Perubahan rasa pada air mani (sperma) adalah isu yang sering membuat pria khawatir. Meskipun rasa dan bau air mani bervariasi antar individu dan dipengaruhi oleh diet, terkadang perubahan rasa menjadi sangat pahit atau asam dapat mengindikasikan adanya faktor lain yang perlu diperhatikan. Air mani secara alami memiliki rasa yang sedikit asin atau basa karena mengandung fruktosa, protein, dan mineral lainnya. Ketika rasa tersebut berubah drastis menjadi pahit, beberapa penyebab mendasar mungkin berperan.
Rasa air mani sangat dipengaruhi oleh apa yang Anda konsumsi dalam beberapa hari terakhir. Ini karena komponen-komponen dari makanan dan minuman yang Anda telan akan masuk ke dalam aliran darah dan akhirnya diekskresikan melalui cairan tubuh, termasuk air mani.
Salah satu penyebab paling umum dari rasa yang tidak biasa (termasuk rasa lebih pahit atau lebih pekat) adalah kurangnya cairan dalam tubuh. Ketika Anda mengalami dehidrasi, volume air mani akan berkurang, sehingga konsentrasi zat-zat lain di dalamnya menjadi lebih tinggi. Konsentrasi yang lebih tinggi ini seringkali menghasilkan rasa yang lebih kuat, yang mungkin diinterpretasikan sebagai pahit atau logam. Memastikan asupan air putih yang cukup sangat penting untuk menjaga fluiditas dan rasa yang normal.
Jika rasa pahit terjadi secara persisten dan disertai dengan gejala lain seperti nyeri saat ejakulasi, perubahan warna, atau bau yang sangat menyengat, ini mungkin berhubungan dengan kondisi medis tertentu.
Infeksi yang memengaruhi prostat (prostatitis) atau epididimis dapat menyebabkan perubahan signifikan pada komposisi cairan semen. Infeksi bakteri seringkali meningkatkan jumlah sel darah putih dalam cairan, yang dapat menghasilkan rasa yang lebih asam atau pahit. Rasa ini mungkin juga disertai dengan sensasi terbakar saat buang air kecil.
Meskipun jarang, kondisi medis seperti diabetes atau masalah ginjal dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit dalam tubuh, yang secara tidak langsung juga dapat memengaruhi karakteristik air mani. Penting untuk diingat bahwa jika perubahan rasa ini disertai demam, nyeri panggul, atau darah dalam sperma, konsultasi medis harus segera dilakukan.
Kebersihan pribadi memainkan peran penting dalam bau dan rasa air mani. Residu dari sabun, deterjen, atau produk perawatan tubuh yang digunakan pada area genital dapat bercampur dengan air mani saat ejakulasi, mengubah rasa yang dirasakan oleh pasangan. Selain itu, peradangan kronis akibat kebiasaan merokok juga dapat memengaruhi kualitas dan rasa cairan mani.
Perubahan rasa yang bersifat sementara karena diet umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, Anda disarankan untuk mencari bantuan profesional jika:
Dokter dapat melakukan tes cairan mani untuk memeriksa adanya infeksi atau ketidakseimbangan hormonal yang mungkin menjadi penyebab rasa pahit yang persisten.