berukuran besar.
Beberapa jenis Channa, seperti Channa Limbata atau Channa Bleheri, bisa menjadi pilihan yang menarik. Namun, perlu diingat bahwa Channa adalah predator, jadi penting untuk memilih jenis yang tidak terlalu agresif dan pastikan ukuran mereka proporsional. Gabus hias yang lebih tenang biasanya lebih aman. Pemberian makan yang teratur dan cukup sangat penting agar mereka tidak memandang arwana sebagai santapan.
Jika Anda memiliki akuarium yang sangat besar, ikan pari air tawar bisa menjadi pendamping yang spektakuler. Mereka menghuni dasar akuarium dan memiliki penampilan yang megah. Keduanya adalah ikan yang memerlukan ruang luas dan kondisi air yang stabil. Namun, ini adalah pilihan untuk penghobi berpengalaman dengan setup akuarium yang memadai.
Beberapa penghobi berhasil menggabungkan Lohan dengan arwana, terutama jika kedua ikan dipelihara sejak kecil dan ditempatkan di akuarium yang luas. Namun, ini adalah pilihan yang berisiko tinggi. Lohan terkenal dengan sifat teritorial dan agresifnya. Jika Anda memutuskan untuk mencoba, persiapkan diri untuk kemungkinan perkelahian dan selalu awasi interaksi mereka. Mulailah dengan ukuran yang sama atau Lohan yang lebih kecil dari arwana.
Giant Gourami adalah ikan besar yang cenderung tenang dan menghuni lapisan air tengah hingga atas. Ukuran mereka yang besar membuat arwana tidak menganggap mereka sebagai ancaman. Mereka juga bisa menjadi teman yang baik untuk arwana jika akuarium cukup luas.
Oscar adalah ikan yang cerdas dan terkadang bisa berinteraksi dengan arwana. Namun, Oscar juga bisa menjadi agresif, terutama saat musim kawin atau teritorialnya terganggu. Sama seperti Lohan, ini memerlukan pengawasan dan akuarium yang luas.
Ada beberapa jenis ikan yang sebaiknya dihindari untuk digabungkan dengan arwana, di antaranya:
Memilih ikan yang bisa digabung dengan arwana membutuhkan riset, kesabaran, dan pengamatan yang cermat. Prioritaskan ukuran, temperamen, dan kebutuhan lingkungan yang sama. Selalu lebih baik memulai dengan satu atau dua jenis ikan pendamping yang terbukti aman dan mengamati interaksi mereka secara konstan. Akuarium yang luas dengan banyak tempat bersembunyi juga akan sangat membantu menciptakan lingkungan yang damai. Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa menikmati keindahan arwana bersama teman-teman akuariumnya yang serasi.